Sebelas Negara di kawasan Asia Tenggara memilik
beragam kesamaa, baik unsur fisik maupun sosial. Kesamaan secara fisik antara
lain letak astronomis, posisi geologis, serta keadaan geomorfolofi. Kesamaan
bidang sosial antara lain adalah kondisi kependudukan dan budaya masyarakat.
1. Bentang Alam, Luas wilayah Asia
Tenggara ± 4,5 juta KM², terdiri atas pulau-pulau dan bagian daratan
Benua Asia. Asia Tenggara merupakan wilayah pertemuan gugusan Pegunungan Muda
Mediterania dan Sirkum Pasifik. Kedua gugusan pegunungan itu bertemu di wilayah
Indonesia bagian timur, tepatnya di Laut Banda (Maluku). Pegunungan muda merupakan
pegunungan yang amsih dinamis. Oleh karena itu, di kawasan pegunungan muda
mediterania dan Sirkum Pasifik terdapat banyak gunung berapi aktif, khususnya
di Indonesia dan Filipina. Selain gugusan pegunungan, di wilayah Asia Tenggara
juga terdapat dataran rendah. Misalnya lembah-lembah sungai, pesisir,
semenanjung, dan sebagainya. Wilayah tersebut umumnya subur. Di dataran
rendah banyak dijumpai aliran sungai-sungai besar. Contohnya, sungai Mekong.
Sungai dengan panjang 4.000 km yang berhulu di wilayah Cina ini, melintasi
beberapa negara di Asia Tenggara, yaitu Myanmar, Laos, Thailand, Kamboja, dan
Vietnam. Sungai-sungai besar lain terdapat di wilayah Indonesia, seperti
Kalimantan dan Sumatra. Kawasan Asia Tenggara memiliki banyak hutan tropis. Secara
astronomis, Asia
Tenggara terletak antara 28OLU – 11OLS dan 95OBT – 141OBT. Batas-batas administratif Asia Tenggara adalah sebagai berikut.
a. Sebelah utara berbatasan dengan daratan Cina dan India
b. Sebelah timur berbatasan dengan Samudra Pasifik dan Papua Nugini
c. Sebelah selatan berbatasan dengan Benua Australia dan Samudra Hindia
d. Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Hindia, Laut Andaman, dan Teluk Benggala.
Tenggara terletak antara 28OLU – 11OLS dan 95OBT – 141OBT. Batas-batas administratif Asia Tenggara adalah sebagai berikut.
a. Sebelah utara berbatasan dengan daratan Cina dan India
b. Sebelah timur berbatasan dengan Samudra Pasifik dan Papua Nugini
c. Sebelah selatan berbatasan dengan Benua Australia dan Samudra Hindia
d. Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Hindia, Laut Andaman, dan Teluk Benggala.
2. Iklim, Secara keseluruhan, wilayah
Asia Tenggara berada di sekitar equator/Khatulistiwa, yaitu diantara garis
balik utara (23°30° LU) dan garis balik selatan (23° 30° LS). Kesamaan Letak
Astronomis tersebut menyebabkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara memiliki
iklim yang tidak jauh berbeda. Daerah di sekitar garis equator (Pulau
Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatra di Indonesia, Malaysia dan Brunei) memiliki
iklim equator, yaitu iklim tropis denga curah hujan yang tinggi. Musim hujan
dan kemarau berganti setiap setengah tahun sekali. Oleh karena itu, di kawasan
ini banyak terdapat hutan hujan tropis. Wilayah-wilayah diatas atau dibawah
garis equator (Filipina Utara, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam, Myanmar; Pulau
Jawa, Sumba, Flores, dan sebagainya di wilayah Indonesia; serta Tmor Leste)
mengalami iklim musim tropika. Di wilayah tersebut banyak ditemukan hutan musim
dan sabana. Daerah-daerah pegunungan memiliki iklim pegunungan. Kawasan ini
juga banyak mendapat hujan orografis. Oleh karenanya banyak ditemui hutan-hutan
lebat di daerah pegunungan.
3. Sosial Budaya, Penduduk Asli Asia
Tenggara adalah bangsa Melayu yang termasuk ras Mongoloid. bangsa ini datang
dari Daratan Cina ± 2.500 tahun yang lalu. Awalnya, bangsa ini banyak
dijumpai di wilayah Indonesia dan Filipina, namuna kemudian menyebar ke
berbagai pulau. Dalam perkembanganya, penduduk Asia Tenggara terdiri atas
berbagai macam suku bangsa. Menurut data CIA The World Factbook tahun 2008,
jumlah penduduk di Asia Tenggara mencapai 581,853,468 jiwa. Rata-rata
pertumbuhan penduduk mencapai 2,34% per tahun.Sebagian besar penduduk
negara-negara di Asia Tenggara bermata pencarian di bidang Agraris atau
pertanian. Agama utama masyarakat Asia Tenggara adalah Islam, Buddha, Hindu,
dan Katolik Roma. Bahasa utama yang digunakan di wilayah Asia Tenggara adalah
bahasa Melayu, dan bahasa peninggalan masa penajajahan, seperti Inggris,
Portugis, dan Spanyol.
4. Sumber daya alam dan perekonomian,
Sumber daya alam di wilayah Asia Tenggara sangat potensial terutama bidang
pertania, perkebunan, dan kehutanan. Potensi besar yang terutama dipengaruhi
oleh beberapa hal berikut. a) Banyak
Lembah sungai yang subur, b) Banyak
gunung api yang memberi dampak kesuburan tanah, c) Iklim tropis dengan dua musim bergantian dan sinar
matahari sepanjang tahun. Hasil-hasil pertanian/perkebunan utama adalah padi
(Terutama Thailand), kelapa sawit, kopi, teh, tembakau, rempah-rempah,
buah-buahan, dan sebagainya. Hasil-hasil hutan meliputi berbagai jenis kayu,
damar, terpentin, dan lain-lain. Selain pertanaian, sebagian besar wilayah Asia
Tenggara kaya akan bahan tambang. Hasil tambang utama, antara lain minyak bumi,
gas bumi, batu bara, perak, emas, timah, dan berbagai jenis logam lainya. Jalur
timah utama ditemukan di sepanjang semenanjung Malaysia dan sebagian lagi ada
di wilayah Indonesia (Bangka Belitung). Mlaysia menjadi salah satu produsen
timah utama. a) Endapan
minyak banyak dijumpai di wilayah Indonesia dan Myanmar. b) gas alam paling banyak
ditemukan di wilayah Indonesia. Indonesia menjadi pengekspor gas alam terbesar. c) batu bar banyak di
temukan di wilayah Vietnam dan Indonesia. d) Mineral besi banyak di temukan di wilayah Vietnam,
Malaysia, dan Filipina. Selain pertanian dan pertambangan, beberapa negara Asia
Tenggara juga mengembangkan kegiatan Industri. Singapura adalah negara pelopor
industri di Asia Tenggara. Berbagai macam industri yang telah dirintis adalah
industri logam, elektronika, makanan dan minuman, berbagai macam industri
pengolahan minyak mentah, karet, dan lain-lain. Negara dengan potensi pertanian
umumnya mengembangkan agroindustri. Selain itu industri wisata menjadi
pendukung yang tidak kalah penting. Jadi, dapat disimpulkan bahwa perekonomian
sebagian besar negara di kawasan Asia Tenggara terutama masih didominasi ekspor
bahan mentah industri (hasil-hasil pertania, perkebunan, kehutanan, dan
pertambangan). Tujuan ekspor terutama adalah negara-negara industri (negara
maju). Namun, Singapura dengan dukungan sarana transportasi dan kemajuan di
bidang teknologi, telah mendukung peningkatan industri dan perdagangan di
kawasan Asia Tenggara.
Profil Negara-Negara di kawasan Asia
Tenggara
1.
Malaysia
Profil Negara
Nama internasional : Malaysia
Nama internasional : Malaysia
Luas wilayah : ± 330.434 km2
Ibu kota : Kualalumpur
Bentuk pemerintahan : Kerajaan (Kesultanan)Hari kemerdekaan : 31 Agustus 1957
Kepala negara : Yang Dipertuan Agong
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Lagu kebangsaan : Negaraku
Bahasa : Malaysia dan Inggris
Agama mayoritas penduduk : Islam
Mata uang : Ringgit atau dolar Malaysia (MS)
Bandar udara interna sional : Payalebar Internasional Airport
Perusahaan penerbangan : Malaysia Airline System (MAS)
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan
Malaysia adalah sebuah kerajaan yang konstitusional, Islam sebagai agama negaranya.
Kerajaan ini merupakan federal dari negara-negara bagian. Rajanya bergelar Yang
Dipertuan Agong, yang dipilih oleh raja-raja dari negara bagian untuk masa bakti selama
5 tahun. Kepala pemerintahannya dipegang oleh sebuah kabinet yang dipimpin oleh seorang
Perdana Menteri. Malaysia merdeka pada tanggal 31 Agustus 1967 (semula bernama Malaya). Tanggal 16 September 1963 bernama Malaysia meliputi Persekutuan Tanah Malaya, Singapura, Sabah, dan Serawak. Tetapi pada tanggal 9 Agustus 1965 Singapura memisahkan diri dan pada tanggal 1 Januari 1984 Brunei keluar menjadi negara Merdeka.
Wilayah federasi adalah Kuala Lumpur, sebagai ibu kota Malaysia. Negara Federasi
Malaysia mejadi anggota PBB, tergabung dalam Comonwealth Inggris (negeri persemakmuran) dan anggota ASEAN.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Wilayah Malaysia terbagi menjadi dua bagian, yaitu Malaysia barat terletak pada
Semenanjung Malaysia dan Malaysia Timur terletak di Pulau Kalimantan bagian utara.
Luas seluruhnya adalah 330.434 km2. Kedua bagian itu dipisahkan oleh Laut Cina Selatan
dan kepulauan yang termasuk wilayah Indonesia. Luas Malaysia kira-kira seluas 2,5 kali Pulau Jawa, terdiri dari: Malaysia Barat (131.590 km2), Serawak (124.449 km2), Sabah73.711 km2, perairan darat 648 km2 Batas wilayah negara Malaysia. Malaysia Timur berada pada posisi 1OLU-7OLU dan 109O40’BT – 119OBT.
(1) Sebelah utara dibatasi oleh negara Brunei Darussalam dan Filipina
(2) Sebelah selatan dibatasi oleh negara Indonesia
(3) Sebelah timur dibatasi oleh Laut Sulawesi
(4) Sebelah barat dibatasi oleh laut Cina Selatan dan Indonesia.
Malaysia Barat berada pada posisi 1OLU – 7OLU dan 100OBT – 104O02’BT.
(1) Sebelah utara dibatasi oleh negara Muangthai
(2) Sebelah selatan dibatasi oleh negara Singapura dan Indonesia.
(3) Sebelah timur dibatasi oleh Laut Cina Selatan
(4) Sebelah barat dibatasi oleh Selat Malaka.
Ibu kota : Kualalumpur
Bentuk pemerintahan : Kerajaan (Kesultanan)Hari kemerdekaan : 31 Agustus 1957
Kepala negara : Yang Dipertuan Agong
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Lagu kebangsaan : Negaraku
Bahasa : Malaysia dan Inggris
Agama mayoritas penduduk : Islam
Mata uang : Ringgit atau dolar Malaysia (MS)
Bandar udara interna sional : Payalebar Internasional Airport
Perusahaan penerbangan : Malaysia Airline System (MAS)
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan
Malaysia adalah sebuah kerajaan yang konstitusional, Islam sebagai agama negaranya.
Kerajaan ini merupakan federal dari negara-negara bagian. Rajanya bergelar Yang
Dipertuan Agong, yang dipilih oleh raja-raja dari negara bagian untuk masa bakti selama
5 tahun. Kepala pemerintahannya dipegang oleh sebuah kabinet yang dipimpin oleh seorang
Perdana Menteri. Malaysia merdeka pada tanggal 31 Agustus 1967 (semula bernama Malaya). Tanggal 16 September 1963 bernama Malaysia meliputi Persekutuan Tanah Malaya, Singapura, Sabah, dan Serawak. Tetapi pada tanggal 9 Agustus 1965 Singapura memisahkan diri dan pada tanggal 1 Januari 1984 Brunei keluar menjadi negara Merdeka.
Wilayah federasi adalah Kuala Lumpur, sebagai ibu kota Malaysia. Negara Federasi
Malaysia mejadi anggota PBB, tergabung dalam Comonwealth Inggris (negeri persemakmuran) dan anggota ASEAN.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Wilayah Malaysia terbagi menjadi dua bagian, yaitu Malaysia barat terletak pada
Semenanjung Malaysia dan Malaysia Timur terletak di Pulau Kalimantan bagian utara.
Luas seluruhnya adalah 330.434 km2. Kedua bagian itu dipisahkan oleh Laut Cina Selatan
dan kepulauan yang termasuk wilayah Indonesia. Luas Malaysia kira-kira seluas 2,5 kali Pulau Jawa, terdiri dari: Malaysia Barat (131.590 km2), Serawak (124.449 km2), Sabah73.711 km2, perairan darat 648 km2 Batas wilayah negara Malaysia. Malaysia Timur berada pada posisi 1OLU-7OLU dan 109O40’BT – 119OBT.
(1) Sebelah utara dibatasi oleh negara Brunei Darussalam dan Filipina
(2) Sebelah selatan dibatasi oleh negara Indonesia
(3) Sebelah timur dibatasi oleh Laut Sulawesi
(4) Sebelah barat dibatasi oleh laut Cina Selatan dan Indonesia.
Malaysia Barat berada pada posisi 1OLU – 7OLU dan 100OBT – 104O02’BT.
(1) Sebelah utara dibatasi oleh negara Muangthai
(2) Sebelah selatan dibatasi oleh negara Singapura dan Indonesia.
(3) Sebelah timur dibatasi oleh Laut Cina Selatan
(4) Sebelah barat dibatasi oleh Selat Malaka.
2) Iklim
Malaysia beriklim Af, yaitu daerah panas yang mendapatkan hujan sepanjang tahun,
sehingga merupakan daerah hutan berhujan tropis. Iklim Malaysia timur hampir sama
dengan iklim di Indonesia, yaitu beriklim tropis dengan hujan sepanjang tahun, sedangkan
Malaysia barat beriklim muson tropis.
3) Bentang Alam
Kondisi bentang alam Malaysia, kita bedakan menjadi bagian-bagian berikut.
a) Malaysia bagian barat
(1) Di daerah ini trdapat deretan pegunungan tidak vulkanis, membujur di tengahtengah
tanah semenanjung, dengan batuan granit dan batuan gamping.
(2) Tanah rendah yang terbentang di sebelah barat deretan pegunungan merupakan
daerah pertanian utama, menjadi pusat pertambangan, dan padat penduduknya.
(3) Tanah rendah yang terbentang di sebelah timur deretan pegunungan, sebagian
besar berpaya-paya dan banyak diliputi oleh hutan lebat. Maka tidak cocok untuk
bercocok tanam.
b) Malaysia bagian timur
(1) Dataran rendah terbentang di sepanjang pantai, berpaya-paya, dan ditumbuhi hutan
bakau.
(2) Deretan pegunungan yang paling tinggi di kawasan Malaysia membujur dari
wilayah Serawak sampai Sabah, dengan puncaknya yang tertinggi bernama
Gunung Kinibalu (4101m) Gunung yang ada di Malaysia barat yaitu Gunung Batu Puteh, Gunung Chamah, Gunung Korbu, dan Gunung Tahan. Malaysia timur terdiri dari pegunungan dengan puncaknya yaitu Gunung Kinibalu (4.101m) merupakan puncak tertinggi di Malaysia. Datarannya sempit dan sungai yang mengalir yaitu Sungai Kinabatangan, Sungai Rajang, dan Sungai Baram. Sungai-sungai in berfungsi untuk irigasi. Dataran rendah alluvial yang subur terdapat di pantai selatan dan barat Semenanjung Malaysia, sedangkan pantai berawa-rawa terdapat di daerah Sabah. Pegunungan terdapat di bagian tengah Semenanjung Malaysia dan daerah pedalaman Sabah dan Serawak. Bagian pantai barat, pantai timur, dan pantai selatan berupa dataran rendah yang terdiri atas tanah alluvial. Penduduk
Pada tahun 2003, jumlah penduduk Malaysia adalah 25,1 juta dengan pertumbuhan 2,1% setiap tahun. Sebagian besar penduduknya bertempat tinggal di Jazirah Malaysia bagian barat dan selatan karena dataran rendahnya luas dan kaya akan barang tambang. Bahasa nasionalnya adalah bahasa Malayu yang hampir sama dengan bahasa Indonesia. Penduduk Semenanjung Malaysia terdiri atas orang Melayu (50%), Cina (37%), dan India (11%). Sisanya adalah orang-orang Eropa, Erasia, dan penduduk asli. Penduduk asli Malaysia adalah orang Sakai. Penduduk Serawak terdiri atas orang Dayak Pesisir (Iban) sebanyak 50%, Cina sebanyak 25% dan orang Dayak pedalaman atau Melanau sebanyak 7%. Penduduk Sabah terdiri atas orang Kadasan sebanyak 28%, Cina sebanyak 21% dan Bajau sebanyak 12%.
Komposisi penduduk berdasarkan agama yang mereka anut adalah : Islam (52,9%), Budha (17,3%), Kong Hu Chu (11,6%), Hindu (7%), Kristiani (4,8%) dan lain-lain (4,8%). Perekonomian
1) Sektor Pertambangan
Hasil tambang adalah timah dengan pusatnya di Ipoh dan Kualalumpur. Tambangtambang
yang lain yaitu besi, bauksit, emas, dan batu bara. Daerah penambangan minyak
bumi dan gas alam terdapat di daerah Serawak dan lepas pantai Semenanjung Malaysia
(Miri dan Lutong). Pengolahan timah terbesar di Asia Tenggara terdapat di Penang.
2) Sektor Pertanian dan Perkebunan
Malaysia termasuk negara agraris (pertanian). Dataran alluvial yang subur menghasilkan
padi sebagai tanaman pangan utama. Tanaman perdagangan juga merupakan tanaman
ekspor di antaranya karet, kelapa sawit, dan nanas. Lada hitam dihasilkan dari Serawak.
Hasil hutan berupa kayu merupakan barang ekspor yang dihasilkan dari daerah Sabah.
Perkebunan yang paling besar di Malaysia adalah perkebunan karet. Keseluruhan
hasilnya mencapai 40% dari hasil karet seluruh dunia. Hasil –hasil pertanian lainnya adalah
singkong dan beras.
3) Sektor Industri
Kawasan perindustrian yang terbesar dipusatkan di Pethaling Jaya dan Shah Alam,
yaitu terdiri dari industri perakitan mobil, alat-alat rumah tangga, bahan makanan, ban
dan barang-barang dari plastik.
4) Sektor Perhubungan dan Pariwisata
Kualalumpur sebagai ibu kota dan sebagai kota raya. Kota raya lain adalah Penang.
Kedudukan Selat Malaka menjadi penting, karena merupakan jalan lalu lintas laut dari
negara-negara barat ke timur, di samping adanya Singapura sebagai pelabuhan penting di
Asia Tenggara.
Bandar udara internasional di Malaysia terdapat di Kuala Lumpur dan Penang,
sedangkan pelabuhan laut yang terbesar di Kelang. Kawasan pariwisata yang terkenal
terdapat di Langkawi yaitu pulau mini yang bergunung-gunung serta pantainya sangat
indah.
Objek wisata yang terkenal di Malaysia antara lain: museum nasional Kukit Nanas,
Cameron, Highland di Pahang, Genting Highlands, Taman Negara, Temple Park, dan Taman
Nasional Kinibalu.
Kota-kota pelabuhan penting di Malaysia, yaitu Kualalumpur (ibu kota Federasi Malaysia),
Kucing (ibu kota Negara bagian Serawak), Teluk Anson, Penang, Kinibalu, Swettenham,
dan Weld)
5) Sektor Perdagangan
Kegiatan perdagangan berupa impor yaitu beras, mesin-mesin, alat-alat transportasi,
bahan-bahan kimia, dan bahan-bahan elektronika serta ekspor berupa: karet, kayu olahan,
kopra, timah, besi, dan minyak tanah. Mitra dagang Malaysia yang utama : Jepang, Inggris,
USA, Indonesia, Singapura dan Australia.
Hubungan Bilateral Malaysia dan Indonesia
Hubungan bilateral yang dijalin antara Malaysia dan Indonesia meliputi hubungan
diplomatik, ekonomi,sosial budaya, transportasi dan perhubungan, serta keamanan/militer.
Kerja Sama Malaysia dengan Indonesia dalam Skala Regional
1) Indonesia dan Malaysia sama-sama aktif dalam menggalang kerja sama ASEAN, baik
di bidang politik, ekonomi, maupun sosial budaya.
2) Indonesia dan Malaysia sama-sama aktif dalam kegiatan SEA Games
h. Kerja Sama Malaysia dan Indonesia dalam Skala Internasional
Indonesia dan Malaysia ikut berperan serta dalam organisasi-organisasi internasional
seperti: PBB, Organisasi Konferensi Islam (OKI), dan Gerakan Nonblok (GNB).
Malaysia beriklim Af, yaitu daerah panas yang mendapatkan hujan sepanjang tahun,
sehingga merupakan daerah hutan berhujan tropis. Iklim Malaysia timur hampir sama
dengan iklim di Indonesia, yaitu beriklim tropis dengan hujan sepanjang tahun, sedangkan
Malaysia barat beriklim muson tropis.
3) Bentang Alam
Kondisi bentang alam Malaysia, kita bedakan menjadi bagian-bagian berikut.
a) Malaysia bagian barat
(1) Di daerah ini trdapat deretan pegunungan tidak vulkanis, membujur di tengahtengah
tanah semenanjung, dengan batuan granit dan batuan gamping.
(2) Tanah rendah yang terbentang di sebelah barat deretan pegunungan merupakan
daerah pertanian utama, menjadi pusat pertambangan, dan padat penduduknya.
(3) Tanah rendah yang terbentang di sebelah timur deretan pegunungan, sebagian
besar berpaya-paya dan banyak diliputi oleh hutan lebat. Maka tidak cocok untuk
bercocok tanam.
b) Malaysia bagian timur
(1) Dataran rendah terbentang di sepanjang pantai, berpaya-paya, dan ditumbuhi hutan
bakau.
(2) Deretan pegunungan yang paling tinggi di kawasan Malaysia membujur dari
wilayah Serawak sampai Sabah, dengan puncaknya yang tertinggi bernama
Gunung Kinibalu (4101m) Gunung yang ada di Malaysia barat yaitu Gunung Batu Puteh, Gunung Chamah, Gunung Korbu, dan Gunung Tahan. Malaysia timur terdiri dari pegunungan dengan puncaknya yaitu Gunung Kinibalu (4.101m) merupakan puncak tertinggi di Malaysia. Datarannya sempit dan sungai yang mengalir yaitu Sungai Kinabatangan, Sungai Rajang, dan Sungai Baram. Sungai-sungai in berfungsi untuk irigasi. Dataran rendah alluvial yang subur terdapat di pantai selatan dan barat Semenanjung Malaysia, sedangkan pantai berawa-rawa terdapat di daerah Sabah. Pegunungan terdapat di bagian tengah Semenanjung Malaysia dan daerah pedalaman Sabah dan Serawak. Bagian pantai barat, pantai timur, dan pantai selatan berupa dataran rendah yang terdiri atas tanah alluvial. Penduduk
Pada tahun 2003, jumlah penduduk Malaysia adalah 25,1 juta dengan pertumbuhan 2,1% setiap tahun. Sebagian besar penduduknya bertempat tinggal di Jazirah Malaysia bagian barat dan selatan karena dataran rendahnya luas dan kaya akan barang tambang. Bahasa nasionalnya adalah bahasa Malayu yang hampir sama dengan bahasa Indonesia. Penduduk Semenanjung Malaysia terdiri atas orang Melayu (50%), Cina (37%), dan India (11%). Sisanya adalah orang-orang Eropa, Erasia, dan penduduk asli. Penduduk asli Malaysia adalah orang Sakai. Penduduk Serawak terdiri atas orang Dayak Pesisir (Iban) sebanyak 50%, Cina sebanyak 25% dan orang Dayak pedalaman atau Melanau sebanyak 7%. Penduduk Sabah terdiri atas orang Kadasan sebanyak 28%, Cina sebanyak 21% dan Bajau sebanyak 12%.
Komposisi penduduk berdasarkan agama yang mereka anut adalah : Islam (52,9%), Budha (17,3%), Kong Hu Chu (11,6%), Hindu (7%), Kristiani (4,8%) dan lain-lain (4,8%). Perekonomian
1) Sektor Pertambangan
Hasil tambang adalah timah dengan pusatnya di Ipoh dan Kualalumpur. Tambangtambang
yang lain yaitu besi, bauksit, emas, dan batu bara. Daerah penambangan minyak
bumi dan gas alam terdapat di daerah Serawak dan lepas pantai Semenanjung Malaysia
(Miri dan Lutong). Pengolahan timah terbesar di Asia Tenggara terdapat di Penang.
2) Sektor Pertanian dan Perkebunan
Malaysia termasuk negara agraris (pertanian). Dataran alluvial yang subur menghasilkan
padi sebagai tanaman pangan utama. Tanaman perdagangan juga merupakan tanaman
ekspor di antaranya karet, kelapa sawit, dan nanas. Lada hitam dihasilkan dari Serawak.
Hasil hutan berupa kayu merupakan barang ekspor yang dihasilkan dari daerah Sabah.
Perkebunan yang paling besar di Malaysia adalah perkebunan karet. Keseluruhan
hasilnya mencapai 40% dari hasil karet seluruh dunia. Hasil –hasil pertanian lainnya adalah
singkong dan beras.
3) Sektor Industri
Kawasan perindustrian yang terbesar dipusatkan di Pethaling Jaya dan Shah Alam,
yaitu terdiri dari industri perakitan mobil, alat-alat rumah tangga, bahan makanan, ban
dan barang-barang dari plastik.
4) Sektor Perhubungan dan Pariwisata
Kualalumpur sebagai ibu kota dan sebagai kota raya. Kota raya lain adalah Penang.
Kedudukan Selat Malaka menjadi penting, karena merupakan jalan lalu lintas laut dari
negara-negara barat ke timur, di samping adanya Singapura sebagai pelabuhan penting di
Asia Tenggara.
Bandar udara internasional di Malaysia terdapat di Kuala Lumpur dan Penang,
sedangkan pelabuhan laut yang terbesar di Kelang. Kawasan pariwisata yang terkenal
terdapat di Langkawi yaitu pulau mini yang bergunung-gunung serta pantainya sangat
indah.
Objek wisata yang terkenal di Malaysia antara lain: museum nasional Kukit Nanas,
Cameron, Highland di Pahang, Genting Highlands, Taman Negara, Temple Park, dan Taman
Nasional Kinibalu.
Kota-kota pelabuhan penting di Malaysia, yaitu Kualalumpur (ibu kota Federasi Malaysia),
Kucing (ibu kota Negara bagian Serawak), Teluk Anson, Penang, Kinibalu, Swettenham,
dan Weld)
5) Sektor Perdagangan
Kegiatan perdagangan berupa impor yaitu beras, mesin-mesin, alat-alat transportasi,
bahan-bahan kimia, dan bahan-bahan elektronika serta ekspor berupa: karet, kayu olahan,
kopra, timah, besi, dan minyak tanah. Mitra dagang Malaysia yang utama : Jepang, Inggris,
USA, Indonesia, Singapura dan Australia.
Hubungan Bilateral Malaysia dan Indonesia
Hubungan bilateral yang dijalin antara Malaysia dan Indonesia meliputi hubungan
diplomatik, ekonomi,sosial budaya, transportasi dan perhubungan, serta keamanan/militer.
Kerja Sama Malaysia dengan Indonesia dalam Skala Regional
1) Indonesia dan Malaysia sama-sama aktif dalam menggalang kerja sama ASEAN, baik
di bidang politik, ekonomi, maupun sosial budaya.
2) Indonesia dan Malaysia sama-sama aktif dalam kegiatan SEA Games
h. Kerja Sama Malaysia dan Indonesia dalam Skala Internasional
Indonesia dan Malaysia ikut berperan serta dalam organisasi-organisasi internasional
seperti: PBB, Organisasi Konferensi Islam (OKI), dan Gerakan Nonblok (GNB).
2. Singapura
Profil Negara
Nama internasional : Republic of Singapura
Luas wilayah : ± 692,7 km2
Ibu kota : Singapura
Bentuk pemerintahan : Republik Parlementer
Hari kemerdekaan : 9 Agustus 1965
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Lagu kebangsaan : Majulah Singapura
Bahasa : Melayu, Cina, Inggris, dan Tamil
Agama mayoritas penduduk : Islam, Konghucu, Budha, Hindu, dan Kristen
Mata uang : Dolar Singapura (SS)
Bandar udara interna sional : Changi Internasional Airport
Perusahaan penerbangan : Singapura Airline (SIA)
Sejarah Pemerintahan Negara Singapura
Sejarah Singapura bermula pada abad ke-14 Masehi. Pada masa itu Singapura dikenal
sebagai Tumasik. Ia berada di bawah pemerintahan Kerajaan Sriwijaya yang pada masa itu
sedang mengalami kemunduran. Singapura berkembang pesat sejak Raffles (1819) yang
menjadikan Singapura sebagai pangkalan dagang Inggris. Pada awalnya Singapura melepaskan diri dari tangan Inggris sejak tahun 1959 oleh Lee Kuan Yew. Kemudian pada tahun 1963 dibentuklah Malaysia yang wilayahnya meliputi: Tanah Melayu (Semenanjung Malaysia), Singapura, Sabah, dan Serawak. Dengan demikian, Singapura pernah menjadi negara bagian dari Kerajaan Majapahit. Akhirnya Singapura keluar dari Malaysia 9 Agustus 1965 dan membentuk negara yang berdiri sendiri. Bergabung menjadi anggota negara Persemakmuran (Commanwealth) Inggris sejak 22 Desember 1965. Posisi presiden adalah simbolis dan kekuasaan pemerintahan berada di tangan perdana menteri yang merupakan ketua partai politik yang memiliki kedudukan mayoritas di parlemen. Singapura merupakan negara republik parlementer. Kepala negaranya seorang presiden, dan kepala pemerintahannya seorang perdana menteri. Kekuasaan legislatif dipegang oleh parlemen yang anggotanya dipilih melalui pemilihan umum dengan masa bakti 5 tahun.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Singapura merupakan negara yang terdiri dari sekelompok pulau. Salah satu pulau
yang terbesar yaitu Pulau Singapura. Pulau-pulau lainnya mencakup tidak kurang dari 50
pulau kecil. Di antara pulau-pulau itu adalah Pulau Tekong Besar, Pulau Ubin, Pulau Sentosa,
dan Pulau Ayer Chawan. Kepulauan ini dipisahkan oleh Semenanjung Malaya dan Selat
Johor. Namun antara daratan Singapura dan Malaysia dihubungkan oleh jalan raya, jalan
kereta api, dan saluran pipa sepanjang 1,5 km. Jalan yang merupakan jalan tinggi (cause way). Secara astronomis Singapura terletak pada 1OLU -1,5OLU dan 103,5OBT – 104OBT, dengan luas wilayah ± 622 km2 (panjang ± 43 km, lebar ± 14,5 km). Singapura mempunyai batas sebagai berikut.
Sebelah barat : Selat Malaka
Sebelah selatan : Indonesia (Kepulauan Riau)
Sebelah utara : Malaysia yang dipisahkan dengan Selat Johor
Sebelah timur : Malaysia berupa ujung Jazirah Malaya
Iklim
Meskipun negeri ini berada di kawasan khatulistiwa namun mengalami tiga musim.
Musim hujan yang sejuk pada bulan November sampai Maret, musim kemarau yang panas
pada bulan April sampai September dan musim pancaroba pada bulan September sampai
November. Pada musim pancaroba ini terjadi perubahan cuaca yang mendadak. Suhu ratarata
di negeri ini 26OC, dengan kelembaban tinggi. Curah hujan rata-rata 2.500 mm per
tahun. Hujan terbanyak pada bulan Desember dan bulan terkering adalah bulan Agustus.
Angit barat laut yang banyak menimbulkan hujan terjadi pada bulan November – Januari.
Bentang Alam
Wilayah Singapura terbagi atas 3 daerah bagian.
1) Bagian barat, terdiri atas lembah, sungai, dan perbukitan
2) Bagian tengah, wilayah bagian tengah merupakan daerah perbukitan yang terdiri dari
Bukit Mandai, Bukit Panjang, Bukit Gombak dan Bukit Timah.
3) Bagian timur, merupakan dataran rendah, yang daratannya merupakan daerah hasil
timbunan rawa-rawa. Sungai-sungai di Singapura pada umumnya pendek-pendek dan bermata air dari daerah perbukitan. Sungai-sungai tersebut di antaranya Sungai Kranji, Sungai Kallang, Sungai Sangon dan Sungai Jurong. Sungai yang mengalir melalui kota Singapura di antaranya Sungai Kallang dan Sungai Jurong yang alirannya relatif kecil dan pendek. Singapura ditutupi hutan tropis yang lebat, hutan rawa air tawar, dan hutan bakau. Saat ini hutan-hutan tersebut tinggal sisanya yang dapat dilestarikan di cagar alam Bukit Timah.
Penduduk
Pada tahun 2005 penduduk Singapura berjumlah 4.425.720 juta jiwa dengan pertumbuhan 0,70% per tahun. Sebagian besar penduduknya adalah keturunan Cina (76,8%), disusul dengan Melayu (14,6%), India, Pakistan, Sri Lanka, Bangladesh (6,4%) dan bangsa yang lain (0.06%). Kepadatan penduduk Singapura adalah 6.753 jiwa/km2. hal ini menimbulkan masalah kurangnya kesempatan kerja, perumahan dan masalah lain. Singapura merupakan salah satu negara yang paling padat di dunia (85% dari rakyat Singapura tinggal di rumah susun) yang disediakan oleh Dewan Pengembangan Perumahan (HDB). Agama yang dianut penduduknya adalah Budha sebanyak 30%, Konghucu dan Islam sebanyak 20%, Kristen sebanyak 10%, Tao 26%, Hindu sebanyak 4%, dan yang tidak beragama sebanyak 13%. Bahasa resmi di Singapura ada empat bahasa, yaitu: bahasa Cina, bahasa Tamil, bahasa Melayu dan bahasa Inggris. Bahasa-bahasa tersebut juga dipakai sebagai bahasa pengantar
di sekolah-sekolah. Program KB cukup berhasil, terbukti laju pertumbuhan penduduknya termasuk rendah, yaitu 1,3% per tahun. Karena KB telah berhasil menurunkan angka pertambahan penduduk, pemerintah Singapura saat ini melaksanakan program keluarga berencana dengan tujuan meningkatkan kelahiran bayi, karena laju pertambahan penduduk terus menurun.
Perekonomian
Singapura memiliki sebuah pasar ekonomi yang maju dan terbuka, dengan PDB per kapita kelima tertinggi di dunia.
1) Sektor Pertanian dan Peternakan
Hasil pertanian yang utama adalah sayur-mayur, buah-buahan dan anggrek. Bungai
anggrek di Singapura dijadikan untuk tujuan ekspor. Peternakan telah menggunakan
metode modern dengan memelihara babi dan unggas, baik pedaging maupun petelur.
Penangkapan ikan dilakukan di sepanjang pantai dan kolam-kolam air tawar. Pelabuhan
perikanan Jurong memiliki dermaga untuk menampung kapal-kapal penangkap ikan yang
besar.
2) Sektor Industri
Di Singapura terdapat industri: pembuatan kapal, penyulingan minyak, pembuatan
barang-barang dari besi/baja, pembuatan alat-alat listrik, pembuatan bahan-bahan kimia,
pengolahan karet, pengolahan kayu.
3) Sektor Perhubungan dan Pariwisata
Pelabuhan Singapura merupakan salah satu pelabuhan yang paling sibuk di dunia,
karena pelabuhan tersebut mampu menampung berbagai jenis kapal, baik kapal barang,
kapal tangker, kapal pesiar, bahkan sampai kapal tangker raksasa sekalipun. Pelabuhan
Singapura semakin penting, terutama setelah dibukanya terusan Suez. Bandara internasional Changi, menjadi bandara yang sangat ramai, pelayanannya cepat, cermat, dan menyenangkan. Objek wisata yang ada di Singapura antara lain Pulau Sentosa, Cagar Alam Bukit Timah, Taman Asri di Lion City yang mempunyai lorong pemeliharaan burung terpanjang di dunia. Beberapa tempat wisata terkenal di Singapura, adalah: Botanic Garden di Cluny Road, Central Park di Clemenceau Avenue, Central Park di Clemenceau Avenue, Elizabeth Walk, Mac Rithchie Reservoir di Lornie, Sir Stamford Raffles Landing Site, kebun-kebun Anggrek, kebun binatang di Mandai.
4) Sektor Perdagangan
Perdagangan menjadi sumber penghasilan yang pokok bagi negara Singapura sejak
zaman Raffles sampai sekarang karena Singapura menjadi pelabuhan transito (pelabuhan
pembagi) bagi Asia Tenggara.
Kegiatan perdagangan merupakan kegiatan utama yang dapat mendatangkan devisa
terbesar bagi Singapura. Hal ini disebabkan oleh beberapa macam, yaitu:letaknya sangat
strategis,memiliki fasilitas pelabuhan yang modern dan terbesar di kawasan Asia Tenggara,
serta mempunyai pelabuhan transito.
Hubungan Bilateral Singapura dengan Indonesia
Hubungan bilateral antara Singapura dan Indonesia meliputi hubungan diplomatik,
ekonomi, transportasi dan perhubungan, sosial budaya, dan pendidikan.
Kerja sama Singapura dan Indonesia dalam Skala Regional
a) Indonesia dan Singapura menjadi negara ASEAN, dan menjalin kerja sama dalam
bidang ekonomi, sosial dan budaya
b) Bersama-sama terlibat dalam kegiatan SEA Games
Kerja sama Singapura dan Indonesia dalam Skala Internasional
a) Indonesia dan Singapura mengadakan kerja sama di forum PBB dan Gerakan Nonblok
b) Singapura dan Indonesia tergabung dalam kontingen United Nations Temporary Assistence Group (UNTAG) atau kelompok bantuan peralihan PBB. UNTAG bertujuan
untuk membantu negara Afrika Barat Daya dalam menyongsong kemerdekaannya
pada tanggal 30 Maret 1990.
Nama internasional : Republic of Singapura
Luas wilayah : ± 692,7 km2
Ibu kota : Singapura
Bentuk pemerintahan : Republik Parlementer
Hari kemerdekaan : 9 Agustus 1965
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Lagu kebangsaan : Majulah Singapura
Bahasa : Melayu, Cina, Inggris, dan Tamil
Agama mayoritas penduduk : Islam, Konghucu, Budha, Hindu, dan Kristen
Mata uang : Dolar Singapura (SS)
Bandar udara interna sional : Changi Internasional Airport
Perusahaan penerbangan : Singapura Airline (SIA)
Sejarah Pemerintahan Negara Singapura
Sejarah Singapura bermula pada abad ke-14 Masehi. Pada masa itu Singapura dikenal
sebagai Tumasik. Ia berada di bawah pemerintahan Kerajaan Sriwijaya yang pada masa itu
sedang mengalami kemunduran. Singapura berkembang pesat sejak Raffles (1819) yang
menjadikan Singapura sebagai pangkalan dagang Inggris. Pada awalnya Singapura melepaskan diri dari tangan Inggris sejak tahun 1959 oleh Lee Kuan Yew. Kemudian pada tahun 1963 dibentuklah Malaysia yang wilayahnya meliputi: Tanah Melayu (Semenanjung Malaysia), Singapura, Sabah, dan Serawak. Dengan demikian, Singapura pernah menjadi negara bagian dari Kerajaan Majapahit. Akhirnya Singapura keluar dari Malaysia 9 Agustus 1965 dan membentuk negara yang berdiri sendiri. Bergabung menjadi anggota negara Persemakmuran (Commanwealth) Inggris sejak 22 Desember 1965. Posisi presiden adalah simbolis dan kekuasaan pemerintahan berada di tangan perdana menteri yang merupakan ketua partai politik yang memiliki kedudukan mayoritas di parlemen. Singapura merupakan negara republik parlementer. Kepala negaranya seorang presiden, dan kepala pemerintahannya seorang perdana menteri. Kekuasaan legislatif dipegang oleh parlemen yang anggotanya dipilih melalui pemilihan umum dengan masa bakti 5 tahun.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Singapura merupakan negara yang terdiri dari sekelompok pulau. Salah satu pulau
yang terbesar yaitu Pulau Singapura. Pulau-pulau lainnya mencakup tidak kurang dari 50
pulau kecil. Di antara pulau-pulau itu adalah Pulau Tekong Besar, Pulau Ubin, Pulau Sentosa,
dan Pulau Ayer Chawan. Kepulauan ini dipisahkan oleh Semenanjung Malaya dan Selat
Johor. Namun antara daratan Singapura dan Malaysia dihubungkan oleh jalan raya, jalan
kereta api, dan saluran pipa sepanjang 1,5 km. Jalan yang merupakan jalan tinggi (cause way). Secara astronomis Singapura terletak pada 1OLU -1,5OLU dan 103,5OBT – 104OBT, dengan luas wilayah ± 622 km2 (panjang ± 43 km, lebar ± 14,5 km). Singapura mempunyai batas sebagai berikut.
Sebelah barat : Selat Malaka
Sebelah selatan : Indonesia (Kepulauan Riau)
Sebelah utara : Malaysia yang dipisahkan dengan Selat Johor
Sebelah timur : Malaysia berupa ujung Jazirah Malaya
Iklim
Meskipun negeri ini berada di kawasan khatulistiwa namun mengalami tiga musim.
Musim hujan yang sejuk pada bulan November sampai Maret, musim kemarau yang panas
pada bulan April sampai September dan musim pancaroba pada bulan September sampai
November. Pada musim pancaroba ini terjadi perubahan cuaca yang mendadak. Suhu ratarata
di negeri ini 26OC, dengan kelembaban tinggi. Curah hujan rata-rata 2.500 mm per
tahun. Hujan terbanyak pada bulan Desember dan bulan terkering adalah bulan Agustus.
Angit barat laut yang banyak menimbulkan hujan terjadi pada bulan November – Januari.
Bentang Alam
Wilayah Singapura terbagi atas 3 daerah bagian.
1) Bagian barat, terdiri atas lembah, sungai, dan perbukitan
2) Bagian tengah, wilayah bagian tengah merupakan daerah perbukitan yang terdiri dari
Bukit Mandai, Bukit Panjang, Bukit Gombak dan Bukit Timah.
3) Bagian timur, merupakan dataran rendah, yang daratannya merupakan daerah hasil
timbunan rawa-rawa. Sungai-sungai di Singapura pada umumnya pendek-pendek dan bermata air dari daerah perbukitan. Sungai-sungai tersebut di antaranya Sungai Kranji, Sungai Kallang, Sungai Sangon dan Sungai Jurong. Sungai yang mengalir melalui kota Singapura di antaranya Sungai Kallang dan Sungai Jurong yang alirannya relatif kecil dan pendek. Singapura ditutupi hutan tropis yang lebat, hutan rawa air tawar, dan hutan bakau. Saat ini hutan-hutan tersebut tinggal sisanya yang dapat dilestarikan di cagar alam Bukit Timah.
Penduduk
Pada tahun 2005 penduduk Singapura berjumlah 4.425.720 juta jiwa dengan pertumbuhan 0,70% per tahun. Sebagian besar penduduknya adalah keturunan Cina (76,8%), disusul dengan Melayu (14,6%), India, Pakistan, Sri Lanka, Bangladesh (6,4%) dan bangsa yang lain (0.06%). Kepadatan penduduk Singapura adalah 6.753 jiwa/km2. hal ini menimbulkan masalah kurangnya kesempatan kerja, perumahan dan masalah lain. Singapura merupakan salah satu negara yang paling padat di dunia (85% dari rakyat Singapura tinggal di rumah susun) yang disediakan oleh Dewan Pengembangan Perumahan (HDB). Agama yang dianut penduduknya adalah Budha sebanyak 30%, Konghucu dan Islam sebanyak 20%, Kristen sebanyak 10%, Tao 26%, Hindu sebanyak 4%, dan yang tidak beragama sebanyak 13%. Bahasa resmi di Singapura ada empat bahasa, yaitu: bahasa Cina, bahasa Tamil, bahasa Melayu dan bahasa Inggris. Bahasa-bahasa tersebut juga dipakai sebagai bahasa pengantar
di sekolah-sekolah. Program KB cukup berhasil, terbukti laju pertumbuhan penduduknya termasuk rendah, yaitu 1,3% per tahun. Karena KB telah berhasil menurunkan angka pertambahan penduduk, pemerintah Singapura saat ini melaksanakan program keluarga berencana dengan tujuan meningkatkan kelahiran bayi, karena laju pertambahan penduduk terus menurun.
Perekonomian
Singapura memiliki sebuah pasar ekonomi yang maju dan terbuka, dengan PDB per kapita kelima tertinggi di dunia.
1) Sektor Pertanian dan Peternakan
Hasil pertanian yang utama adalah sayur-mayur, buah-buahan dan anggrek. Bungai
anggrek di Singapura dijadikan untuk tujuan ekspor. Peternakan telah menggunakan
metode modern dengan memelihara babi dan unggas, baik pedaging maupun petelur.
Penangkapan ikan dilakukan di sepanjang pantai dan kolam-kolam air tawar. Pelabuhan
perikanan Jurong memiliki dermaga untuk menampung kapal-kapal penangkap ikan yang
besar.
2) Sektor Industri
Di Singapura terdapat industri: pembuatan kapal, penyulingan minyak, pembuatan
barang-barang dari besi/baja, pembuatan alat-alat listrik, pembuatan bahan-bahan kimia,
pengolahan karet, pengolahan kayu.
3) Sektor Perhubungan dan Pariwisata
Pelabuhan Singapura merupakan salah satu pelabuhan yang paling sibuk di dunia,
karena pelabuhan tersebut mampu menampung berbagai jenis kapal, baik kapal barang,
kapal tangker, kapal pesiar, bahkan sampai kapal tangker raksasa sekalipun. Pelabuhan
Singapura semakin penting, terutama setelah dibukanya terusan Suez. Bandara internasional Changi, menjadi bandara yang sangat ramai, pelayanannya cepat, cermat, dan menyenangkan. Objek wisata yang ada di Singapura antara lain Pulau Sentosa, Cagar Alam Bukit Timah, Taman Asri di Lion City yang mempunyai lorong pemeliharaan burung terpanjang di dunia. Beberapa tempat wisata terkenal di Singapura, adalah: Botanic Garden di Cluny Road, Central Park di Clemenceau Avenue, Central Park di Clemenceau Avenue, Elizabeth Walk, Mac Rithchie Reservoir di Lornie, Sir Stamford Raffles Landing Site, kebun-kebun Anggrek, kebun binatang di Mandai.
4) Sektor Perdagangan
Perdagangan menjadi sumber penghasilan yang pokok bagi negara Singapura sejak
zaman Raffles sampai sekarang karena Singapura menjadi pelabuhan transito (pelabuhan
pembagi) bagi Asia Tenggara.
Kegiatan perdagangan merupakan kegiatan utama yang dapat mendatangkan devisa
terbesar bagi Singapura. Hal ini disebabkan oleh beberapa macam, yaitu:letaknya sangat
strategis,memiliki fasilitas pelabuhan yang modern dan terbesar di kawasan Asia Tenggara,
serta mempunyai pelabuhan transito.
Hubungan Bilateral Singapura dengan Indonesia
Hubungan bilateral antara Singapura dan Indonesia meliputi hubungan diplomatik,
ekonomi, transportasi dan perhubungan, sosial budaya, dan pendidikan.
Kerja sama Singapura dan Indonesia dalam Skala Regional
a) Indonesia dan Singapura menjadi negara ASEAN, dan menjalin kerja sama dalam
bidang ekonomi, sosial dan budaya
b) Bersama-sama terlibat dalam kegiatan SEA Games
Kerja sama Singapura dan Indonesia dalam Skala Internasional
a) Indonesia dan Singapura mengadakan kerja sama di forum PBB dan Gerakan Nonblok
b) Singapura dan Indonesia tergabung dalam kontingen United Nations Temporary Assistence Group (UNTAG) atau kelompok bantuan peralihan PBB. UNTAG bertujuan
untuk membantu negara Afrika Barat Daya dalam menyongsong kemerdekaannya
pada tanggal 30 Maret 1990.
3. Vietnam
Profil Negara
Nama internasional : Republik Sosialis Vietnam
Luas wilayah : ± 332.559 km2
Ibu kota : Hanoi
Bentuk pemerintahan : Republik
Hari kemerdekaan : 2 September 1945
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa resmi : Vietnam
Mata uang : Dong
Agama mayoritas penduduk : Buddha, Katolik,
Kristen, Islam, Tao, Animisme
Motto : Kemerdekaan, kebebasan, kebahagiaan
Lagu Kebangsaan : Tien Quanca (barisan Tentara Mulai maju)
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan Negara Vietnam
Vietnam merupakan negara bekas jajahan Prancis. Semula Vietnam merupakan sebuah
negara, kemudian terpecah menjadi dua yaitu menjadi Vietnam Utara yang berhaluan
komunis dan Vietnam Selatan berhaluan nonkomunis. Pada bulan November 1975 diadakan konferensi penyatuan kembali Vietnam. Konferensi tersebut menyetujui penyatuan kembali Vietnam. Sehubungan hal tersebut tanggal 12 Juli 1976 ditetapkan mulai berlakunya Vietnam menjadi satu negara yaitu Republik Sosialis Vietnam, dan Hanoi ditetapkan sebagai ibu kotanya. Vietnam adalah negara ketujuh dari organisasi ASEAN yang masuk pada tanggal 28
juli 1995. Vietnam berbentuk republik sosialis dengan kepala negara seorang presiden dan
kepala pemerintahan seorang perdana menteri, sedangkan di tingkat provinsi dan distrik
pemerintahan dijalankan oleh komite pemerintahan yang dipilih oleh dewan rakyat dan
penguasa tertinggi di pemerintahan tingkat daerah. Tokoh yang terkenal adalah Ho Chi
Minh. Ibu kota negara Vietnam adalah Hanoi dan satuan mata uangnya adalah Dong (D).
Nama internasional : Republik Sosialis Vietnam
Luas wilayah : ± 332.559 km2
Ibu kota : Hanoi
Bentuk pemerintahan : Republik
Hari kemerdekaan : 2 September 1945
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa resmi : Vietnam
Mata uang : Dong
Agama mayoritas penduduk : Buddha, Katolik,
Kristen, Islam, Tao, Animisme
Motto : Kemerdekaan, kebebasan, kebahagiaan
Lagu Kebangsaan : Tien Quanca (barisan Tentara Mulai maju)
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan Negara Vietnam
Vietnam merupakan negara bekas jajahan Prancis. Semula Vietnam merupakan sebuah
negara, kemudian terpecah menjadi dua yaitu menjadi Vietnam Utara yang berhaluan
komunis dan Vietnam Selatan berhaluan nonkomunis. Pada bulan November 1975 diadakan konferensi penyatuan kembali Vietnam. Konferensi tersebut menyetujui penyatuan kembali Vietnam. Sehubungan hal tersebut tanggal 12 Juli 1976 ditetapkan mulai berlakunya Vietnam menjadi satu negara yaitu Republik Sosialis Vietnam, dan Hanoi ditetapkan sebagai ibu kotanya. Vietnam adalah negara ketujuh dari organisasi ASEAN yang masuk pada tanggal 28
juli 1995. Vietnam berbentuk republik sosialis dengan kepala negara seorang presiden dan
kepala pemerintahan seorang perdana menteri, sedangkan di tingkat provinsi dan distrik
pemerintahan dijalankan oleh komite pemerintahan yang dipilih oleh dewan rakyat dan
penguasa tertinggi di pemerintahan tingkat daerah. Tokoh yang terkenal adalah Ho Chi
Minh. Ibu kota negara Vietnam adalah Hanoi dan satuan mata uangnya adalah Dong (D).
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Negara Vietnam secara astronomis terletak antara 8OLU – 23OLU dan 102OBT-109OBT.
Wilayahnya terletak di bagian timur Asia Tenggara. Wilayah bagian utara berbatasan
dengan RRC, bagian timur dan selatan berbatasan dengan Laut Cina Selatan, di bagian
barat berbatasan dengan Teluk Siam, Kamboja, dan Laos. Luas wilayah Vietnam adalah
32.559 km2.
2) Iklim
Vietnam beriklim tropis. Di bagian tengah dan selatan udaranya panas sepanjang tahun.
Di bagian utara udaranya dingin selama bulan Desember – Maret. Suhu di daerah selatan
sepanjang tahun rata-rata 28OC, sedangkan di daerah utara sekitar 30OC.
3) Bentang Alam
Vietnam terlatak di Semenanjung Indocina. Negara itu bergunung-gunung dan
mempunyai tiga dataran rendah yang luas. Dua pertiga wilayah Vietnam terdiri dari
pegunungan dan dataran tinggi. Hanya di sekitar lembah Sungai Merah tanahnya subur.
a) Wilayah Utara
Di wilayah Vietnam bagian utara terdapat banyak gunung. Selain itu, terdapat Tanah
Tinggi Tonkin Timur yang ketinggiannya lebih dari 1.000m di atas permukaan air laut
yang dilalui oleh Sungai Song Cay, Sungai Gam, dan Sungai Song Cau.
b) Wilayah Tengah
Di bagian tengah seluruhnya merupakan rangkaian pegunungan yang dinamakan
rangkaian Pegunungan Annam.
c) Wilayah Selatan
Di bagian selatan terdapat dataran yang sangat luas, yaitu Delta Sungai Mekong. Sungai
Mekong berhulu di Dataran Tinggi Tibet dan merupakan sungai terpanjang di Asia
Tenggara (4.160 km). Ketika mendekati pantai timur sungai itu bercabang-cabang yang
masing-masing membentuk delta luas yang membentang dari kota Ho Chi Minh sampai
ke Semenanjung Ca Mau.
d) Wilayah Tenggara
Di wilayah ini membujur barisan Pegunungan Annam dengan puncaknya Gunung
Ngoc Linh (2.598m) dan Gunung Chu Yang Sin (2.408m). Pegunungan ini kemudian
menjadi dataran pantai berpenduduk padat.
Penduduk
Jumlah penduduk Vietnam pada tahun 2003 sebanyak 80,8 juta jiwa dengan tingkat
pertumbuhan 1,3% per tahun dan kepadatan penduduknya 264 per km2. Penduduk Vietnam
sangat beragam dengan kelompok terbesar adalah orang Vietnam yaitu lebih kurang 88% dari seluruh penduduk. Kelompok-kelompok minoritas terdiri atas beberapa kelompok pendatang dan penduduk asli. Mayoritas penduduk beragama Buddha, lainnya beragama Katolik Roma, Protestan, Islam, Taoisme dan Animisme. Bahasa resminya adalah bahasa Vietnam, mata uangnya Dong. Pendidikan di Vietnam sudah tergolong maju, sebab 44% penduduknya sudah bebas buta huruf, universitas terbaik di Vietnam adalah Universitas Ho Chi Minh di Hanoi.
Perekonomian
1) Sektor pertanian
Hasil pertanian yang terpenting adalah beras. Hasil pertanian lainnya kopi, teh, gula,
jagung, kedelai, kapas, karet, ubi jalar, dan singkong.
2) Sektor Peternakan dan Perikanan
Hasil ternak negara Vietnam terutama kerbau, sapi, babi, dan unggas terus meningkat.
Perikanan dipusatkan di Teluk Tonkin dan daerah penangkapan ikannya di Laut Cina
Selatan.
1) Letak, Luas, dan Batas
Negara Vietnam secara astronomis terletak antara 8OLU – 23OLU dan 102OBT-109OBT.
Wilayahnya terletak di bagian timur Asia Tenggara. Wilayah bagian utara berbatasan
dengan RRC, bagian timur dan selatan berbatasan dengan Laut Cina Selatan, di bagian
barat berbatasan dengan Teluk Siam, Kamboja, dan Laos. Luas wilayah Vietnam adalah
32.559 km2.
2) Iklim
Vietnam beriklim tropis. Di bagian tengah dan selatan udaranya panas sepanjang tahun.
Di bagian utara udaranya dingin selama bulan Desember – Maret. Suhu di daerah selatan
sepanjang tahun rata-rata 28OC, sedangkan di daerah utara sekitar 30OC.
3) Bentang Alam
Vietnam terlatak di Semenanjung Indocina. Negara itu bergunung-gunung dan
mempunyai tiga dataran rendah yang luas. Dua pertiga wilayah Vietnam terdiri dari
pegunungan dan dataran tinggi. Hanya di sekitar lembah Sungai Merah tanahnya subur.
a) Wilayah Utara
Di wilayah Vietnam bagian utara terdapat banyak gunung. Selain itu, terdapat Tanah
Tinggi Tonkin Timur yang ketinggiannya lebih dari 1.000m di atas permukaan air laut
yang dilalui oleh Sungai Song Cay, Sungai Gam, dan Sungai Song Cau.
b) Wilayah Tengah
Di bagian tengah seluruhnya merupakan rangkaian pegunungan yang dinamakan
rangkaian Pegunungan Annam.
c) Wilayah Selatan
Di bagian selatan terdapat dataran yang sangat luas, yaitu Delta Sungai Mekong. Sungai
Mekong berhulu di Dataran Tinggi Tibet dan merupakan sungai terpanjang di Asia
Tenggara (4.160 km). Ketika mendekati pantai timur sungai itu bercabang-cabang yang
masing-masing membentuk delta luas yang membentang dari kota Ho Chi Minh sampai
ke Semenanjung Ca Mau.
d) Wilayah Tenggara
Di wilayah ini membujur barisan Pegunungan Annam dengan puncaknya Gunung
Ngoc Linh (2.598m) dan Gunung Chu Yang Sin (2.408m). Pegunungan ini kemudian
menjadi dataran pantai berpenduduk padat.
Penduduk
Jumlah penduduk Vietnam pada tahun 2003 sebanyak 80,8 juta jiwa dengan tingkat
pertumbuhan 1,3% per tahun dan kepadatan penduduknya 264 per km2. Penduduk Vietnam
sangat beragam dengan kelompok terbesar adalah orang Vietnam yaitu lebih kurang 88% dari seluruh penduduk. Kelompok-kelompok minoritas terdiri atas beberapa kelompok pendatang dan penduduk asli. Mayoritas penduduk beragama Buddha, lainnya beragama Katolik Roma, Protestan, Islam, Taoisme dan Animisme. Bahasa resminya adalah bahasa Vietnam, mata uangnya Dong. Pendidikan di Vietnam sudah tergolong maju, sebab 44% penduduknya sudah bebas buta huruf, universitas terbaik di Vietnam adalah Universitas Ho Chi Minh di Hanoi.
Perekonomian
1) Sektor pertanian
Hasil pertanian yang terpenting adalah beras. Hasil pertanian lainnya kopi, teh, gula,
jagung, kedelai, kapas, karet, ubi jalar, dan singkong.
2) Sektor Peternakan dan Perikanan
Hasil ternak negara Vietnam terutama kerbau, sapi, babi, dan unggas terus meningkat.
Perikanan dipusatkan di Teluk Tonkin dan daerah penangkapan ikannya di Laut Cina
Selatan.
3) Perindustrian
Kota-kota penghasil industri antara lain:
Hanoi : pusat utama pabrik semen, mesin, bahan kimia
Haipong : pusat utama gelas, porselin, tekstil
Thai Nguyen : pusat industri besi baja
Nan Dinh : pusat tekstil
Ho Chi Minh City : pusat industri sepeda, rokok, kertas, semen, tekstil, penggilingan padi
Lan Thao : pusat industri superphosfat
Hac Bac : pusat industri nitrogen.
4) Pertambangan
Quang Yen di sebelah utara Hanoi terdapat endapan antrasit yang paling besar di
Asia Tenggara. Nong Song (di utara Da Nang) terdapat sedikit endapan batu bara. Bijih
besi ditambang dan diolah di Thai Nguyen (di utara Hanoi) dan di daerah selatan (Thanh
Hoa, Vinh, dan Ha Tinh). Barang tambang lain terpenting adalah fosfat (di Cao Cai), timah
(di Tinh Tuc), grafit (di Lao Kay), dan emas (di Bong Meiu).
5) Perdagangan
Ekspor utama negara Vietnam adalah : beras, karet, kopi, tebu, batu bara, bijih logam,
semen dan ikan. Sedangkan impornya berupa bahan makanan, hasil-hasil industri, minyak,
petrokimia, gandum, dan mesin-mesin.
Hubungan Bilateral Vietnam dengan Indonesia
Hubungan bilateral antara Vietnam dan Indonesia meliputi hubungan diplomatik,
ekonomi, transportasi dan perhubungan, sosial budaya dan pendidikan, serta keamanan.
Kerja sama Vietnam dengan Indonesia dalam Skala Regional
Indonesia dan Vietnam sama-sama aktif dalam menggalang kerja sama ASEAN, baik
di bidang politik, sosial ekonomi, serta budaya. Selain itu Indonesia dan Vietnam samasama
aktif dalam kegiatan SEA Games
Kota-kota penghasil industri antara lain:
Hanoi : pusat utama pabrik semen, mesin, bahan kimia
Haipong : pusat utama gelas, porselin, tekstil
Thai Nguyen : pusat industri besi baja
Nan Dinh : pusat tekstil
Ho Chi Minh City : pusat industri sepeda, rokok, kertas, semen, tekstil, penggilingan padi
Lan Thao : pusat industri superphosfat
Hac Bac : pusat industri nitrogen.
4) Pertambangan
Quang Yen di sebelah utara Hanoi terdapat endapan antrasit yang paling besar di
Asia Tenggara. Nong Song (di utara Da Nang) terdapat sedikit endapan batu bara. Bijih
besi ditambang dan diolah di Thai Nguyen (di utara Hanoi) dan di daerah selatan (Thanh
Hoa, Vinh, dan Ha Tinh). Barang tambang lain terpenting adalah fosfat (di Cao Cai), timah
(di Tinh Tuc), grafit (di Lao Kay), dan emas (di Bong Meiu).
5) Perdagangan
Ekspor utama negara Vietnam adalah : beras, karet, kopi, tebu, batu bara, bijih logam,
semen dan ikan. Sedangkan impornya berupa bahan makanan, hasil-hasil industri, minyak,
petrokimia, gandum, dan mesin-mesin.
Hubungan Bilateral Vietnam dengan Indonesia
Hubungan bilateral antara Vietnam dan Indonesia meliputi hubungan diplomatik,
ekonomi, transportasi dan perhubungan, sosial budaya dan pendidikan, serta keamanan.
Kerja sama Vietnam dengan Indonesia dalam Skala Regional
Indonesia dan Vietnam sama-sama aktif dalam menggalang kerja sama ASEAN, baik
di bidang politik, sosial ekonomi, serta budaya. Selain itu Indonesia dan Vietnam samasama
aktif dalam kegiatan SEA Games
4. Thailand (Muangthai)
Profil Negara
Nama internasional : Kingdom of Thailand
Luas wilayah : ± 514.000 km2
Ibu kota : Bangkok (Krung Thep)
Bentuk pemerintahan : Kerajaan (Konstitusional)
Kepala negara : Raja
Kepala pemerintahan : Perdana Menteri
Lagu kebangsaan : Pleng Chard
Bahasa : ThaiThai (Siam)
Agama mayoritas penduduk : Buddha (95%)
Mata uang : Bath ( 1 bath = 100 satang)
Bandar udara interna sional : Don MuangThai
Perusahaan penerbangan : Internasional Airways
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan Negara Thailand
Muangthai atau Thailand disebut juga Negeri Gajah Putih, karena gajah putih dianggap
keramat oleh penduduknya. Thailand sendiri artinya negeri orang merdeka atau negara yang
tidak pernah dijajah. Nama resminya sendiri adalah Prathet Thai. Dahulu orang Eropa
menyebut negara ini Siam. Sampai awal abad XX Thailand merupakan kerajaan absolut. Pada tahun 1932 terjadi coup berdarah yang mengubah sistem kekuasaan absolut menjadi sistem kekuasaan terbatas. Negara Thailand berbentuk kerajaan konstitusional dengan kepala negara seorang raja dan kepala pemerintahan perdana menteri. Tokoh yang terkenal adalah Raja Bumibol dan Ratu Sirikit.
Konstitusi ditetapkan pada tahun 1968 yang mengandung ketentuan sebagai berikut.
1) Pemerintahan
Negara dikepalai oleh perdana menteri yang dibantu oleh dewan menteri (kabinet).
Menteri dalam negeri mengangkat gubernur yang mengepalai daerah provinsi. Jumlah
gubernur ada di 71 provinsi. Gubernur mengangkat kepala distrik.
2) Badan legislatif
Ada 2 macam dewan perwakilan rakyat, yaitu senat dan dewan perwakilan rendah.
Thailand dibagi menjadi 71 daerah administrasi dan 42.000 buah kota/desa.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Secara astronomis Thailand terletak antara 6OLU–21OLU dan 97OBT–106OBT. Batasbatas
wilayah negara Thailand adalah sebagai berikut.
a) Sebelah utara berbatasan dengan negara Laos dan Myanmar
b) Sebelah timur berbatasan dengan negara Kampuchea.
c) Sebelah selatan berbatasan dengan negara Malaysia, dan Teluk Siam
d) Sebelah barat berbatasan dengan negara Myanmar dan Laut Andaman.
Luas negara Thailand 514.000 km2, atau kira-kira 4 kali Pulau Jawa.
2) Iklim
Thailand beriklim tropis dan subtropis, menurut wilayahnya dapat dibedakan menjadi
tiga.
a) Daerah Utara. Pada umumnya mengalami udara lebih dingin (daerah pegunungan)
bila dibandingkan dengan daerah lainnya.
b) Daerah bagian Timur. Mengalami musim kering (pada bulan November – Februari)
yang dipengaruhi musim dingin dari Daratan Cina.
c) Daerah Selatan. Mengalami musim hujan (Mei-Oktober) yang berasal dari angin musim
Samudra Hindia. Mengalami musim panas yang paling kering pada Februari-Mei.
Secara umum iklim musim di Thailand, dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu musim
kemarau, terjadi pada bulan November sampai bulan Februari, musim panas, terjadi pada
bulan Maret sampai April, musim penghujan, terjadi pada akhir bulan April hingga akhir
Oktober.
3) Bentang Alam
Wilayah Thailand dibagi menjadi empat wilayah utama seperti berikut.
a) Dataran rendah bagian selatan. Daerah ini merupakan daerah yang paling subur di
Thailand dan banyak diusahakan tanaman padi.
b) Daerah pegunungan bagian utara dan barat secara geomorfologi merupakan kelanjutan
pegunungan dari Myanmar yang tingginya rata-rata 1000-2000 m di atas permukaan
air laut. Puncaknya adalah gunung Inthanon (2.570m), berupa tanah pegunungan yang
tertutup oleh hutan (terutama hutan jati). Karena banyaknya sungai yang mengalir di
daerah tersbeut, tanahnya menjadi subur.
c) Wilayah Semenanjung Thailand, yang merupakan daratan sempit, bagian paling sempit
dinamakan Tanah Genting Kra yang membatasi areal Luat Cina Teluk Siam dengan
Samudra Hindia di Selatan Malaka.
d) Plato Korat, berupa pegunungan kapur yang tandus dengan irigasi yang tidak baik.
Di daerah ini mengalir anak Sungai Mekong
Sungai-sungai besar yang ada di negara Thailand adalah Sungai Salween, Sungai Mekhong,
Sungai Mun dab Sungai Chi, serta Sungai Menam.
Nama internasional : Kingdom of Thailand
Luas wilayah : ± 514.000 km2
Ibu kota : Bangkok (Krung Thep)
Bentuk pemerintahan : Kerajaan (Konstitusional)
Kepala negara : Raja
Kepala pemerintahan : Perdana Menteri
Lagu kebangsaan : Pleng Chard
Bahasa : ThaiThai (Siam)
Agama mayoritas penduduk : Buddha (95%)
Mata uang : Bath ( 1 bath = 100 satang)
Bandar udara interna sional : Don MuangThai
Perusahaan penerbangan : Internasional Airways
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan Negara Thailand
Muangthai atau Thailand disebut juga Negeri Gajah Putih, karena gajah putih dianggap
keramat oleh penduduknya. Thailand sendiri artinya negeri orang merdeka atau negara yang
tidak pernah dijajah. Nama resminya sendiri adalah Prathet Thai. Dahulu orang Eropa
menyebut negara ini Siam. Sampai awal abad XX Thailand merupakan kerajaan absolut. Pada tahun 1932 terjadi coup berdarah yang mengubah sistem kekuasaan absolut menjadi sistem kekuasaan terbatas. Negara Thailand berbentuk kerajaan konstitusional dengan kepala negara seorang raja dan kepala pemerintahan perdana menteri. Tokoh yang terkenal adalah Raja Bumibol dan Ratu Sirikit.
Konstitusi ditetapkan pada tahun 1968 yang mengandung ketentuan sebagai berikut.
1) Pemerintahan
Negara dikepalai oleh perdana menteri yang dibantu oleh dewan menteri (kabinet).
Menteri dalam negeri mengangkat gubernur yang mengepalai daerah provinsi. Jumlah
gubernur ada di 71 provinsi. Gubernur mengangkat kepala distrik.
2) Badan legislatif
Ada 2 macam dewan perwakilan rakyat, yaitu senat dan dewan perwakilan rendah.
Thailand dibagi menjadi 71 daerah administrasi dan 42.000 buah kota/desa.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Secara astronomis Thailand terletak antara 6OLU–21OLU dan 97OBT–106OBT. Batasbatas
wilayah negara Thailand adalah sebagai berikut.
a) Sebelah utara berbatasan dengan negara Laos dan Myanmar
b) Sebelah timur berbatasan dengan negara Kampuchea.
c) Sebelah selatan berbatasan dengan negara Malaysia, dan Teluk Siam
d) Sebelah barat berbatasan dengan negara Myanmar dan Laut Andaman.
Luas negara Thailand 514.000 km2, atau kira-kira 4 kali Pulau Jawa.
2) Iklim
Thailand beriklim tropis dan subtropis, menurut wilayahnya dapat dibedakan menjadi
tiga.
a) Daerah Utara. Pada umumnya mengalami udara lebih dingin (daerah pegunungan)
bila dibandingkan dengan daerah lainnya.
b) Daerah bagian Timur. Mengalami musim kering (pada bulan November – Februari)
yang dipengaruhi musim dingin dari Daratan Cina.
c) Daerah Selatan. Mengalami musim hujan (Mei-Oktober) yang berasal dari angin musim
Samudra Hindia. Mengalami musim panas yang paling kering pada Februari-Mei.
Secara umum iklim musim di Thailand, dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu musim
kemarau, terjadi pada bulan November sampai bulan Februari, musim panas, terjadi pada
bulan Maret sampai April, musim penghujan, terjadi pada akhir bulan April hingga akhir
Oktober.
3) Bentang Alam
Wilayah Thailand dibagi menjadi empat wilayah utama seperti berikut.
a) Dataran rendah bagian selatan. Daerah ini merupakan daerah yang paling subur di
Thailand dan banyak diusahakan tanaman padi.
b) Daerah pegunungan bagian utara dan barat secara geomorfologi merupakan kelanjutan
pegunungan dari Myanmar yang tingginya rata-rata 1000-2000 m di atas permukaan
air laut. Puncaknya adalah gunung Inthanon (2.570m), berupa tanah pegunungan yang
tertutup oleh hutan (terutama hutan jati). Karena banyaknya sungai yang mengalir di
daerah tersbeut, tanahnya menjadi subur.
c) Wilayah Semenanjung Thailand, yang merupakan daratan sempit, bagian paling sempit
dinamakan Tanah Genting Kra yang membatasi areal Luat Cina Teluk Siam dengan
Samudra Hindia di Selatan Malaka.
d) Plato Korat, berupa pegunungan kapur yang tandus dengan irigasi yang tidak baik.
Di daerah ini mengalir anak Sungai Mekong
Sungai-sungai besar yang ada di negara Thailand adalah Sungai Salween, Sungai Mekhong,
Sungai Mun dab Sungai Chi, serta Sungai Menam.
Penduduk
Pata tahun 2005, penduduk Thailand berjumlah 72,1 juta jiwa dengan pertumbuhan 0,7% per tahun. Angka kelahiran 20, dan angka kematian 7, dengan kepadatan penduduk 122 orang/km2. Penduduk Muangthai sebagian besar 98,5%) adalah orang Thai, sisanya adalah orangorang Cina (10%), India, dan Melayu. Mereka berbahasa Thai dengan sebagian besar penduduknya beragama Budha.
Pata tahun 2005, penduduk Thailand berjumlah 72,1 juta jiwa dengan pertumbuhan 0,7% per tahun. Angka kelahiran 20, dan angka kematian 7, dengan kepadatan penduduk 122 orang/km2. Penduduk Muangthai sebagian besar 98,5%) adalah orang Thai, sisanya adalah orangorang Cina (10%), India, dan Melayu. Mereka berbahasa Thai dengan sebagian besar penduduknya beragama Budha.
Perekonomian
Kira-kira 80% penduduk Thailand bermata pencaharian sebagai petani.
1) Sektor Pertanian
Padi adalah hasil utama pertanian. Daerah penghasil beras terbesar terdapat di Lembah
Chao Phraya. Selain padi hasil pertanian yang lain adalah karet dan komoditi lain
seperti kopra, kapas, singkong, kelapa, lada, dan lain-lain.
2) Sektor Pertambangan
Bahan tambang utama Thailand adalah timah yang dihasilkan dari Semenanjung Thailand.
Hasil tambang lainnya adalah wolfram, timbal, seng, mangan, tembaga, bijih
besi, batu bara, emas, lignit. Gas alam ditemukan di lepas pantai teluk Siam, dan timah
(tambang utama).
3) Sektor Peternakan
Peternakan utama adalah kerbau dan babi, binatang lain yang diternakkan adalah
gajah, sapi, babi, ayam, itik, puyuh, dan angsa.
4) Sektor Perikanan
Kegiatan penangkapan ikan banyak dilakukan penduduk di Sungai Chao Phraya,
Mekong, Selat Malaka, dan Teluk Siam. Hasil penangkapan ikan ini diekspor dalam
bentuk petis ikan dan ikan asin.
5) Sektor Industri dan Perdagangan
Ekspor negeri ini adalah beras, tapioka, karet, ikan kalengan, jagung, gula, timah, dan
kerang-kerangan. Impornya berupa minyak bumi, mesin-mesin, produk besi dan baja.
Mitra dagangnya adalah Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Jerman, Jepang, Cina,
Korea, dan Inggris.
6) Sektor Perhubungan
Thailand memiliki jalur perhubungan udara, darat, dan laut, bahkan melalui
perhubungan sungai. Kegiatan perhubungan antarkota selain melalui sungai-sungai, juga melalui jalan darat dan kereta api. Bandar udara internasional Dong Muang dan
pelabuhan laut terbesar terdapat di Bangkok. Pelabuhan lautnya Khong Toei, Phuket,
Songkla, dan Potani. Chiang May adalah kota paling utara yang mempunyai hubungan
kereta api dengan Bangkok.
7) Sektor Pariwisata
Pariwisata juga termasuk penghasil devisa yang cukup besar, terutama dengan daya
tarik Pantai Pattaya yang terkenal sangat indah. Beberapa kota pariwisata antara lain:
Bangkok, Thonburi, Nakhon Ratchasima dan Ubonratchani, Chiangmai
Hubungan Bilateral Thailand dan Indonesia
Hubungan bilateral antara Thailand dan Indonesia meliputi hubungan diplomatik,
perdagangan, dan transportasi.
Kerja Sama Thailand dan Indonesia dalam Skala Regional
1) Indonesia dan Thailand menjadi negara anggota Asean, baik di bidang politik, ekonomi,
dan sosial budaya saling bekerja sama saling menguntungkan
2) Indonesia dan Thailand sama-sama aktif dalam kegiatan SEA Games
Kerja Sama Thailand dan Indonesia dalam Skala Internasional
Indonesia dan Thailand sama-sama anggota PBB yang ikut aktif memelihara dan
menciptakan perdamaian dunia. Upaya keduanya paling nyata terungkap dalam upaya
menciptakan perdamaian di Kamboja.
Kira-kira 80% penduduk Thailand bermata pencaharian sebagai petani.
1) Sektor Pertanian
Padi adalah hasil utama pertanian. Daerah penghasil beras terbesar terdapat di Lembah
Chao Phraya. Selain padi hasil pertanian yang lain adalah karet dan komoditi lain
seperti kopra, kapas, singkong, kelapa, lada, dan lain-lain.
2) Sektor Pertambangan
Bahan tambang utama Thailand adalah timah yang dihasilkan dari Semenanjung Thailand.
Hasil tambang lainnya adalah wolfram, timbal, seng, mangan, tembaga, bijih
besi, batu bara, emas, lignit. Gas alam ditemukan di lepas pantai teluk Siam, dan timah
(tambang utama).
3) Sektor Peternakan
Peternakan utama adalah kerbau dan babi, binatang lain yang diternakkan adalah
gajah, sapi, babi, ayam, itik, puyuh, dan angsa.
4) Sektor Perikanan
Kegiatan penangkapan ikan banyak dilakukan penduduk di Sungai Chao Phraya,
Mekong, Selat Malaka, dan Teluk Siam. Hasil penangkapan ikan ini diekspor dalam
bentuk petis ikan dan ikan asin.
5) Sektor Industri dan Perdagangan
Ekspor negeri ini adalah beras, tapioka, karet, ikan kalengan, jagung, gula, timah, dan
kerang-kerangan. Impornya berupa minyak bumi, mesin-mesin, produk besi dan baja.
Mitra dagangnya adalah Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Jerman, Jepang, Cina,
Korea, dan Inggris.
6) Sektor Perhubungan
Thailand memiliki jalur perhubungan udara, darat, dan laut, bahkan melalui
perhubungan sungai. Kegiatan perhubungan antarkota selain melalui sungai-sungai, juga melalui jalan darat dan kereta api. Bandar udara internasional Dong Muang dan
pelabuhan laut terbesar terdapat di Bangkok. Pelabuhan lautnya Khong Toei, Phuket,
Songkla, dan Potani. Chiang May adalah kota paling utara yang mempunyai hubungan
kereta api dengan Bangkok.
7) Sektor Pariwisata
Pariwisata juga termasuk penghasil devisa yang cukup besar, terutama dengan daya
tarik Pantai Pattaya yang terkenal sangat indah. Beberapa kota pariwisata antara lain:
Bangkok, Thonburi, Nakhon Ratchasima dan Ubonratchani, Chiangmai
Hubungan Bilateral Thailand dan Indonesia
Hubungan bilateral antara Thailand dan Indonesia meliputi hubungan diplomatik,
perdagangan, dan transportasi.
Kerja Sama Thailand dan Indonesia dalam Skala Regional
1) Indonesia dan Thailand menjadi negara anggota Asean, baik di bidang politik, ekonomi,
dan sosial budaya saling bekerja sama saling menguntungkan
2) Indonesia dan Thailand sama-sama aktif dalam kegiatan SEA Games
Kerja Sama Thailand dan Indonesia dalam Skala Internasional
Indonesia dan Thailand sama-sama anggota PBB yang ikut aktif memelihara dan
menciptakan perdamaian dunia. Upaya keduanya paling nyata terungkap dalam upaya
menciptakan perdamaian di Kamboja.
5. Laos
Profil Negara
Nama internasional : Republic Democratic of Laos
Luas wilayah : ± 236.800 km2
Ibu kota : Vientiane
Bentuk pemerintahan : Republik
Hari kemerdekaan : 19 Juli 1949
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa : Lao
Mata uang : New Kip (KN)
Agama mayoritas penduduk : Buddha, Tao, KongHu Chu, dan Kristen
Lagu kebangsaan : Pheng Xat Lao
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan Negara Laos
Awal sejarah Laos didominasi oleh Kerajaan Nanzhao yang diteruskan pada abad ke- 14 oleh Kerajaan Lan Xang yang berlangsung hingga abad ke-18, setelah Thailand menguasai kerajaan tersebut. Kemudian Perancis menguasai wilayah ini di abad ke-19 dan menggabungkannya ke dalam Indochina Perancis pada 1983. Setelah penjajahan Jepang selama Perang Dunia II, negara ini memerdekakan diri pada tahun 1949 dengan nama Kerajaan Laos di bawah pemerintahan Raja Sisavang Vong. Laos merupakan satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang tidak dibatasi oleh laut, sehingga negara ini sering mendapat sebutan “The Land Locked Country” yaitu tanah yang terkunci dan terkepung oleh lima negara. Nama resminya republik Demokrasi Rakyat Laos yang memperoleh kemerdekaan dari Perancis pada tanggal 19 Juli 1949 ibu kotanya di Vientiane. Badan tertinggi dari pemerintah Laos adalah Dewan Rakyat Agama, ketua Dewan Rakyat Agama menjabat pula sebagai Kepala Negara dan Presiden Republik. Laos merupakan sebuah republik yang menerapkan sistem pemerintahan kabinet, di mana kepala negara dijabat oleh presiden, sedangkan kepala pemerintahan dipegang oleh seorang perdana menteri.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Secara astronomis negara Laos terletak pada 14OLU-22OLU dan 100OBT-107OBT,
sedangkan letak geografisnya terletak di kawasan Asis Tenggara yang terkurung daratan di
bagian utara Semenanjung Indonesia dengan luas wilayah sebesar 236.804 km2.
Batas-batasnya adalah sebagai berikut.
Sebelah utara : Cina
Sebelah timur : Kampuchea
Sebelah selatan : Vietnam
Sebelah barat : Thailand dan Myanmar
2) Iklim
Berdasarkan letak astronomisnya Laos memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata
tahunan antara 26OC-28OC. Curah hujan rata-rata adalah 1.500-2.500 mm per tahun. Laos
mempunyai tiga musim, yaitu musim penghujan (Juni-Oktober), musim kemarau (November-
Februari), dan musim pancaroba (Maret- Mei).
3) Bentang Alam
Laos adalah negara yang terhimpit oleh daratan di Asia Tenggara dan diselimuti hutan
lebat yang kebanyakan bergunung-gunung, di mana salah satunya yang tertinggi adalah
Phou Bia dengan ketinggian 2.817 m dari permukaan laut. Laos juga memiliki beberapa
dataran rendah dan dataran tinggi. Sungai Mekong membentuk sebagian besar dari
perbatasannya dengan Thailand, sementara rangkaian pegunungan dari Rantai Annam
membentuk sebagian besar perbatasan timurnya dengan Vietnam.
Penduduk
Jumlah penduduk Laos pada tahun 2003 sebesar 5,6 juta jiwa. Agama yang dianut
penduduk adalah Budha (57,8%), kepercayaan suku (33,6%), Kristen (1,8%), Islam (1%),
atheis (1%), kepercayaan tradisional Cina (0,9%), tidak beragama (3,8%), lain-lain (0,1%).
Penduduk Laos terdiri dari suku bangsa Laos 50%, Khoutheung 15%, Thai 20%. Bahasa
resminya adalah bahasa Lao, sedangkan bahasa Perancis banyak digunakan di kalangan
pemerintah dan perdagangan. Satuan mata uang adalah New Kip.
Pertumbuhan penduduk alami rata-rata setiap tahun 29%. Kepadatan penduduknya
23 jiwa per km2. Penduduk Laos terdiri atas beberapa kelompok ras yaitu orang Mon-
Khmer (merupakan etnis terbesar di Laos), orang Thai, orang Meo dan Yao, serta orang Lao
yang mendiami wilayah tertentu.
Perekonomian
1) Sektor Pertanian
Kegiatan ekonomi utama adalah pertanian, dan sektor pertanian mampu menyerap
72% tenaga kerja. Hasil pertanian negara Laos antara lain padi, kopi, kapas, jagung, sayur
mayor.
2) Sektor Perhubungan
Sebagian besar dari wilayahnya kekurangan infrastruktur memadai. Laos masih belum
memiliki jaringan rel kereta api, meskipun ada rencana membangun rel yang
menghubungkan Viantiane dengan Thailand yang dikenal dengan Jembatan Persahabatan
Thailand-Laos. Jalan-jalan besar yang menghubungkan pusat-pusat perkotaan, disebut
Rute 13.
3) Sektor Pertambangan
Hasil tambang yang ada antara lain timah ditambang di daerah di Phonetiou, biji besi
di Provinsi Xiangkhoang, tembaga di Provinsi Champasak, dan batu bara banyak
ditambang di Luang Prahang, Vientiane, dan Provinsi Savamakhet.
3) Sektor kehutanan
Dua pertiga lebih wilayah Laos tertutup oleh hutan subtropis. Hasil utama kehutanan
ini adalah kayu jati dan kayu-kayu keras lain untuk komoditas ekspor.
4) Sektor Perindustrian
Industri di Laos belum berkembang. Beberapa industri yang ada meliputi penggergajian
kayu, semen, rokok, minuman, korek api, plastik, dan industri kerajinan.
Hubungan Bilateral Laos dan Indonesia
Hubungan bilateral antara Laos dan Indonesia meliputi hubungan diplomatic dan
perdagangan.
6. Filipina
Nama internasional : Republic Democratic of Laos
Luas wilayah : ± 236.800 km2
Ibu kota : Vientiane
Bentuk pemerintahan : Republik
Hari kemerdekaan : 19 Juli 1949
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa : Lao
Mata uang : New Kip (KN)
Agama mayoritas penduduk : Buddha, Tao, KongHu Chu, dan Kristen
Lagu kebangsaan : Pheng Xat Lao
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan Negara Laos
Awal sejarah Laos didominasi oleh Kerajaan Nanzhao yang diteruskan pada abad ke- 14 oleh Kerajaan Lan Xang yang berlangsung hingga abad ke-18, setelah Thailand menguasai kerajaan tersebut. Kemudian Perancis menguasai wilayah ini di abad ke-19 dan menggabungkannya ke dalam Indochina Perancis pada 1983. Setelah penjajahan Jepang selama Perang Dunia II, negara ini memerdekakan diri pada tahun 1949 dengan nama Kerajaan Laos di bawah pemerintahan Raja Sisavang Vong. Laos merupakan satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang tidak dibatasi oleh laut, sehingga negara ini sering mendapat sebutan “The Land Locked Country” yaitu tanah yang terkunci dan terkepung oleh lima negara. Nama resminya republik Demokrasi Rakyat Laos yang memperoleh kemerdekaan dari Perancis pada tanggal 19 Juli 1949 ibu kotanya di Vientiane. Badan tertinggi dari pemerintah Laos adalah Dewan Rakyat Agama, ketua Dewan Rakyat Agama menjabat pula sebagai Kepala Negara dan Presiden Republik. Laos merupakan sebuah republik yang menerapkan sistem pemerintahan kabinet, di mana kepala negara dijabat oleh presiden, sedangkan kepala pemerintahan dipegang oleh seorang perdana menteri.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Secara astronomis negara Laos terletak pada 14OLU-22OLU dan 100OBT-107OBT,
sedangkan letak geografisnya terletak di kawasan Asis Tenggara yang terkurung daratan di
bagian utara Semenanjung Indonesia dengan luas wilayah sebesar 236.804 km2.
Batas-batasnya adalah sebagai berikut.
Sebelah utara : Cina
Sebelah timur : Kampuchea
Sebelah selatan : Vietnam
Sebelah barat : Thailand dan Myanmar
2) Iklim
Berdasarkan letak astronomisnya Laos memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata
tahunan antara 26OC-28OC. Curah hujan rata-rata adalah 1.500-2.500 mm per tahun. Laos
mempunyai tiga musim, yaitu musim penghujan (Juni-Oktober), musim kemarau (November-
Februari), dan musim pancaroba (Maret- Mei).
3) Bentang Alam
Laos adalah negara yang terhimpit oleh daratan di Asia Tenggara dan diselimuti hutan
lebat yang kebanyakan bergunung-gunung, di mana salah satunya yang tertinggi adalah
Phou Bia dengan ketinggian 2.817 m dari permukaan laut. Laos juga memiliki beberapa
dataran rendah dan dataran tinggi. Sungai Mekong membentuk sebagian besar dari
perbatasannya dengan Thailand, sementara rangkaian pegunungan dari Rantai Annam
membentuk sebagian besar perbatasan timurnya dengan Vietnam.
Penduduk
Jumlah penduduk Laos pada tahun 2003 sebesar 5,6 juta jiwa. Agama yang dianut
penduduk adalah Budha (57,8%), kepercayaan suku (33,6%), Kristen (1,8%), Islam (1%),
atheis (1%), kepercayaan tradisional Cina (0,9%), tidak beragama (3,8%), lain-lain (0,1%).
Penduduk Laos terdiri dari suku bangsa Laos 50%, Khoutheung 15%, Thai 20%. Bahasa
resminya adalah bahasa Lao, sedangkan bahasa Perancis banyak digunakan di kalangan
pemerintah dan perdagangan. Satuan mata uang adalah New Kip.
Pertumbuhan penduduk alami rata-rata setiap tahun 29%. Kepadatan penduduknya
23 jiwa per km2. Penduduk Laos terdiri atas beberapa kelompok ras yaitu orang Mon-
Khmer (merupakan etnis terbesar di Laos), orang Thai, orang Meo dan Yao, serta orang Lao
yang mendiami wilayah tertentu.
Perekonomian
1) Sektor Pertanian
Kegiatan ekonomi utama adalah pertanian, dan sektor pertanian mampu menyerap
72% tenaga kerja. Hasil pertanian negara Laos antara lain padi, kopi, kapas, jagung, sayur
mayor.
2) Sektor Perhubungan
Sebagian besar dari wilayahnya kekurangan infrastruktur memadai. Laos masih belum
memiliki jaringan rel kereta api, meskipun ada rencana membangun rel yang
menghubungkan Viantiane dengan Thailand yang dikenal dengan Jembatan Persahabatan
Thailand-Laos. Jalan-jalan besar yang menghubungkan pusat-pusat perkotaan, disebut
Rute 13.
3) Sektor Pertambangan
Hasil tambang yang ada antara lain timah ditambang di daerah di Phonetiou, biji besi
di Provinsi Xiangkhoang, tembaga di Provinsi Champasak, dan batu bara banyak
ditambang di Luang Prahang, Vientiane, dan Provinsi Savamakhet.
3) Sektor kehutanan
Dua pertiga lebih wilayah Laos tertutup oleh hutan subtropis. Hasil utama kehutanan
ini adalah kayu jati dan kayu-kayu keras lain untuk komoditas ekspor.
4) Sektor Perindustrian
Industri di Laos belum berkembang. Beberapa industri yang ada meliputi penggergajian
kayu, semen, rokok, minuman, korek api, plastik, dan industri kerajinan.
Hubungan Bilateral Laos dan Indonesia
Hubungan bilateral antara Laos dan Indonesia meliputi hubungan diplomatic dan
perdagangan.
6. Filipina
Profil Negara
Nama internasional : Republic of The Philippines
Luas wilayah : ± 330.324 km2
Ibu kota : Manila
Bentuk pemerintahan : Republik
Hari kemerdekaan : 12 Juni 1898
Kepala negara : Presiden
Lagu kebangsaan : Lupang Hirirang
Bahasa : Inggris dan Tagalog
Mata uang : Peso Filipina (PHP)
Agama mayoritas penduduk : Katolik (90%)
Bandar udara internasional : Ninoy Aquino Internasional Airport Perusahaan penerbangan : Philippines Airline (PAL)
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan Negara Filipina
Negeri ini pada tahun 1521 ditemukan oleh seorang Spanyol bernama Magelhaens,
tetapi baru pada tahun 1565 kepulauan ini dijajah oleh Spanyol. Nama Filipina diberikan
menurut nama Raja Spanyol pada waktu itu, Philipe II. Megelhaens meninggal dunia di
kepulauan ini. Pada tanggal 12 Juni 1898 Emilio Aguinaldo memproklamasikan kemerdekaan Filipina, yaitu pada saat negara Spanyol kalah perang dengan Amerika Serikat. Namun ternyata Filipina jauh dari arti merdeka yang sebenarnya, karena kemudian Amerika Serikat menguasai Filipina pada tahun 1902. Istana Kepresidenan Filipina adalah Malacanang (baca: Malakanyang). Sejak tahun 1902 Filipina berada di bawah kekuasaan Amerika Serikat sampai memperoleh kemerdekaannya lagi pada tanggal 4 Juli 1946. Sekarang, hari kemerdekaan diperingati setiap tanggal 12 Juni, sedangkan tanggal 4 Juli diperingati sebagai hari Persahabatan Filipina-Amerika (Philippies-American Friendship Day).
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Filipina secara astronomis terletak antara 4OLU-19OLU dan 117OBT-126OBT. Karena
letak lintangnya itu Filipina sering dilanda taifun (baca: tropis). Filipina terdiri dari 7.107
buah pulau. Pulau yang didiami manusia baru sekitar 1.000 buah pulau saja. Luas
wilayahnya adalah 400.440 km2 Pulau-pulau yang agak besar adalah Pulau Luzon, Mindoro, Samar, Panay, Negros, Palawan, Leyle, Mindanau, Masbate, Cebu, dan Bohol. Dua pulau yang terbesar adalah Pulau Luzon di ujung utara dan Pulau Mindanau di ujung selatan. Manila sebagai ibu kota negara Filipina terletak di Pulau Luzon. Batas wilayah negara.
Sebelah utara : berbatasan dengan Samudera Pasifik
Sebelah selatan : berbatasan dengan Laut Sulawesi
Sebelah barat : berbatasan dengan Laut Cina Selatan
Sebelah timur : berbatasan dengan Samudera Pasifik
2) Iklim
Filipina beriklim muson tropis dengan suhu rata-rata 25OC. Pada bulan November
sampai dengan Maret, Filipina bagian timur mengalami musim penghujan. Hujan ini
dibawa oleh angin muson timur laut. Pada bulan Juni sampai Oktober, Filipina mengalami
musim kemarau.
3) Bentang Alam
Filipina mempunyai banyak gunung api, di antaranya Gunung Mayon dan Gunung
Pinatubo yang berada di Pulau Luzon, pada bulan Juni 1991 meletus dengan dahsyat.
Sungai-sungai di Filipina terdapat di lembah-lembah, yang termasuk sungai utama seperti:
Sungai Agno di Pulau Luzon, Sungai Agusan di Pulau Mindanau. Adapun danau di Filipina
adalah Danau Laguna, Danau Bay (yang terbesar), Danau Mainit di Pulau Mindanau. Penduduk
Pada tahun 2003, jumlah penduduk Filipina sebesar 81,6 juta jiwa, dengan pertumbuhan
2,2% tiap tahun, dengan kepadatan penduduk 293 jiwa/km2. Angka kelahiran 33 dan angka
kematian 7. Pendapatan per kapita (pada tahun 2004) sebesar $4770. Ragam etinis yang
terdapat di Filipina yaitu orang-orang Mestis, Negrito, keturunan Cina dan orang-orang
Amerika, serta orang Moro. Bahasa nasional yang digunakan penduduk Filipina adalah bahasa Tagalog. Namun bahasa Inggris dan bahasa Spanyol masih banyak digunakan di kalangan pemerintahan dan perdagangan karena Filipina pernah dijajah cukup lama oleh bangsa Spanyol dan Amerika Serikat. Bermacam-macam agama yang hidup di kalangan masyarakat Filipina, antara lain: agama Katholik Roma yang dianut oleh 90% dari penduduk Filipina, sisanya adalah agama Kristen dan Islam.
Nama internasional : Republic of The Philippines
Luas wilayah : ± 330.324 km2
Ibu kota : Manila
Bentuk pemerintahan : Republik
Hari kemerdekaan : 12 Juni 1898
Kepala negara : Presiden
Lagu kebangsaan : Lupang Hirirang
Bahasa : Inggris dan Tagalog
Mata uang : Peso Filipina (PHP)
Agama mayoritas penduduk : Katolik (90%)
Bandar udara internasional : Ninoy Aquino Internasional Airport Perusahaan penerbangan : Philippines Airline (PAL)
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan Negara Filipina
Negeri ini pada tahun 1521 ditemukan oleh seorang Spanyol bernama Magelhaens,
tetapi baru pada tahun 1565 kepulauan ini dijajah oleh Spanyol. Nama Filipina diberikan
menurut nama Raja Spanyol pada waktu itu, Philipe II. Megelhaens meninggal dunia di
kepulauan ini. Pada tanggal 12 Juni 1898 Emilio Aguinaldo memproklamasikan kemerdekaan Filipina, yaitu pada saat negara Spanyol kalah perang dengan Amerika Serikat. Namun ternyata Filipina jauh dari arti merdeka yang sebenarnya, karena kemudian Amerika Serikat menguasai Filipina pada tahun 1902. Istana Kepresidenan Filipina adalah Malacanang (baca: Malakanyang). Sejak tahun 1902 Filipina berada di bawah kekuasaan Amerika Serikat sampai memperoleh kemerdekaannya lagi pada tanggal 4 Juli 1946. Sekarang, hari kemerdekaan diperingati setiap tanggal 12 Juni, sedangkan tanggal 4 Juli diperingati sebagai hari Persahabatan Filipina-Amerika (Philippies-American Friendship Day).
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Filipina secara astronomis terletak antara 4OLU-19OLU dan 117OBT-126OBT. Karena
letak lintangnya itu Filipina sering dilanda taifun (baca: tropis). Filipina terdiri dari 7.107
buah pulau. Pulau yang didiami manusia baru sekitar 1.000 buah pulau saja. Luas
wilayahnya adalah 400.440 km2 Pulau-pulau yang agak besar adalah Pulau Luzon, Mindoro, Samar, Panay, Negros, Palawan, Leyle, Mindanau, Masbate, Cebu, dan Bohol. Dua pulau yang terbesar adalah Pulau Luzon di ujung utara dan Pulau Mindanau di ujung selatan. Manila sebagai ibu kota negara Filipina terletak di Pulau Luzon. Batas wilayah negara.
Sebelah utara : berbatasan dengan Samudera Pasifik
Sebelah selatan : berbatasan dengan Laut Sulawesi
Sebelah barat : berbatasan dengan Laut Cina Selatan
Sebelah timur : berbatasan dengan Samudera Pasifik
2) Iklim
Filipina beriklim muson tropis dengan suhu rata-rata 25OC. Pada bulan November
sampai dengan Maret, Filipina bagian timur mengalami musim penghujan. Hujan ini
dibawa oleh angin muson timur laut. Pada bulan Juni sampai Oktober, Filipina mengalami
musim kemarau.
3) Bentang Alam
Filipina mempunyai banyak gunung api, di antaranya Gunung Mayon dan Gunung
Pinatubo yang berada di Pulau Luzon, pada bulan Juni 1991 meletus dengan dahsyat.
Sungai-sungai di Filipina terdapat di lembah-lembah, yang termasuk sungai utama seperti:
Sungai Agno di Pulau Luzon, Sungai Agusan di Pulau Mindanau. Adapun danau di Filipina
adalah Danau Laguna, Danau Bay (yang terbesar), Danau Mainit di Pulau Mindanau. Penduduk
Pada tahun 2003, jumlah penduduk Filipina sebesar 81,6 juta jiwa, dengan pertumbuhan
2,2% tiap tahun, dengan kepadatan penduduk 293 jiwa/km2. Angka kelahiran 33 dan angka
kematian 7. Pendapatan per kapita (pada tahun 2004) sebesar $4770. Ragam etinis yang
terdapat di Filipina yaitu orang-orang Mestis, Negrito, keturunan Cina dan orang-orang
Amerika, serta orang Moro. Bahasa nasional yang digunakan penduduk Filipina adalah bahasa Tagalog. Namun bahasa Inggris dan bahasa Spanyol masih banyak digunakan di kalangan pemerintahan dan perdagangan karena Filipina pernah dijajah cukup lama oleh bangsa Spanyol dan Amerika Serikat. Bermacam-macam agama yang hidup di kalangan masyarakat Filipina, antara lain: agama Katholik Roma yang dianut oleh 90% dari penduduk Filipina, sisanya adalah agama Kristen dan Islam.
Perekonomian
1) Sektor Pertanian
Hasil pertanian di negara Filipina antara lain berupa: padi, jagung,tebu, tembakau,
dan kelapa.
2) Sektor Pertambangan
Usaha pertambangan yang diusahakan antara lain pertambangan krom, tembaga, emas
dan perak, bijih besi, serta minyak bumi.
3) Sektor Industri
Perindustrian di Filipina juga belum berkembang pesat. Daerah industri yang terkenal
ialah Bataan. Daerah Bataan merupakan kompleks industri yang mengolah bahan setengah
jadi.
4) Sektor Perdagangan
Ekspor utama Filipina adalah kopra, serat manila, tebu (gula), peralatan elektronik, buah-buahan, sayu-mayur, hasil hutan, dan produk mineral. Impornya adalah minyak mentah, mesin-mesin, gandum, dan lain-lain. Mitra dagang utamanya yaitu Amerika Serikat, Jepang, dan Malaysia.
5) Sektor Kehutanan
Secara keseluruhan, 40% daratan negara Filipina tertutup oleh hutan, khususnya di pegunungan. Tumbuhannya sejenis dengan tumbuhan di Kalimantan misalnya mahoni, pinus, juga terdapat kelapa dan bakau di daerah pantai.
6) Sektor Perhubungan
Di Pulau Luzon dan Pulau Mindanau dibangun jalan raya untuk menghubungkan
kota yang satu dengan kota lainnya. Untuk perhubungan antarpulau dikembangkan perhubungan laut. Pelabuhan laut yang utama adalah Manila di Luzon, Cebu di Pulau Cebu, dan Davao di Pulau Mindanau. Bandar internasionalnya terletak di Manila di Pulau Luzon.
7) Sektor Pariwisata
Objek wisata yang terkenal di Filipina antara lain Intramuros (kota peninggalan sejarah Spanyol), goa-goa, taman karang, kota peninggalan Magelhaens, pasar barter di Zamboanga,
Danau Taal dan wisata pegunungan yang indah sejuk terdapat di Baguio.
Hubungan Bilateral Filipina dengan Indonesia
Hubungan bilateral antara Filipina dan Indonesia meliputi hubungan diplomatik dan perdagangan.
Hubungan Filipina dan Indonesia dalam Skala Regional
1) Indonesia dan Filipina menjadi negara anggota ASEAN, baik terikat hubungan di
bidang politik, ekonomi, serta sosial budaya.
2) Indonesia dan Filipina sama-sama aktif dalam kegiatan SEA Games.
Kerja Sama Filipina dan Indonesia dalam Skala Internasional
Filipina dan Indonesia menjalin kerja sama melalui wadah PBB. Sebelumnya Filipina
pernah berperan serta pula dalam Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung.
7. Myanmar (Burma)
1) Sektor Pertanian
Hasil pertanian di negara Filipina antara lain berupa: padi, jagung,tebu, tembakau,
dan kelapa.
2) Sektor Pertambangan
Usaha pertambangan yang diusahakan antara lain pertambangan krom, tembaga, emas
dan perak, bijih besi, serta minyak bumi.
3) Sektor Industri
Perindustrian di Filipina juga belum berkembang pesat. Daerah industri yang terkenal
ialah Bataan. Daerah Bataan merupakan kompleks industri yang mengolah bahan setengah
jadi.
4) Sektor Perdagangan
Ekspor utama Filipina adalah kopra, serat manila, tebu (gula), peralatan elektronik, buah-buahan, sayu-mayur, hasil hutan, dan produk mineral. Impornya adalah minyak mentah, mesin-mesin, gandum, dan lain-lain. Mitra dagang utamanya yaitu Amerika Serikat, Jepang, dan Malaysia.
5) Sektor Kehutanan
Secara keseluruhan, 40% daratan negara Filipina tertutup oleh hutan, khususnya di pegunungan. Tumbuhannya sejenis dengan tumbuhan di Kalimantan misalnya mahoni, pinus, juga terdapat kelapa dan bakau di daerah pantai.
6) Sektor Perhubungan
Di Pulau Luzon dan Pulau Mindanau dibangun jalan raya untuk menghubungkan
kota yang satu dengan kota lainnya. Untuk perhubungan antarpulau dikembangkan perhubungan laut. Pelabuhan laut yang utama adalah Manila di Luzon, Cebu di Pulau Cebu, dan Davao di Pulau Mindanau. Bandar internasionalnya terletak di Manila di Pulau Luzon.
7) Sektor Pariwisata
Objek wisata yang terkenal di Filipina antara lain Intramuros (kota peninggalan sejarah Spanyol), goa-goa, taman karang, kota peninggalan Magelhaens, pasar barter di Zamboanga,
Danau Taal dan wisata pegunungan yang indah sejuk terdapat di Baguio.
Hubungan Bilateral Filipina dengan Indonesia
Hubungan bilateral antara Filipina dan Indonesia meliputi hubungan diplomatik dan perdagangan.
Hubungan Filipina dan Indonesia dalam Skala Regional
1) Indonesia dan Filipina menjadi negara anggota ASEAN, baik terikat hubungan di
bidang politik, ekonomi, serta sosial budaya.
2) Indonesia dan Filipina sama-sama aktif dalam kegiatan SEA Games.
Kerja Sama Filipina dan Indonesia dalam Skala Internasional
Filipina dan Indonesia menjalin kerja sama melalui wadah PBB. Sebelumnya Filipina
pernah berperan serta pula dalam Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung.
7. Myanmar (Burma)
Profil Negara
Nama internasional : Republik Kesatuan Sosialis Burma
Luas wilayah : ± 678.500 km2
Ibu kota : Pyinmana (Yangoon)
Bentuk pemerintahan : Republik Perlementer
Hari kemerdekaan : 14 Januari 1949
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa resmi : Bahasa Burma
Mata uang : Kyat (MMK)
Agama mayoritas penduduk : Buddha (90%)
Lagu kebangsaan : Bya Majay Bma
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan Negara Myanmar
Myanmar merupakan negara sosialis di Asia Tenggara dengan ibu kota Yangoon.
Pemerintahannya berbentuk republik. Kepala negaranya seorang presiden dan kepala
pemerintahannya perdana menteri. Luas negara Myanmar 678.500 km2. Jabatan lain untuk perdana menteri adalah Ketua Dewan menteri, sedangkan presiden sekaligus menjabat sebagai Ketua Dewan Negara. Badan legislatif di Myanmar dinamakan Majelis Rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat dengan masa jabatan selama 4 tahun. Myanmar merupakan nama baru dari negara Burma yang digunakan sejak tanggal 12 Juni 1989. Nama resmi Myanmar adalah Pyidaungzu Socialist Thamada Myanmar Nuinggandaw (Republik Kesatuan Sosialis Burma). Sepanjang sejarahnya, Myanmar yang merupakan bekas jajahan Inggris senantiasa dalam percaturan politik internasional menerapkan politik netralis ketat, bahkan cenderung ke arah mengisolasi diri.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Secara astronomis Myanmar terletak antara 9O58’LU-28O29’LU dan 92O11’BT 101O10’BT.
Luas wilayah Myanmar ialah 678.500 km2, dengan batas-batas negara sebagai berikut.
a) Sebelah utara berbatasan dengan negara India dan Cina
b) Sebelah selatan berbatasan dengan Laut Andaman dan Teluk Benggala
c) Sebelah timur berbatasan dengan Cina, Laos, dan Thailand
d) Sebelah barat berbatasan dengan Bangladesh dan India.
2) Iklim
Myanmar beriklim tropis dan suhunya rata-rata 27OC. Ada tiga musim yang menonjol,
yaitu musin hujan, musim kemarau yang sejuk, dan musim kemarau yang panas.
3) Bentang Alam
Myanmar banyak dilalui beberapa rangkaian pegunungan, yaitu Daerah Pegunungan
Barat yang membentang dari utara ke selatan sampai sejauh Tanjung Negrais, pegunungan
di bagian ini mempunyai ketinggian rata-rata 3.000 meter. Sebagian besar wilayah Myanmar berupa dataran tinggi dan pegunungan yang merupakan bagian dari deretan Pegunungan Mediterania. Gunung yang tinggi di bagian ini adalah Gunung Saramati (3.826 m). Di sebelah barat Pegunungan Arakan Yoma, di sepanjang Teluk Benggala terdapat jalur lahan sempit yang dialiri sungai yang bermata air dari Pegunungan Arakan. Wilayah ini merupakan lahan untuk pertanian. Bagian timur terdiri atas Dataran Tinggi Shan yang berbentuk huruf V memanjang ke selatan menuju rangkaian Pegunungan Dawna dan Pegunungan Tenasserim. Dataran tinggi dan pegunungan ini merupakan perbatasan antara Myanmar dan Thailand.
Di antara deretan pegunungan bagian barat dan timur terdapat dataran rendah alluvial yang membentang dari daerah lembah Sungai Irawadi dan lembah Sungai Sittang sampai ke daratan pedalaman Mandalay. Separoh wilayah Myanmar terletak di lembah Sungai Irawadi dan cabang-cabangnya. Pegunungan utara merupakan sumber mata air dari Sungai Irawadi dan Sungai Chindwin (anak sungai Irawadi). Sungai Irawadi adalah sungai yang terpanjang dan terbesar di Myanmar. Pada muara Sungai Irawadi tepatnya di pantai Laut Andaman terdapat Delta Irawadi.
Penduduk
Pada tahun 2003 penduduk Myanmar berjumlah 49,4 juta jiwa. Kepadatan penduduknya 73 jiwa per km2, angka pertumbuhan penduduk 1,6%. Penduduk Myanmar terdiri atas beberapa etnis. Kelompok terbesar adalah orang Burma keturunan Tibet dan orang Burma yang mewarisi peradaban bangsa-bangsa Pyus dan Monyang yang jumlahnya sekitar 69% dari penduduk Myanmar. Suku bangsa yang lain adalah Shan 98,5%), Karen (6,2%), Rakhin (4,5%), Mon (2,4%), Cina (2,2%), dan Kachin (1,4%). Agama penduduk, meliputi Budha (89,4%), Kristen (4,9%), Islam (3,8%), Hindu (0,5%), kepercayaan suku (1,1%); lain-lain (0,3%). Mata pencaharian utama penduduk adalah bercocok tanam. Bahasa resmi yang
digunakan adalah Burma yang berkaitan dengan bahasa Tibet. Sebagian penduduknya
menggunakan bahasa Inggris, sedangkan penduduk yang tinggal di bukit memiliki bahasa sendiri. Satuan mata uangnya Kyat.
Perekonomian
1) Sektor Pertanian
Myanmar merupakan negara agraris dengan hasil pertanian utamanya adalah padi. Hasil pertanian lainnya adalah teh, dihasilkan di Plato Shan, tembakau di bagian utara, tebu di lembah Sungai Sittang, dan sayur-mayur di daerah Pantai Arakan Yoma. Daerah kering menghasilkan gandum, jagung, kapas, dan wijen.
2) Sektor Pertambangan
Hasil tambang Myanmar yaitu minyak tanah, seng, timah, nikel, emas, dan uranium. Ladang minyak bumi terdapat di Chaok dan Yenangyaong adalah tungsten, antemen, air raksa, batu bara, perak, mangan, dan gas alam di Chaok.
3) Sektor Kehutanan
Lebih dari 70% wilayah Myanmar tertutup oleh hutan. Hasil dari kehutanan berupa kayu jati dan kayu besi.
4) Sektor Perdagangan
Ekspor terpenting yaitu beras, kayu, dan barang logam. Impornya berupa mesin-mesin, alat-alat tarnsportasi, barang logam, kertas, pupuk, dan obat-obatan.
5) Sektor Perindustrian
Kegiatan perindustrian di Myanmar semuanya dikendalikan oleh pemerintah. Hasil
industri terutama industri pengolahan hasil pertanian, hasil hutan, mineral, pembuatan
minyak bumi, pengawetan ikan, dan tekstil.
6) Sektor Perhubungan
Pelabuhan yang terbesar di Myanmar terdapat di Yangoon, kota pelabuhan lain yaitu
Moulmein. Angkutan masih terbatas pada angkutan sungai, sedangkan jalan darat selalu terus dibangun. Sungai yang mempunyai peranan sangat penting yaitu Sungai Irawadi, Sungai Chindwin, dan Sungai Sittang. Untuk mengangkut kayu dari hutan, penduduk banyak memanfaatkan tenaga gajah.
Hubungan Bilateral Myanmar dan Indonesia
Hubungan bilateral antara Myanmar dan Indonesia meliputi hubungan diplomatik
dan perdagangan.
Kerja Sama Myanmar dan Indonesia dalam Skala Regional
1) Indonesia dan Myanmar menjadi negara anggota ASEAN, baik di bidang poltiik,
ekonomi, dan sosial budaya saling bekerja sama dan saling menguntungkan.
2) Indonesia dan Myanmar sama-sama aktif dalam kegiatan SEA GAMES.
Kerja Sama Myanmar dan Indonesia dalam Skala Internasional
Indonesia dan Myanmar sama-sama anggota PBB, dan pernah sama-sama menjadi
anggota Dewan Keamanan (tidak tetap), yang ikut aktif memelihara dan menciptakan
perdamaian di kawasan Asia Tenggara dan dunia.
Nama internasional : Republik Kesatuan Sosialis Burma
Luas wilayah : ± 678.500 km2
Ibu kota : Pyinmana (Yangoon)
Bentuk pemerintahan : Republik Perlementer
Hari kemerdekaan : 14 Januari 1949
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa resmi : Bahasa Burma
Mata uang : Kyat (MMK)
Agama mayoritas penduduk : Buddha (90%)
Lagu kebangsaan : Bya Majay Bma
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan Negara Myanmar
Myanmar merupakan negara sosialis di Asia Tenggara dengan ibu kota Yangoon.
Pemerintahannya berbentuk republik. Kepala negaranya seorang presiden dan kepala
pemerintahannya perdana menteri. Luas negara Myanmar 678.500 km2. Jabatan lain untuk perdana menteri adalah Ketua Dewan menteri, sedangkan presiden sekaligus menjabat sebagai Ketua Dewan Negara. Badan legislatif di Myanmar dinamakan Majelis Rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat dengan masa jabatan selama 4 tahun. Myanmar merupakan nama baru dari negara Burma yang digunakan sejak tanggal 12 Juni 1989. Nama resmi Myanmar adalah Pyidaungzu Socialist Thamada Myanmar Nuinggandaw (Republik Kesatuan Sosialis Burma). Sepanjang sejarahnya, Myanmar yang merupakan bekas jajahan Inggris senantiasa dalam percaturan politik internasional menerapkan politik netralis ketat, bahkan cenderung ke arah mengisolasi diri.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Secara astronomis Myanmar terletak antara 9O58’LU-28O29’LU dan 92O11’BT 101O10’BT.
Luas wilayah Myanmar ialah 678.500 km2, dengan batas-batas negara sebagai berikut.
a) Sebelah utara berbatasan dengan negara India dan Cina
b) Sebelah selatan berbatasan dengan Laut Andaman dan Teluk Benggala
c) Sebelah timur berbatasan dengan Cina, Laos, dan Thailand
d) Sebelah barat berbatasan dengan Bangladesh dan India.
2) Iklim
Myanmar beriklim tropis dan suhunya rata-rata 27OC. Ada tiga musim yang menonjol,
yaitu musin hujan, musim kemarau yang sejuk, dan musim kemarau yang panas.
3) Bentang Alam
Myanmar banyak dilalui beberapa rangkaian pegunungan, yaitu Daerah Pegunungan
Barat yang membentang dari utara ke selatan sampai sejauh Tanjung Negrais, pegunungan
di bagian ini mempunyai ketinggian rata-rata 3.000 meter. Sebagian besar wilayah Myanmar berupa dataran tinggi dan pegunungan yang merupakan bagian dari deretan Pegunungan Mediterania. Gunung yang tinggi di bagian ini adalah Gunung Saramati (3.826 m). Di sebelah barat Pegunungan Arakan Yoma, di sepanjang Teluk Benggala terdapat jalur lahan sempit yang dialiri sungai yang bermata air dari Pegunungan Arakan. Wilayah ini merupakan lahan untuk pertanian. Bagian timur terdiri atas Dataran Tinggi Shan yang berbentuk huruf V memanjang ke selatan menuju rangkaian Pegunungan Dawna dan Pegunungan Tenasserim. Dataran tinggi dan pegunungan ini merupakan perbatasan antara Myanmar dan Thailand.
Di antara deretan pegunungan bagian barat dan timur terdapat dataran rendah alluvial yang membentang dari daerah lembah Sungai Irawadi dan lembah Sungai Sittang sampai ke daratan pedalaman Mandalay. Separoh wilayah Myanmar terletak di lembah Sungai Irawadi dan cabang-cabangnya. Pegunungan utara merupakan sumber mata air dari Sungai Irawadi dan Sungai Chindwin (anak sungai Irawadi). Sungai Irawadi adalah sungai yang terpanjang dan terbesar di Myanmar. Pada muara Sungai Irawadi tepatnya di pantai Laut Andaman terdapat Delta Irawadi.
Penduduk
Pada tahun 2003 penduduk Myanmar berjumlah 49,4 juta jiwa. Kepadatan penduduknya 73 jiwa per km2, angka pertumbuhan penduduk 1,6%. Penduduk Myanmar terdiri atas beberapa etnis. Kelompok terbesar adalah orang Burma keturunan Tibet dan orang Burma yang mewarisi peradaban bangsa-bangsa Pyus dan Monyang yang jumlahnya sekitar 69% dari penduduk Myanmar. Suku bangsa yang lain adalah Shan 98,5%), Karen (6,2%), Rakhin (4,5%), Mon (2,4%), Cina (2,2%), dan Kachin (1,4%). Agama penduduk, meliputi Budha (89,4%), Kristen (4,9%), Islam (3,8%), Hindu (0,5%), kepercayaan suku (1,1%); lain-lain (0,3%). Mata pencaharian utama penduduk adalah bercocok tanam. Bahasa resmi yang
digunakan adalah Burma yang berkaitan dengan bahasa Tibet. Sebagian penduduknya
menggunakan bahasa Inggris, sedangkan penduduk yang tinggal di bukit memiliki bahasa sendiri. Satuan mata uangnya Kyat.
Perekonomian
1) Sektor Pertanian
Myanmar merupakan negara agraris dengan hasil pertanian utamanya adalah padi. Hasil pertanian lainnya adalah teh, dihasilkan di Plato Shan, tembakau di bagian utara, tebu di lembah Sungai Sittang, dan sayur-mayur di daerah Pantai Arakan Yoma. Daerah kering menghasilkan gandum, jagung, kapas, dan wijen.
2) Sektor Pertambangan
Hasil tambang Myanmar yaitu minyak tanah, seng, timah, nikel, emas, dan uranium. Ladang minyak bumi terdapat di Chaok dan Yenangyaong adalah tungsten, antemen, air raksa, batu bara, perak, mangan, dan gas alam di Chaok.
3) Sektor Kehutanan
Lebih dari 70% wilayah Myanmar tertutup oleh hutan. Hasil dari kehutanan berupa kayu jati dan kayu besi.
4) Sektor Perdagangan
Ekspor terpenting yaitu beras, kayu, dan barang logam. Impornya berupa mesin-mesin, alat-alat tarnsportasi, barang logam, kertas, pupuk, dan obat-obatan.
5) Sektor Perindustrian
Kegiatan perindustrian di Myanmar semuanya dikendalikan oleh pemerintah. Hasil
industri terutama industri pengolahan hasil pertanian, hasil hutan, mineral, pembuatan
minyak bumi, pengawetan ikan, dan tekstil.
6) Sektor Perhubungan
Pelabuhan yang terbesar di Myanmar terdapat di Yangoon, kota pelabuhan lain yaitu
Moulmein. Angkutan masih terbatas pada angkutan sungai, sedangkan jalan darat selalu terus dibangun. Sungai yang mempunyai peranan sangat penting yaitu Sungai Irawadi, Sungai Chindwin, dan Sungai Sittang. Untuk mengangkut kayu dari hutan, penduduk banyak memanfaatkan tenaga gajah.
Hubungan Bilateral Myanmar dan Indonesia
Hubungan bilateral antara Myanmar dan Indonesia meliputi hubungan diplomatik
dan perdagangan.
Kerja Sama Myanmar dan Indonesia dalam Skala Regional
1) Indonesia dan Myanmar menjadi negara anggota ASEAN, baik di bidang poltiik,
ekonomi, dan sosial budaya saling bekerja sama dan saling menguntungkan.
2) Indonesia dan Myanmar sama-sama aktif dalam kegiatan SEA GAMES.
Kerja Sama Myanmar dan Indonesia dalam Skala Internasional
Indonesia dan Myanmar sama-sama anggota PBB, dan pernah sama-sama menjadi
anggota Dewan Keamanan (tidak tetap), yang ikut aktif memelihara dan menciptakan
perdamaian di kawasan Asia Tenggara dan dunia.
8. Brunei Darussalam
Profil Negara
Nama internasional : State of Brunei Darussalam
Luas wilayah : ± 5.765 km2
Ibu kota : Bandar Seri Begawan
Bentuk pemerintahan : Kesultanan (Kerajaan)
Hari kemerdekaan : 1 Januari 1984
Kepala negara dan pemerintahan : Sultan
Bahasa : Melayu
Mata uang : Dolar Brunei
Agama mayoritas penduduk : Islam
Lagu kebangsaan : Allah Peliharalah Sultan
Perusahaan penerbangan : Royal Brunei Airline
Nama internasional : State of Brunei Darussalam
Luas wilayah : ± 5.765 km2
Ibu kota : Bandar Seri Begawan
Bentuk pemerintahan : Kesultanan (Kerajaan)
Hari kemerdekaan : 1 Januari 1984
Kepala negara dan pemerintahan : Sultan
Bahasa : Melayu
Mata uang : Dolar Brunei
Agama mayoritas penduduk : Islam
Lagu kebangsaan : Allah Peliharalah Sultan
Perusahaan penerbangan : Royal Brunei Airline
Sejarah dan Pemerintahan Negara Brunei Darussalam
Nama resmi negara ini adalah negara Brunei Darussalam. Negeri ini sebelum merdeka
merupakan negara protektorat (perwakilan) Inggris sejak tahun 1888. Bentuk perwakilan ini ditunjukkan pada tahun 1906, saat Brunei menerima kehadiran resident Inggris yang pertama. Resident ini merupakan wakil pemerintah Inggris di Brunei. Tugasnya yaitu memberi nasihat kepada Sultan Brunei dalam segala bidaang kecuali masalah bea cukai dan agama.
Tahun 1959, Brunei merupakan negara yang berpemerintahan sendiri, namun urusan
luar negeri, keamanan dan pertahanan menjadi tanggung jawab Inggris. Secara resmi Brunei merdeka dan berdaulat penuh mulai tanggal 1 Januari 1984, namun perayaan proklamasinya diselenggarakan tanggal 23 Februari 1984, karena itu tanggal 23 Februari dijadikan sebagai hari nasional negara Brunei Darussalam.
Sistem pemerintahannya adalah kerajaan yang bersendikan pada ajaran Islam, dengan
kekuasaan pemerintahan tertinggi berada di tangan sultan. Kepala negara dan pemerintahan pada awal kemerdekaan sepenuhnya yaitu Sir Muda Hassanal Bolkiah Mu’izzadin Waddaulah, Sultan Darussalam. Ibu kotanya Bandar Seri Begawan.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Brunei Darussalam terletak di Pantai Kalimantan Barat Laut, hanya berbatasan dengan satu negara saja, yaitu Malaysia, di negara bagian Serawak, atau terletak antara 4O2’LU–
5O3’LU dan 114O5’BT-115O22’BT. Keseluruhan pantai menghadap laut Cina Selatan yang panjangnya sekitar 161 km. Serawak membagi Brunei menjadi dua bagian yaitu bagian barat dan bagian timur. Negara Brunei Darusalam terbagi atas dua bagian, yaitu bagian barat dan bagian timur.
Bagian barat terdiri atas 3 daerah yaitu daerah Tutong, Belait, dan Brunei, sedangkan bagian timurnya adalah daerah Temburong. Luas wilayah seluruhnya adalah 5,765 km2, hampir sama dengan luas Pulau Bali di Indonesia (5.561 km2).
Brunei mempunyai batas sebagai berikut.
a) Sebelah utara berbatasan dengan Laut Cina Selatan
b) Sebelah timur berbatasan dengan Sabah, Malaysia
c) Sebelah barat berbatasan dengan Serawak, Malaysia
Nama resmi negara ini adalah negara Brunei Darussalam. Negeri ini sebelum merdeka
merupakan negara protektorat (perwakilan) Inggris sejak tahun 1888. Bentuk perwakilan ini ditunjukkan pada tahun 1906, saat Brunei menerima kehadiran resident Inggris yang pertama. Resident ini merupakan wakil pemerintah Inggris di Brunei. Tugasnya yaitu memberi nasihat kepada Sultan Brunei dalam segala bidaang kecuali masalah bea cukai dan agama.
Tahun 1959, Brunei merupakan negara yang berpemerintahan sendiri, namun urusan
luar negeri, keamanan dan pertahanan menjadi tanggung jawab Inggris. Secara resmi Brunei merdeka dan berdaulat penuh mulai tanggal 1 Januari 1984, namun perayaan proklamasinya diselenggarakan tanggal 23 Februari 1984, karena itu tanggal 23 Februari dijadikan sebagai hari nasional negara Brunei Darussalam.
Sistem pemerintahannya adalah kerajaan yang bersendikan pada ajaran Islam, dengan
kekuasaan pemerintahan tertinggi berada di tangan sultan. Kepala negara dan pemerintahan pada awal kemerdekaan sepenuhnya yaitu Sir Muda Hassanal Bolkiah Mu’izzadin Waddaulah, Sultan Darussalam. Ibu kotanya Bandar Seri Begawan.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Brunei Darussalam terletak di Pantai Kalimantan Barat Laut, hanya berbatasan dengan satu negara saja, yaitu Malaysia, di negara bagian Serawak, atau terletak antara 4O2’LU–
5O3’LU dan 114O5’BT-115O22’BT. Keseluruhan pantai menghadap laut Cina Selatan yang panjangnya sekitar 161 km. Serawak membagi Brunei menjadi dua bagian yaitu bagian barat dan bagian timur. Negara Brunei Darusalam terbagi atas dua bagian, yaitu bagian barat dan bagian timur.
Bagian barat terdiri atas 3 daerah yaitu daerah Tutong, Belait, dan Brunei, sedangkan bagian timurnya adalah daerah Temburong. Luas wilayah seluruhnya adalah 5,765 km2, hampir sama dengan luas Pulau Bali di Indonesia (5.561 km2).
Brunei mempunyai batas sebagai berikut.
a) Sebelah utara berbatasan dengan Laut Cina Selatan
b) Sebelah timur berbatasan dengan Sabah, Malaysia
c) Sebelah barat berbatasan dengan Serawak, Malaysia
2) Iklim
Keadaan iklim Brunei dipengaruhi oleh iklim tropis yang lembab dengan suhu ratarata tahunan 27,8OC. Hujan turun pada bulan Mei hingga Desember. Musim kemarau terjadi pada bulan Januari sampai dengan April.
3) Bentang Alam
a) Relief
Di bagian barat sebagian besar reliefnya merupakan dataran rendah. Di bagian
timur lebih tinggi daripada bagian barat (1.000-1.500m). Tanahnya berbukit-bukit. Di
ujung selatan daerah Temburong terdapat Bukit Pagon yang tingginya 1.850 m. Daerah ini merupakan lereng Pegunungan Crocker. Di bagian utara Pantai utara daerahnya relatif datar dengan Teluk Bruneinya. Di sebelah barat terletak ibu kota Brunei, Bandar Seri Begawan.
b) Sungai
Di Brunei Timur hanya mengalir satu sungai yaitu Sungai Temburong. Sungaisungai
di Brunei sebagian besar berfungsi sebagai alat perhubungan, lebih-lebih di
daerah yang sukar dibangun jalan. Di Brunei Barat mengalir tiga sungai, yaitu : Sungai Belait, Sungai Tutong, dan Sungai Brunei.
c) Sumber Daya Alam
Brunei Darussalam memiliki sumber daya alam yang utama berupa minyak.
Ladang minyak merupakan cadangan minyak terbanyak di Asia Tenggara. Ladang
minyak di lepas pantai terdapat di Kuala Belait, Ampar, dan Jerudong. Di Brunei sendiri belum ada kilang penyulingan minyak. Sebagian besar minyak mentah dialirkan melalui pipa-pipa ke Miri dan Lutong di Serawak untuk disuling.
Penduduk
Penduduk Brunei pada tahun 2003 berjumlah 400.000 jiwa dengan pertumbuhan
penduduknya 1,9%, dan kepadatan penduduknya 63 jiwa per km2. Pertumbuhan penduduk di negara ini rata-rata 2,0% setahun. Pada umumnya penduduk bertempat tinggal di kotakota sepanjang pantai Laut Cina Selatan. Mereka terdiri atas orang Melayu sebanyak 50%, Cina sebanyak 18%, orang Kedayan yang diperkirakan berasal dari Jawa dan Sumatera sebanyak 16%, sisanya adalah orang Kedayan dan orang Dayak. Bahasa resmi penduduk Brunei adalah bahasa Melayu. Agama resminya adalah agama Islam.
Perekonomian
1. Sektor pertanian menghasilkan padi, jagung, kelapa, dan sagu.
2. Sektor perkebunan menghasilkan karet, kelapa sawit, dan lada.
3. Sektor pertambangan menghasilkan minyak dan gas bumi.
Sumber ekonomi utamanya diperoleh dari sektor minyak dan gas bumi, yaitu mencapai 76% dari pendapatan negara. Minyak bumi merupakan komoditi ekspor tertinggi yaitu 99% dari seluruh ekspor Brunei.
4. Sektor Perhubungan
Untuk perhubungan dibangun transportasi melalui darat, laut, dan udara. Jaringan
jalan raya masih terbatas (1.250 km) dan jalan kereta api hanya sepanjang 10 km. Untuk menghubungkan dengan luar negeri dibangun bandar udara internasional Bandar Seri Begawan dan Pelabuhan Samudra di muara Sungai Brunei.
5. Sektor Perdagangan
Ekspor Brunei berupa minyak bumi dan gas alam, kayu serta karet. Negeri ini
mengimpor 80% bahan makanan, tekstil, mesin-mesin pertanian dan alat transportasi dari negara lain. Karena itu, dalam jangka panjang Brunei akan berusaha dapat melakukan swasembada pangan..
6. Sektor Kehutanan
Hasil hutan yang bisa diandalkan Brunei adalah kayu, rotan, cengal, dan damar.
Hubungan Bilateral antara Brunei dengan Indonesia
Hubungan bilateral antara Brunei dan Indonesia meliputi hubungan diplomatik,
perdagangan, ketenagakerjaan, serta pendidikan sosial dan budaya.
g. Kerja Sama Brunei dan Indonesia dalam Skala Regional
1) Indonesia dan Brunei sama-sama menjadi negara anggota ASEAN dan saling bekerja sama dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya.
2) Indonesia dan Brunei sama-sama aktif dalam kegiatan SEA Games.
h. Kerja Sama Brunei dan Indonesia dalam Skala Internasional
Antara Indonesia dengan Brunei Darussalam sama-sama aktif dalam kegiatan
Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan PBB.
Keadaan iklim Brunei dipengaruhi oleh iklim tropis yang lembab dengan suhu ratarata tahunan 27,8OC. Hujan turun pada bulan Mei hingga Desember. Musim kemarau terjadi pada bulan Januari sampai dengan April.
3) Bentang Alam
a) Relief
Di bagian barat sebagian besar reliefnya merupakan dataran rendah. Di bagian
timur lebih tinggi daripada bagian barat (1.000-1.500m). Tanahnya berbukit-bukit. Di
ujung selatan daerah Temburong terdapat Bukit Pagon yang tingginya 1.850 m. Daerah ini merupakan lereng Pegunungan Crocker. Di bagian utara Pantai utara daerahnya relatif datar dengan Teluk Bruneinya. Di sebelah barat terletak ibu kota Brunei, Bandar Seri Begawan.
b) Sungai
Di Brunei Timur hanya mengalir satu sungai yaitu Sungai Temburong. Sungaisungai
di Brunei sebagian besar berfungsi sebagai alat perhubungan, lebih-lebih di
daerah yang sukar dibangun jalan. Di Brunei Barat mengalir tiga sungai, yaitu : Sungai Belait, Sungai Tutong, dan Sungai Brunei.
c) Sumber Daya Alam
Brunei Darussalam memiliki sumber daya alam yang utama berupa minyak.
Ladang minyak merupakan cadangan minyak terbanyak di Asia Tenggara. Ladang
minyak di lepas pantai terdapat di Kuala Belait, Ampar, dan Jerudong. Di Brunei sendiri belum ada kilang penyulingan minyak. Sebagian besar minyak mentah dialirkan melalui pipa-pipa ke Miri dan Lutong di Serawak untuk disuling.
Penduduk
Penduduk Brunei pada tahun 2003 berjumlah 400.000 jiwa dengan pertumbuhan
penduduknya 1,9%, dan kepadatan penduduknya 63 jiwa per km2. Pertumbuhan penduduk di negara ini rata-rata 2,0% setahun. Pada umumnya penduduk bertempat tinggal di kotakota sepanjang pantai Laut Cina Selatan. Mereka terdiri atas orang Melayu sebanyak 50%, Cina sebanyak 18%, orang Kedayan yang diperkirakan berasal dari Jawa dan Sumatera sebanyak 16%, sisanya adalah orang Kedayan dan orang Dayak. Bahasa resmi penduduk Brunei adalah bahasa Melayu. Agama resminya adalah agama Islam.
Perekonomian
1. Sektor pertanian menghasilkan padi, jagung, kelapa, dan sagu.
2. Sektor perkebunan menghasilkan karet, kelapa sawit, dan lada.
3. Sektor pertambangan menghasilkan minyak dan gas bumi.
Sumber ekonomi utamanya diperoleh dari sektor minyak dan gas bumi, yaitu mencapai 76% dari pendapatan negara. Minyak bumi merupakan komoditi ekspor tertinggi yaitu 99% dari seluruh ekspor Brunei.
4. Sektor Perhubungan
Untuk perhubungan dibangun transportasi melalui darat, laut, dan udara. Jaringan
jalan raya masih terbatas (1.250 km) dan jalan kereta api hanya sepanjang 10 km. Untuk menghubungkan dengan luar negeri dibangun bandar udara internasional Bandar Seri Begawan dan Pelabuhan Samudra di muara Sungai Brunei.
5. Sektor Perdagangan
Ekspor Brunei berupa minyak bumi dan gas alam, kayu serta karet. Negeri ini
mengimpor 80% bahan makanan, tekstil, mesin-mesin pertanian dan alat transportasi dari negara lain. Karena itu, dalam jangka panjang Brunei akan berusaha dapat melakukan swasembada pangan..
6. Sektor Kehutanan
Hasil hutan yang bisa diandalkan Brunei adalah kayu, rotan, cengal, dan damar.
Hubungan Bilateral antara Brunei dengan Indonesia
Hubungan bilateral antara Brunei dan Indonesia meliputi hubungan diplomatik,
perdagangan, ketenagakerjaan, serta pendidikan sosial dan budaya.
g. Kerja Sama Brunei dan Indonesia dalam Skala Regional
1) Indonesia dan Brunei sama-sama menjadi negara anggota ASEAN dan saling bekerja sama dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya.
2) Indonesia dan Brunei sama-sama aktif dalam kegiatan SEA Games.
h. Kerja Sama Brunei dan Indonesia dalam Skala Internasional
Antara Indonesia dengan Brunei Darussalam sama-sama aktif dalam kegiatan
Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan PBB.
9. Kampuchea/ Kamboja
Profil Negara
Nama internasional : Republik Demokratik of Kampuchea
Luas wilayah : ± 181.035 km2
Ibu kota : Phnom Penh
Bentuk pemerintahan : Konstitusional Demokratik
Hari kemerdekaan : -
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa : Khmer
Mata uang : Riel Campuchea (CR)
Agama mayoritas penduduk : Buddha
Lagu kebangsaan : Nokoreach
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan Negara Kampuchea/Kamboja
Indo Cina yaitu bagian timur jazirah tenggara terdiri atas negara-negara Vientiane,
Kampuchea, dan Laos. Sebelum Perang Dunia II, bagian negara-negara ini menjadi jajahan Perancis. Tetapi perkembangan setelah Perang Dunia II, sebagai akibat perjuangan kemerdekaan dari penduduk di negara-negara ini terbentuk tiga negara, yang masingmasing mempunyai masalahnya sendiri-sendiri sebagai negara. Keadaannya semenjak merdeka benar-benar tidak menguntungkan. Negeri ini selalu dirundung peperangan. Jutaan manusia telah menjadi korban keganasan perang. Republik Rakyat Cina dan Rusia berpengaruh besar pada negara Kampuchea. Pemerintahan Kampuchea menggunakan sistem komunis yang khusus. Partai komunis menggunakan lembaga administrasi publik untuk pemerintahan negara. Partai komunis atau Partai Revolusioner Rakyat Khmer (KPRP) merupakan satu-satunya organisasi politik legal. Sebagai kepala negara adalah presiden dewan negara, sedangkan kepala pemerintahannya adalah ketua dewan menteri atau perdana menteri.
Kampucha resmi berintegrasi dengan ASEAN pada 30 April 1999, dan menjadi negara di kawasan Asia Tenggara yang terakhir bergabung ke dalam ASEAN. Adapun nama resmi pemerintah yang berkuasa sekarang adalah Republik Rakyat Kampuchea yang beribu kota di Phnom Penh.
Keadaan Alam
Letak, Luas, dan Batas
Secara astronomis Kamboja terletak pada 10OLU–15OLU dan 102OBT-108OBT. Luas wilayah Kamboja adalah 181.300 km². Wilayah Kamboja berbatasan dengan negara-negara lain, yaitu:
a) sebelah timur berbatasan dengan Vietnam
b) sebelah barat berbatasan dengan Thailand
c) sebelah utara berbatasan dengan Thailand dan Laos
d) sebelah selatan berbatasan dengan Laut Cina Selatan.
Profil Negara
Nama internasional : Republik Demokratik of Kampuchea
Luas wilayah : ± 181.035 km2
Ibu kota : Phnom Penh
Bentuk pemerintahan : Konstitusional Demokratik
Hari kemerdekaan : -
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa : Khmer
Mata uang : Riel Campuchea (CR)
Agama mayoritas penduduk : Buddha
Lagu kebangsaan : Nokoreach
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan Negara Kampuchea/Kamboja
Indo Cina yaitu bagian timur jazirah tenggara terdiri atas negara-negara Vientiane,
Kampuchea, dan Laos. Sebelum Perang Dunia II, bagian negara-negara ini menjadi jajahan Perancis. Tetapi perkembangan setelah Perang Dunia II, sebagai akibat perjuangan kemerdekaan dari penduduk di negara-negara ini terbentuk tiga negara, yang masingmasing mempunyai masalahnya sendiri-sendiri sebagai negara. Keadaannya semenjak merdeka benar-benar tidak menguntungkan. Negeri ini selalu dirundung peperangan. Jutaan manusia telah menjadi korban keganasan perang. Republik Rakyat Cina dan Rusia berpengaruh besar pada negara Kampuchea. Pemerintahan Kampuchea menggunakan sistem komunis yang khusus. Partai komunis menggunakan lembaga administrasi publik untuk pemerintahan negara. Partai komunis atau Partai Revolusioner Rakyat Khmer (KPRP) merupakan satu-satunya organisasi politik legal. Sebagai kepala negara adalah presiden dewan negara, sedangkan kepala pemerintahannya adalah ketua dewan menteri atau perdana menteri.
Kampucha resmi berintegrasi dengan ASEAN pada 30 April 1999, dan menjadi negara di kawasan Asia Tenggara yang terakhir bergabung ke dalam ASEAN. Adapun nama resmi pemerintah yang berkuasa sekarang adalah Republik Rakyat Kampuchea yang beribu kota di Phnom Penh.
Keadaan Alam
Letak, Luas, dan Batas
Secara astronomis Kamboja terletak pada 10OLU–15OLU dan 102OBT-108OBT. Luas wilayah Kamboja adalah 181.300 km². Wilayah Kamboja berbatasan dengan negara-negara lain, yaitu:
a) sebelah timur berbatasan dengan Vietnam
b) sebelah barat berbatasan dengan Thailand
c) sebelah utara berbatasan dengan Thailand dan Laos
d) sebelah selatan berbatasan dengan Laut Cina Selatan.
Iklim
Kampuchea beriklim tropis dengan musim kemarau (bulan November – Mei)
membawa pengaruh angin musim timur laut. Pada bulan Januari, sebagian besar daerahnya menerima curah hujan kurang dari 50 mm. Pada bulan Juni –Oktober, angin bertiup dari laut. Curah hujan tertinggi di daerah Pegunungan Gajah dan Pegunungan Cardamon, yaitu 2.050 mm per tahun, sedangkan curah hujan terendah terdapat di daerah Dataran Besar Tonle Sap, yaitu 1.525 mm per tahun. Suhu rata-rata tahunan berkisar antara 21OC - 35OC.
3) Bentang Alam
Wilayah Kamboja bagian tengah merupakan dataran rendah alluvial yang disebut
Dataran Besar Tonle Sap. Dataran rendah tersebut dikelilingi oleh rangkaian pegunungan antara lain: Pegunungan Dangrek (Phanom Dang Raek) di sebelah utara, Pegunungan Cardamon di sebelah barat, Plato Batanokini dan Plato Mondol Kini, di sebelah timur. Barisan pegunungan tersebut memiliki ketinggian antara 750-900 m, puncak tertinggi adalah Gunung Phnum Aoral (1.771 m) yang terletak di Pegunungan Cardamon. Sungai utama yang terdapat di Kampuchea adalah Sungai Mekong dengan anak sungainya Sungai Tonle Sap, sungai ini merupakan sungai terpanjang yang mengalir dari negara Laos melewati Kampuchea kemudian memasuki Vietnam.
Penduduk
Pada tahun 2004 jumlah penduduk Kampuchea 13.363.421 jiwa. Mayoritas penduduknya beragama Budha (88,5%); Islam (2,4%); lain-lain (9,2%). Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Khmer, bahasa Perancis, dan Inggris yang digunakan oleh kaum terpelajar. Satuan mata uangnya adalah Riel Kampuchea (KHR). Pendapatan per kapita penduduk pada tahun 2004 sebesar $2.189.
Pertambahan penduduk 2,6% per tahun, dengan kepadatan penduduknya 74 orang/
km2. Kelompok etnis utama di Kampuchea adalah orang Khmer yang mencakup lebih dari 88% penduduk negeri ini dengan mata pencaharian utama bertani. Penduduk lain terdiri atas beberapa kelompok etnis Asia lain, termasuk kelompok Melayu Caham dan sukusuku bangsa primitif, yakni orang Khmer Loeu yang terdiri atas orang Jarai, Rhade, Stieng, Kui, Pear, dan Saoch. Penduduk di Kampuchea, belumlah berkembang dengan baik, mengingat situasi negeri yang belum stabil dari konflik politik yang berkepanjangan. Penduduk yang bebas buta huruf (tahun 2003) baru 45%.
Perekonomian
1) Sektor Pertanian
Kamboja merupakan negara agraris dengan hasil pertanian yang utama adalah padi
di daerah sepanjang Sungai Mekong dan Danai Tonle Sap. Hasil pertanian lainnya adalah jagung, lada, umbi-umbian, sayuran, tembakau, gula, kedelai, dan buah-buahan.
2) Sektor Pertambangan
Sektor pertambangan menghasilkan mineral utama seperti: emas, besi, batu bara, dan
timah.
3) Sektor Perdagangan
Ekspor utama Kampuchea adalah karet, beras, lada, dan kayu, sedangkan impor utama adalah bahan makanan, mesin-mesin, obat-obatan, tekstil, pupuk, peralatan listrik, dan bahan kimis.
4) Sektor Pariwisata
Salah satu daya tarik bagi wisatawan adalah kuil Angkor Wat yang termasuk salah
satu keajaiban dunia, berada di kaki Gunung Dongkrak.
5) Sektor Perhubungan
Kampuchea mempunyai bandara internasional di Pochentong, serta mengandalkan
jaringan kereta api dalam melakukan aktivitas transportasi darat. Untuk transportasi sungai, masih mengandalkan perahu dayung dan ferry.
Hubungan Bilateral antara Kampuchea dan Indonesia
Hubungan bilateral antara Kampuchea dan Indonesia meliputi hubungan diplomatik
dan perdagangan.
Kerja Sama Kampuchea dan Indonesia dalam Skala Regional
Indonesia dan Kampuchea menjadi negara anggota ASEAN, dan telah menjalin kerja
sama dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Selain itu, Indonesia juga ikut berperan dalam usaha menyelesaikan pertikaian di Kamboja melalui Jakarta Informal Meeting (JIM) dan mengirimkan Pasukan Garuda XII pada tahun 1992 di bawah pimpinan UNTAC untuk menjaga perdamaian di Kamboja. Indonesia dan Kampuchea sama-sama aktif dalam kegiatan SEA GAMES dan KAA.
Kampuchea beriklim tropis dengan musim kemarau (bulan November – Mei)
membawa pengaruh angin musim timur laut. Pada bulan Januari, sebagian besar daerahnya menerima curah hujan kurang dari 50 mm. Pada bulan Juni –Oktober, angin bertiup dari laut. Curah hujan tertinggi di daerah Pegunungan Gajah dan Pegunungan Cardamon, yaitu 2.050 mm per tahun, sedangkan curah hujan terendah terdapat di daerah Dataran Besar Tonle Sap, yaitu 1.525 mm per tahun. Suhu rata-rata tahunan berkisar antara 21OC - 35OC.
3) Bentang Alam
Wilayah Kamboja bagian tengah merupakan dataran rendah alluvial yang disebut
Dataran Besar Tonle Sap. Dataran rendah tersebut dikelilingi oleh rangkaian pegunungan antara lain: Pegunungan Dangrek (Phanom Dang Raek) di sebelah utara, Pegunungan Cardamon di sebelah barat, Plato Batanokini dan Plato Mondol Kini, di sebelah timur. Barisan pegunungan tersebut memiliki ketinggian antara 750-900 m, puncak tertinggi adalah Gunung Phnum Aoral (1.771 m) yang terletak di Pegunungan Cardamon. Sungai utama yang terdapat di Kampuchea adalah Sungai Mekong dengan anak sungainya Sungai Tonle Sap, sungai ini merupakan sungai terpanjang yang mengalir dari negara Laos melewati Kampuchea kemudian memasuki Vietnam.
Penduduk
Pada tahun 2004 jumlah penduduk Kampuchea 13.363.421 jiwa. Mayoritas penduduknya beragama Budha (88,5%); Islam (2,4%); lain-lain (9,2%). Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Khmer, bahasa Perancis, dan Inggris yang digunakan oleh kaum terpelajar. Satuan mata uangnya adalah Riel Kampuchea (KHR). Pendapatan per kapita penduduk pada tahun 2004 sebesar $2.189.
Pertambahan penduduk 2,6% per tahun, dengan kepadatan penduduknya 74 orang/
km2. Kelompok etnis utama di Kampuchea adalah orang Khmer yang mencakup lebih dari 88% penduduk negeri ini dengan mata pencaharian utama bertani. Penduduk lain terdiri atas beberapa kelompok etnis Asia lain, termasuk kelompok Melayu Caham dan sukusuku bangsa primitif, yakni orang Khmer Loeu yang terdiri atas orang Jarai, Rhade, Stieng, Kui, Pear, dan Saoch. Penduduk di Kampuchea, belumlah berkembang dengan baik, mengingat situasi negeri yang belum stabil dari konflik politik yang berkepanjangan. Penduduk yang bebas buta huruf (tahun 2003) baru 45%.
Perekonomian
1) Sektor Pertanian
Kamboja merupakan negara agraris dengan hasil pertanian yang utama adalah padi
di daerah sepanjang Sungai Mekong dan Danai Tonle Sap. Hasil pertanian lainnya adalah jagung, lada, umbi-umbian, sayuran, tembakau, gula, kedelai, dan buah-buahan.
2) Sektor Pertambangan
Sektor pertambangan menghasilkan mineral utama seperti: emas, besi, batu bara, dan
timah.
3) Sektor Perdagangan
Ekspor utama Kampuchea adalah karet, beras, lada, dan kayu, sedangkan impor utama adalah bahan makanan, mesin-mesin, obat-obatan, tekstil, pupuk, peralatan listrik, dan bahan kimis.
4) Sektor Pariwisata
Salah satu daya tarik bagi wisatawan adalah kuil Angkor Wat yang termasuk salah
satu keajaiban dunia, berada di kaki Gunung Dongkrak.
5) Sektor Perhubungan
Kampuchea mempunyai bandara internasional di Pochentong, serta mengandalkan
jaringan kereta api dalam melakukan aktivitas transportasi darat. Untuk transportasi sungai, masih mengandalkan perahu dayung dan ferry.
Hubungan Bilateral antara Kampuchea dan Indonesia
Hubungan bilateral antara Kampuchea dan Indonesia meliputi hubungan diplomatik
dan perdagangan.
Kerja Sama Kampuchea dan Indonesia dalam Skala Regional
Indonesia dan Kampuchea menjadi negara anggota ASEAN, dan telah menjalin kerja
sama dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Selain itu, Indonesia juga ikut berperan dalam usaha menyelesaikan pertikaian di Kamboja melalui Jakarta Informal Meeting (JIM) dan mengirimkan Pasukan Garuda XII pada tahun 1992 di bawah pimpinan UNTAC untuk menjaga perdamaian di Kamboja. Indonesia dan Kampuchea sama-sama aktif dalam kegiatan SEA GAMES dan KAA.
Kerja Sama Kampuceha dan Indonesia
dalam Skala Internasional
Indonesia dan Kampuchea mengadakan kerja sama di forum PBB dan Gerakan Nonblok.
Indonesia dan Kampuchea mengadakan kerja sama di forum PBB dan Gerakan Nonblok.
10. Timor Leste
Profil Negara
Nama : Republik Demokratik Timor Timur
Luas wilayah : ± 14.874 km2
Bentuk pemerintahan : Republik
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa : Portugis, Tetun
Mata uang : Koin Centavo dan dollar AS
Agama mayoritas penduduk : Kristen, Katolik Roma
Pemerintahan
Timor Leste merupakan negara yang berbentuk republik dengan kepala negara seorang presiden yang dipilih oleh rakyat selama masa jabatan 5 tahun. Perdana menteri dipilih melalui pemilihan multipartai atau koalisi mayoritas. Parlemennya dipilih selama jabatan 5 tahun.
Letak, Luas, dan Batas
Secara astronomis Timor Timur terletak antara 8O7’LS - 9O 29’LS dan 124OBT-127OBT.
Luas keseluruhan negara ini adalah ± 14.874 km2 dengan batas negara seperti berikut.
1) Sebelah utara berbatasan dengan Indonesia
2) Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Timor
3) Sebelah barat berbatasan dengan Indonesia
4) Sebelah timur berbatasan dengan Indonesia
Nama : Republik Demokratik Timor Timur
Luas wilayah : ± 14.874 km2
Bentuk pemerintahan : Republik
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa : Portugis, Tetun
Mata uang : Koin Centavo dan dollar AS
Agama mayoritas penduduk : Kristen, Katolik Roma
Pemerintahan
Timor Leste merupakan negara yang berbentuk republik dengan kepala negara seorang presiden yang dipilih oleh rakyat selama masa jabatan 5 tahun. Perdana menteri dipilih melalui pemilihan multipartai atau koalisi mayoritas. Parlemennya dipilih selama jabatan 5 tahun.
Letak, Luas, dan Batas
Secara astronomis Timor Timur terletak antara 8O7’LS - 9O 29’LS dan 124OBT-127OBT.
Luas keseluruhan negara ini adalah ± 14.874 km2 dengan batas negara seperti berikut.
1) Sebelah utara berbatasan dengan Indonesia
2) Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Timor
3) Sebelah barat berbatasan dengan Indonesia
4) Sebelah timur berbatasan dengan Indonesia
Iklim
Timor Leste beriklim muson tropis. Hujan terjadi pada bulan Desember sampai Maret
dan kemarau pada bulan Oktober sampai Desember
Keadaan Alam
Wilayah negara Timor Leste sebagian besar adalah pegunungan dengan gunung
tertinggi Gunung Tata Mailau yang mencapai 2950 meter di atas air laut.
Penduduk
Jumlah penduduk Timor Leste pada tahun 2005 adalah 1.040.880 jiwa yang merupakan campuran antara suku Melayu dan Papua. Kepadatan penduduknya 69 jiwa/km2 dengan pendapatan per kapita US $400.
Perekonomian
Keadaan perekonomian belum stabil. Negara ini masih bergantung pada barang-barang yang berasal dari Indonesia.
Timor Leste beriklim muson tropis. Hujan terjadi pada bulan Desember sampai Maret
dan kemarau pada bulan Oktober sampai Desember
Keadaan Alam
Wilayah negara Timor Leste sebagian besar adalah pegunungan dengan gunung
tertinggi Gunung Tata Mailau yang mencapai 2950 meter di atas air laut.
Penduduk
Jumlah penduduk Timor Leste pada tahun 2005 adalah 1.040.880 jiwa yang merupakan campuran antara suku Melayu dan Papua. Kepadatan penduduknya 69 jiwa/km2 dengan pendapatan per kapita US $400.
Perekonomian
Keadaan perekonomian belum stabil. Negara ini masih bergantung pada barang-barang yang berasal dari Indonesia.
11. Indonesia
Profil
Negara
Nama Resmi : Republik Indonesia
Ibukota : Jakarta
Luas Wilayah : 1.906.204 km
Jumlah Penduduk : 241.973.879 (2005)
Kepadatan : 126 jiwa/km
Mata Uang : Rupiah
Agama : Islam (88,2 %),Protestan (5,9
%).Katolik (3%),Hindu (1,8%),Buddha (0,3%),dan lain-lain (0,3%)
Bahasa : Indonesia
Kemerdekaan : Diproklamasikan 17 Agustus
1945 diakui 27 Desember 1949.
Pemerintahan
Indonesia merupakan Negara Republik yang
dipimpin oleh seorang Presiden yang dipilih oleh rakyat dan menjabat selama 5
tahun. Presiden di bantu oleh para mentri.anggota DPR,dan anggota MPR yang
menjabat selama 5 tahun.
Letak,Luas
dan Batas
indonesia adalah negara kepulauan terbesar
di Dunia yang terletak di Asia Tenggara,melintang di khatulistiwa anatara Benua
Asia dan Australia serta antara Samudera Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia
memiliki lebih dari 18.000 pulau (sekitar 6.000 pulau tidak berpenghuni).
Pulau-pulau utama meliputi P.Kalimantan,Papua,Sumatra,Sulawesi,dan Jawa.
Indonesia memiliki Luas wilayah 1.906.240
km.
Iklim
Indonesia beriklim tropis dan hanya
memiliki 2 musim yaitu musim panas dan musim hujan hal ini karena Indonesia
dilewati oleh garis khatulistiwa.
Keadaan
Alam
Persebaran tanah umumnya sebur karena
memiliki banyak gunung api. Memiliki garis pantai yang panjang dan perairan
laut yang luas. Kaya akan barang tambang,hasil pertanian,perkebunan,dan
kehutanan. Memiliki berbagai potensi sumber energi alternatif,seperti sinar
matahari,angin,air terjun,panas bumi,dan ombak.
Penduduk
Indonesia memiliki penduduk terbesar di
Asia Tenggara dengan beraneka ragam suku (300 suku kelompok etnik) dan tradisi
budaya yang masih diegang teguh. Di samping itu juga banyak memiliki
peninggalan bangunan bersejarah dan budaya salah satunya Candi Borobudur.
Perekonomian
a) Perdagangan
Di sektor perdagangan Indonesia banyak
menghasilkan barang-barang produk industri seperti tekstil dan pakaian
jadi,sepatu,mebel,serta berbagai barang kerajinan.
b) Industri
Indonesia memiliki ketersediaan bahan
mentah dan bahan baku. Dan juga memiliki sumber daya manusia sebagai tenaga
kerja yang berlimpah.
c) Pertambangan
Indonesia adalah salah satu penghasil
bahan tambang seperti tembaga,emas,dan baja.
d) Pariwisata
Indonesia memiliki beraneka ragam panorama
alam yang indah,baik di darat (pegunungan) maupun di laut (pantai). Indonesia
juga memiliki berbagai tradisi budaya dan bangunan-bangunan bersejarah yang
memikat banyak orang dari luar Negeri.
Kesimpulan
Sebelas Negara di kawasan Asia Tenggara memilik
beragam kesamaa, baik unsur fisik maupun sosial. Kesamaan secara fisik antara
lain letak astronomis, posisi geologis, serta keadaan geomorfolofi. Kesamaan
bidang sosial antara lain adalah kondisi kependudukan dan budaya masyarakat.
Bentang alam Negara-negara di kawasan Asia
Tenggara kebanyakan adalah Pulau-Pulau dan pegunungan.
Negara-negara di Asia Tenggara rata-rata
beriklim Tropis dan sering terjadi hujan Orografis.
Sosial Budaya Negara-negara di kawasan
Asia Tenggara banyak memiliki kesamaan. Negara-negara di kawasan Asia Tenggara
memiliki satu Rumpun yang sama yakni Rumpun Melayu sehingga banyak kesamaan di
bidang sosial budaya.
Penduduk di Negara-negara kawasan Asia
Tenggara ada berbagai macam suku dan ras. Sebagian besar penduduk negara-negara di Asia Tenggara
bermata pencarian di bidang Agraris atau pertanian. Agama utama masyarakat Asia
Tenggara adalah Islam, Buddha, Hindu, dan Katolik Roma. Bahasa utama yang
digunakan di wilayah Asia Tenggara adalah bahasa Melayu, dan bahasa peninggalan
masa penajajahan, seperti Inggris, Portugis, dan Spanyol.
Sumber daya alam Negara-negara di wilayah Asia
Tenggara sangat potensial terutama bidang pertanian, perkebunan, dan kehutanan.
Perekonomian sebagian besar negara di kawasan Asia Tenggara utama masih
didominasi ekspor bahan mentah industri (hasil-hasil pertania, perkebunan,
kehutanan, dan pertambangan). Tujuan ekspor terutama adalah negara-negara
industri (negara maju). Namun, Singapura dengan dukungan sarana transportasi
dan kemajuan di bidang teknologi, telah mendukung peningkatan industri dan
perdagangan di kawasan Asia Tenggara.
thanks to information mrs;)
BalasHapus