Sebelas Negara di kawasan Asia Tenggara memilik
beragam kesamaa, baik unsur fisik maupun sosial. Kesamaan secara fisik antara
lain letak astronomis, posisi geologis, serta keadaan geomorfolofi. Kesamaan
bidang sosial antara lain adalah kondisi kependudukan dan budaya masyarakat.
1. Bentang Alam, Luas wilayah Asia
Tenggara ± 4,5 juta KM², terdiri atas pulau-pulau dan bagian daratan
Benua Asia. Asia Tenggara merupakan wilayah pertemuan gugusan Pegunungan Muda
Mediterania dan Sirkum Pasifik. Kedua gugusan pegunungan itu bertemu di wilayah
Indonesia bagian timur, tepatnya di Laut Banda (Maluku). Pegunungan muda merupakan
pegunungan yang amsih dinamis. Oleh karena itu, di kawasan pegunungan muda
mediterania dan Sirkum Pasifik terdapat banyak gunung berapi aktif, khususnya
di Indonesia dan Filipina. Selain gugusan pegunungan, di wilayah Asia Tenggara
juga terdapat dataran rendah. Misalnya lembah-lembah sungai, pesisir,
semenanjung, dan sebagainya. Wilayah tersebut umumnya subur. Di dataran
rendah banyak dijumpai aliran sungai-sungai besar. Contohnya, sungai Mekong.
Sungai dengan panjang 4.000 km yang berhulu di wilayah Cina ini, melintasi
beberapa negara di Asia Tenggara, yaitu Myanmar, Laos, Thailand, Kamboja, dan
Vietnam. Sungai-sungai besar lain terdapat di wilayah Indonesia, seperti
Kalimantan dan Sumatra. Kawasan Asia Tenggara memiliki banyak hutan tropis. Secara
astronomis, Asia
Tenggara terletak antara 28OLU – 11OLS dan 95OBT
– 141OBT. Batas-batas administratif Asia Tenggara
adalah sebagai berikut.
a. Sebelah utara berbatasan dengan daratan Cina
dan India
b. Sebelah timur berbatasan dengan Samudra
Pasifik dan Papua Nugini
c. Sebelah selatan berbatasan dengan Benua
Australia dan Samudra Hindia
d. Sebelah barat berbatasan dengan Samudra
Hindia, Laut Andaman, dan Teluk Benggala.
2. Iklim, Secara keseluruhan, wilayah
Asia Tenggara berada di sekitar equator/Khatulistiwa, yaitu diantara garis
balik utara (23°30° LU) dan garis balik selatan (23° 30° LS). Kesamaan Letak
Astronomis tersebut menyebabkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara memiliki
iklim yang tidak jauh berbeda. Daerah di sekitar garis equator (Pulau
Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatra di Indonesia, Malaysia dan Brunei) memiliki
iklim equator, yaitu iklim tropis denga curah hujan yang tinggi. Musim hujan
dan kemarau berganti setiap setengah tahun sekali. Oleh karena itu, di kawasan
ini banyak terdapat hutan hujan tropis. Wilayah-wilayah diatas atau dibawah
garis equator (Filipina Utara, Thailand, Kamboja, Laos, Vietnam, Myanmar; Pulau
Jawa, Sumba, Flores, dan sebagainya di wilayah Indonesia; serta Tmor Leste)
mengalami iklim musim tropika. Di wilayah tersebut banyak ditemukan hutan musim
dan sabana. Daerah-daerah pegunungan memiliki iklim pegunungan. Kawasan ini
juga banyak mendapat hujan orografis. Oleh karenanya banyak ditemui hutan-hutan
lebat di daerah pegunungan.
3. Sosial Budaya, Penduduk Asli Asia
Tenggara adalah bangsa Melayu yang termasuk ras Mongoloid. bangsa ini datang
dari Daratan Cina ± 2.500 tahun yang lalu. Awalnya, bangsa ini banyak
dijumpai di wilayah Indonesia dan Filipina, namuna kemudian menyebar ke
berbagai pulau. Dalam perkembanganya, penduduk Asia Tenggara terdiri atas
berbagai macam suku bangsa. Menurut data CIA The World Factbook tahun 2008,
jumlah penduduk di Asia Tenggara mencapai 581,853,468 jiwa. Rata-rata
pertumbuhan penduduk mencapai 2,34% per tahun.Sebagian besar penduduk
negara-negara di Asia Tenggara bermata pencarian di bidang Agraris atau
pertanian. Agama utama masyarakat Asia Tenggara adalah Islam, Buddha, Hindu,
dan Katolik Roma. Bahasa utama yang digunakan di wilayah Asia Tenggara adalah
bahasa Melayu, dan bahasa peninggalan masa penajajahan, seperti Inggris,
Portugis, dan Spanyol.
4. Sumber daya alam dan perekonomian,
Sumber daya alam di wilayah Asia Tenggara sangat potensial terutama bidang
pertania, perkebunan, dan kehutanan. Potensi besar yang terutama dipengaruhi
oleh beberapa hal berikut. a) Banyak
Lembah sungai yang subur, b) Banyak
gunung api yang memberi dampak kesuburan tanah, c) Iklim tropis dengan dua musim bergantian dan sinar
matahari sepanjang tahun. Hasil-hasil pertanian/perkebunan utama adalah padi
(Terutama Thailand), kelapa sawit, kopi, teh, tembakau, rempah-rempah,
buah-buahan, dan sebagainya. Hasil-hasil hutan meliputi berbagai jenis kayu,
damar, terpentin, dan lain-lain. Selain pertanaian, sebagian besar wilayah Asia
Tenggara kaya akan bahan tambang. Hasil tambang utama, antara lain minyak bumi,
gas bumi, batu bara, perak, emas, timah, dan berbagai jenis logam lainya. Jalur
timah utama ditemukan di sepanjang semenanjung Malaysia dan sebagian lagi ada
di wilayah Indonesia (Bangka Belitung). Mlaysia menjadi salah satu produsen
timah utama. a) Endapan
minyak banyak dijumpai di wilayah Indonesia dan Myanmar. b) gas alam paling banyak
ditemukan di wilayah Indonesia. Indonesia menjadi pengekspor gas alam terbesar. c) batu bar banyak di
temukan di wilayah Vietnam dan Indonesia. d) Mineral besi banyak di temukan di wilayah Vietnam,
Malaysia, dan Filipina. Selain pertanian dan pertambangan, beberapa negara Asia
Tenggara juga mengembangkan kegiatan Industri. Singapura adalah negara pelopor
industri di Asia Tenggara. Berbagai macam industri yang telah dirintis adalah
industri logam, elektronika, makanan dan minuman, berbagai macam industri
pengolahan minyak mentah, karet, dan lain-lain. Negara dengan potensi pertanian
umumnya mengembangkan agroindustri. Selain itu industri wisata menjadi
pendukung yang tidak kalah penting. Jadi, dapat disimpulkan bahwa perekonomian
sebagian besar negara di kawasan Asia Tenggara terutama masih didominasi ekspor
bahan mentah industri (hasil-hasil pertania, perkebunan, kehutanan, dan
pertambangan). Tujuan ekspor terutama adalah negara-negara industri (negara
maju). Namun, Singapura dengan dukungan sarana transportasi dan kemajuan di
bidang teknologi, telah mendukung peningkatan industri dan perdagangan di
kawasan Asia Tenggara.
Profil Negara-Negara di kawasan Asia
Tenggara
1.
Malaysia
Profil Negara
Nama internasional : Malaysia
Luas wilayah : ± 330.434 km2
Ibu kota : Kualalumpur
Bentuk pemerintahan : Kerajaan (Kesultanan)Hari
kemerdekaan : 31 Agustus 1957
Kepala negara : Yang Dipertuan Agong
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Lagu kebangsaan : Negaraku
Bahasa : Malaysia dan Inggris
Agama mayoritas penduduk : Islam
Mata uang : Ringgit atau dolar Malaysia (MS)
Bandar udara interna sional : Payalebar
Internasional Airport
Perusahaan penerbangan : Malaysia Airline System
(MAS)
Sejarah dan Bentuk Pemerintahan
Malaysia adalah sebuah kerajaan yang
konstitusional, Islam sebagai agama negaranya.
Kerajaan ini merupakan federal dari
negara-negara bagian. Rajanya bergelar Yang
Dipertuan Agong, yang dipilih oleh raja-raja
dari negara bagian untuk masa bakti selama
5 tahun. Kepala pemerintahannya dipegang oleh
sebuah kabinet yang dipimpin oleh seorang
Perdana Menteri. Malaysia merdeka pada tanggal
31 Agustus 1967 (semula bernama Malaya). Tanggal
16 September 1963 bernama Malaysia meliputi Persekutuan Tanah Malaya, Singapura, Sabah, dan Serawak. Tetapi pada tanggal 9
Agustus 1965 Singapura memisahkan diri
dan pada tanggal 1 Januari 1984 Brunei keluar menjadi negara Merdeka.
Wilayah federasi adalah Kuala Lumpur, sebagai
ibu kota Malaysia. Negara Federasi
Malaysia mejadi anggota PBB, tergabung dalam
Comonwealth Inggris (negeri persemakmuran) dan
anggota ASEAN.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Wilayah Malaysia terbagi menjadi dua bagian,
yaitu Malaysia barat terletak pada
Semenanjung Malaysia dan Malaysia Timur terletak
di Pulau Kalimantan bagian utara.
Luas seluruhnya adalah 330.434 km2. Kedua bagian
itu dipisahkan oleh Laut Cina Selatan
dan kepulauan yang termasuk wilayah Indonesia.
Luas Malaysia kira-kira seluas 2,5 kali Pulau
Jawa, terdiri dari: Malaysia Barat (131.590 km2), Serawak (124.449 km2), Sabah73.711 km2, perairan darat 648 km2
Batas wilayah negara Malaysia. Malaysia Timur berada pada posisi 1OLU-7OLU dan 109O40’BT
– 119OBT.
(1) Sebelah utara dibatasi oleh negara Brunei
Darussalam dan Filipina
(2) Sebelah selatan dibatasi oleh negara
Indonesia
(3) Sebelah timur dibatasi oleh Laut Sulawesi
(4) Sebelah barat dibatasi oleh laut Cina
Selatan dan Indonesia.
Malaysia Barat berada pada posisi 1OLU – 7OLU
dan 100OBT – 104O02’BT.
(1) Sebelah utara dibatasi oleh negara Muangthai
(2) Sebelah selatan dibatasi oleh negara
Singapura dan Indonesia.
(3) Sebelah timur dibatasi oleh Laut Cina
Selatan
(4) Sebelah barat dibatasi oleh Selat Malaka.
2) Iklim
Malaysia beriklim Af, yaitu daerah panas yang mendapatkan hujan sepanjang
tahun,
sehingga merupakan daerah hutan berhujan tropis.
Iklim Malaysia timur hampir sama
dengan iklim di Indonesia, yaitu beriklim tropis
dengan hujan sepanjang tahun, sedangkan
Malaysia barat beriklim muson tropis.
3)
Bentang Alam
Kondisi bentang alam Malaysia, kita bedakan
menjadi bagian-bagian berikut.
a) Malaysia bagian barat
(1) Di daerah ini trdapat deretan pegunungan
tidak vulkanis, membujur di tengahtengah
tanah semenanjung, dengan batuan granit dan
batuan gamping.
(2) Tanah rendah yang terbentang di sebelah
barat deretan pegunungan merupakan
daerah pertanian utama, menjadi pusat
pertambangan, dan padat penduduknya.
(3) Tanah rendah yang terbentang di sebelah
timur deretan pegunungan, sebagian
besar berpaya-paya dan banyak diliputi oleh
hutan lebat. Maka tidak cocok untuk
bercocok tanam.
b) Malaysia bagian timur
(1) Dataran rendah terbentang di sepanjang
pantai, berpaya-paya, dan ditumbuhi hutan
bakau.
(2) Deretan pegunungan yang paling tinggi di
kawasan Malaysia membujur dari
wilayah Serawak sampai Sabah, dengan puncaknya
yang tertinggi bernama
Gunung Kinibalu (4101m) Gunung yang ada di Malaysia barat yaitu Gunung Batu
Puteh, Gunung Chamah, Gunung Korbu, dan
Gunung Tahan. Malaysia timur terdiri dari pegunungan dengan puncaknya yaitu Gunung Kinibalu (4.101m) merupakan
puncak tertinggi di Malaysia. Datarannya
sempit dan sungai yang mengalir yaitu Sungai Kinabatangan, Sungai Rajang,
dan Sungai Baram. Sungai-sungai in berfungsi
untuk irigasi. Dataran rendah alluvial
yang subur terdapat di pantai selatan dan barat Semenanjung Malaysia, sedangkan pantai berawa-rawa terdapat di
daerah Sabah. Pegunungan terdapat di
bagian tengah Semenanjung Malaysia dan daerah pedalaman Sabah dan Serawak. Bagian pantai barat, pantai timur,
dan pantai selatan berupa dataran rendah
yang terdiri atas tanah alluvial. Penduduk
Pada tahun 2003, jumlah penduduk Malaysia
adalah 25,1 juta dengan pertumbuhan 2,1% setiap
tahun. Sebagian besar penduduknya bertempat
tinggal di Jazirah Malaysia bagian barat dan selatan karena dataran rendahnya luas dan kaya akan barang tambang.
Bahasa nasionalnya adalah bahasa Malayu
yang hampir sama dengan bahasa Indonesia.
Penduduk Semenanjung Malaysia terdiri atas orang
Melayu (50%), Cina (37%), dan India
(11%). Sisanya adalah orang-orang Eropa, Erasia, dan penduduk asli. Penduduk asli
Malaysia adalah orang Sakai. Penduduk Serawak terdiri atas orang Dayak Pesisir (Iban) sebanyak 50%, Cina sebanyak 25% dan
orang Dayak pedalaman atau Melanau sebanyak
7%. Penduduk Sabah terdiri atas orang Kadasan sebanyak 28%, Cina sebanyak
21% dan Bajau sebanyak 12%.
Komposisi penduduk berdasarkan agama yang mereka
anut adalah : Islam (52,9%), Budha
(17,3%), Kong Hu Chu (11,6%), Hindu (7%), Kristiani (4,8%) dan lain-lain
(4,8%). Perekonomian
1) Sektor Pertambangan
Hasil tambang adalah timah dengan pusatnya di
Ipoh dan Kualalumpur. Tambangtambang
yang lain yaitu besi, bauksit, emas, dan batu
bara. Daerah penambangan minyak
bumi dan gas alam terdapat di daerah Serawak dan
lepas pantai Semenanjung Malaysia
(Miri dan Lutong). Pengolahan timah terbesar di
Asia Tenggara terdapat di Penang.
2) Sektor Pertanian dan Perkebunan
Malaysia termasuk negara agraris (pertanian).
Dataran alluvial yang subur menghasilkan
padi sebagai tanaman pangan utama. Tanaman
perdagangan juga merupakan tanaman
ekspor di antaranya karet, kelapa sawit, dan
nanas. Lada hitam dihasilkan dari Serawak.
Hasil hutan berupa kayu merupakan barang ekspor
yang dihasilkan dari daerah Sabah.
Perkebunan yang paling besar di Malaysia adalah
perkebunan karet. Keseluruhan
hasilnya mencapai 40% dari hasil karet seluruh
dunia. Hasil –hasil pertanian lainnya adalah
singkong dan beras.
3) Sektor Industri
Kawasan perindustrian yang terbesar dipusatkan
di Pethaling Jaya dan Shah Alam,
yaitu terdiri dari industri perakitan mobil,
alat-alat rumah tangga, bahan makanan, ban
dan barang-barang dari plastik.
4) Sektor Perhubungan dan Pariwisata
Kualalumpur sebagai ibu kota dan sebagai kota
raya. Kota raya lain adalah Penang.
Kedudukan Selat Malaka menjadi penting, karena
merupakan jalan lalu lintas laut dari
negara-negara barat ke timur, di samping adanya
Singapura sebagai pelabuhan penting di
Asia Tenggara.
Bandar udara internasional di Malaysia terdapat
di Kuala Lumpur dan Penang,
sedangkan pelabuhan laut yang terbesar di
Kelang. Kawasan pariwisata yang terkenal
terdapat di Langkawi yaitu pulau mini yang
bergunung-gunung serta pantainya sangat
indah.
Objek wisata yang terkenal di Malaysia antara
lain: museum nasional Kukit Nanas,
Cameron, Highland di Pahang, Genting Highlands,
Taman Negara, Temple Park, dan Taman
Nasional Kinibalu.
Kota-kota pelabuhan penting di Malaysia, yaitu
Kualalumpur (ibu kota Federasi Malaysia),
Kucing (ibu kota Negara bagian Serawak), Teluk
Anson, Penang, Kinibalu, Swettenham,
dan Weld)
5) Sektor Perdagangan
Kegiatan perdagangan berupa impor yaitu beras,
mesin-mesin, alat-alat transportasi,
bahan-bahan kimia, dan bahan-bahan elektronika
serta ekspor berupa: karet, kayu olahan,
kopra, timah, besi, dan minyak tanah. Mitra
dagang Malaysia yang utama : Jepang, Inggris,
USA, Indonesia, Singapura dan Australia.
Hubungan Bilateral Malaysia dan Indonesia
Hubungan bilateral yang dijalin antara
Malaysia dan Indonesia meliputi hubungan
diplomatik, ekonomi,sosial budaya, transportasi
dan perhubungan, serta keamanan/militer.
Kerja Sama Malaysia dengan Indonesia dalam
Skala Regional
1) Indonesia dan Malaysia sama-sama aktif
dalam menggalang kerja sama ASEAN, baik
di bidang politik, ekonomi, maupun sosial
budaya.
2) Indonesia dan Malaysia sama-sama aktif dalam
kegiatan SEA Games
h. Kerja Sama Malaysia dan Indonesia dalam Skala
Internasional
Indonesia dan Malaysia ikut berperan serta dalam
organisasi-organisasi internasional
seperti: PBB, Organisasi Konferensi Islam (OKI),
dan Gerakan Nonblok (GNB).
2. Singapura
Profil Negara
Nama internasional : Republic of Singapura
Luas wilayah : ± 692,7 km2
Ibu kota : Singapura
Bentuk pemerintahan : Republik Parlementer
Hari kemerdekaan : 9 Agustus 1965
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Lagu kebangsaan : Majulah Singapura
Bahasa : Melayu, Cina, Inggris, dan Tamil
Agama mayoritas penduduk : Islam, Konghucu,
Budha, Hindu, dan Kristen
Mata uang : Dolar Singapura (SS)
Bandar udara interna sional : Changi
Internasional Airport
Perusahaan penerbangan : Singapura Airline (SIA)
Sejarah Pemerintahan Negara Singapura
Sejarah Singapura bermula pada abad ke-14
Masehi. Pada masa itu Singapura dikenal
sebagai Tumasik. Ia berada di bawah pemerintahan
Kerajaan Sriwijaya yang pada masa itu
sedang mengalami kemunduran. Singapura
berkembang pesat sejak Raffles (1819) yang
menjadikan Singapura sebagai pangkalan dagang
Inggris. Pada awalnya Singapura
melepaskan diri dari tangan Inggris sejak tahun 1959 oleh Lee Kuan Yew. Kemudian pada tahun 1963 dibentuklah
Malaysia yang wilayahnya meliputi: Tanah
Melayu (Semenanjung Malaysia), Singapura, Sabah, dan Serawak. Dengan demikian, Singapura pernah menjadi negara bagian dari
Kerajaan Majapahit. Akhirnya Singapura
keluar dari Malaysia 9 Agustus 1965 dan membentuk negara yang berdiri sendiri. Bergabung menjadi anggota negara
Persemakmuran (Commanwealth) Inggris
sejak 22 Desember 1965. Posisi presiden adalah simbolis dan kekuasaan
pemerintahan berada di tangan perdana
menteri yang merupakan ketua partai politik yang memiliki kedudukan mayoritas di parlemen. Singapura merupakan negara republik parlementer.
Kepala negaranya seorang presiden, dan
kepala pemerintahannya seorang perdana menteri. Kekuasaan legislatif dipegang
oleh parlemen yang anggotanya dipilih
melalui pemilihan umum dengan masa bakti 5 tahun.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Singapura merupakan negara yang terdiri dari
sekelompok pulau. Salah satu pulau
yang terbesar yaitu Pulau Singapura. Pulau-pulau
lainnya mencakup tidak kurang dari 50
pulau kecil. Di antara pulau-pulau itu adalah
Pulau Tekong Besar, Pulau Ubin, Pulau Sentosa,
dan Pulau Ayer Chawan. Kepulauan ini dipisahkan
oleh Semenanjung Malaya dan Selat
Johor. Namun antara daratan Singapura dan
Malaysia dihubungkan oleh jalan raya, jalan
kereta api, dan saluran pipa sepanjang 1,5 km.
Jalan yang merupakan jalan tinggi (cause way).
Secara astronomis Singapura terletak pada 1OLU -1,5OLU
dan 103,5OBT – 104OBT, dengan luas
wilayah ± 622 km2 (panjang ± 43 km, lebar ± 14,5 km). Singapura mempunyai batas sebagai berikut.
Sebelah barat : Selat Malaka
Sebelah selatan : Indonesia (Kepulauan Riau)
Sebelah utara : Malaysia yang dipisahkan dengan
Selat Johor
Sebelah timur : Malaysia berupa ujung Jazirah
Malaya
Iklim
Meskipun negeri ini berada di kawasan
khatulistiwa namun mengalami tiga musim.
Musim hujan yang sejuk pada bulan November
sampai Maret, musim kemarau yang panas
pada bulan April sampai September dan musim
pancaroba pada bulan September sampai
November. Pada musim pancaroba ini terjadi
perubahan cuaca yang mendadak. Suhu ratarata
di negeri ini 26OC, dengan kelembaban tinggi.
Curah hujan rata-rata 2.500 mm per
tahun. Hujan
terbanyak pada bulan Desember dan bulan terkering adalah bulan Agustus.
Angit barat laut yang banyak menimbulkan hujan
terjadi pada bulan November – Januari.
Bentang Alam
Wilayah Singapura terbagi atas 3 daerah
bagian.
1) Bagian barat, terdiri atas lembah, sungai,
dan perbukitan
2) Bagian tengah, wilayah bagian tengah
merupakan daerah perbukitan yang terdiri dari
Bukit Mandai, Bukit Panjang, Bukit Gombak dan
Bukit Timah.
3) Bagian timur, merupakan dataran rendah, yang
daratannya merupakan daerah hasil
timbunan rawa-rawa. Sungai-sungai di Singapura pada umumnya pendek-pendek
dan bermata air dari daerah perbukitan.
Sungai-sungai tersebut di antaranya Sungai Kranji, Sungai Kallang, Sungai Sangon dan Sungai Jurong. Sungai yang mengalir melalui kota Singapura di
antaranya Sungai Kallang dan Sungai Jurong
yang alirannya relatif kecil dan pendek. Singapura ditutupi hutan tropis yang
lebat, hutan rawa air tawar, dan hutan
bakau. Saat ini hutan-hutan tersebut tinggal sisanya yang dapat dilestarikan di cagar alam Bukit Timah.
Penduduk
Pada tahun 2005 penduduk Singapura berjumlah
4.425.720 juta jiwa dengan pertumbuhan
0,70% per tahun. Sebagian besar penduduknya adalah keturunan Cina (76,8%),
disusul dengan Melayu (14,6%), India, Pakistan,
Sri Lanka, Bangladesh (6,4%) dan bangsa yang lain (0.06%). Kepadatan penduduk Singapura adalah 6.753 jiwa/km2.
hal ini menimbulkan masalah kurangnya
kesempatan kerja, perumahan dan masalah lain. Singapura merupakan salah satu negara yang paling padat di dunia (85% dari
rakyat Singapura tinggal di rumah susun) yang
disediakan oleh Dewan Pengembangan Perumahan (HDB). Agama yang dianut penduduknya adalah Budha sebanyak
30%, Konghucu dan Islam sebanyak 20%,
Kristen sebanyak 10%, Tao 26%, Hindu sebanyak 4%, dan yang tidak beragama
sebanyak 13%. Bahasa resmi di Singapura ada empat bahasa, yaitu: bahasa Cina, bahasa
Tamil, bahasa Melayu dan bahasa Inggris.
Bahasa-bahasa tersebut juga dipakai sebagai bahasa pengantar
di sekolah-sekolah. Program KB cukup berhasil, terbukti laju pertumbuhan
penduduknya termasuk rendah, yaitu 1,3%
per tahun. Karena KB telah berhasil menurunkan angka pertambahan penduduk, pemerintah Singapura saat ini melaksanakan
program keluarga berencana dengan tujuan
meningkatkan kelahiran bayi, karena laju pertambahan penduduk terus menurun.
Perekonomian
Singapura memiliki sebuah pasar ekonomi yang
maju dan terbuka, dengan PDB per kapita
kelima tertinggi di dunia.
1) Sektor Pertanian dan Peternakan
Hasil pertanian yang utama adalah sayur-mayur,
buah-buahan dan anggrek. Bungai
anggrek di Singapura dijadikan untuk tujuan
ekspor. Peternakan telah menggunakan
metode modern dengan memelihara babi dan unggas,
baik pedaging maupun petelur.
Penangkapan ikan dilakukan di sepanjang pantai
dan kolam-kolam air tawar. Pelabuhan
perikanan Jurong memiliki dermaga untuk
menampung kapal-kapal penangkap ikan yang
besar.
2) Sektor Industri
Di Singapura terdapat industri: pembuatan kapal,
penyulingan minyak, pembuatan
barang-barang dari besi/baja, pembuatan
alat-alat listrik, pembuatan bahan-bahan kimia,
pengolahan karet, pengolahan kayu.
3) Sektor Perhubungan dan Pariwisata
Pelabuhan Singapura merupakan salah satu
pelabuhan yang paling sibuk di dunia,
karena pelabuhan tersebut mampu menampung
berbagai jenis kapal, baik kapal barang,
kapal tangker, kapal pesiar, bahkan sampai kapal
tangker raksasa sekalipun. Pelabuhan
Singapura semakin penting, terutama setelah
dibukanya terusan Suez. Bandara
internasional Changi, menjadi bandara yang sangat ramai, pelayanannya cepat, cermat, dan menyenangkan. Objek wisata yang ada
di Singapura antara lain Pulau Sentosa,
Cagar Alam Bukit Timah, Taman Asri di Lion City yang mempunyai lorong pemeliharaan burung terpanjang di dunia. Beberapa tempat wisata terkenal di Singapura, adalah:
Botanic Garden di Cluny Road, Central Park
di Clemenceau Avenue, Central Park di Clemenceau Avenue, Elizabeth Walk,
Mac Rithchie Reservoir di Lornie, Sir Stamford
Raffles Landing Site, kebun-kebun Anggrek, kebun
binatang di Mandai.
4) Sektor Perdagangan
Perdagangan menjadi sumber penghasilan yang
pokok bagi negara Singapura sejak
zaman Raffles sampai sekarang karena Singapura
menjadi pelabuhan transito (pelabuhan
pembagi) bagi Asia Tenggara.
Kegiatan perdagangan merupakan kegiatan utama
yang dapat mendatangkan devisa
terbesar bagi Singapura. Hal ini disebabkan oleh
beberapa macam, yaitu:letaknya sangat
strategis,memiliki fasilitas pelabuhan yang
modern dan terbesar di kawasan Asia Tenggara,
serta mempunyai pelabuhan transito.
Hubungan Bilateral Singapura dengan Indonesia
Hubungan bilateral antara Singapura dan
Indonesia meliputi hubungan diplomatik,
ekonomi, transportasi dan perhubungan, sosial
budaya, dan pendidikan.
Kerja sama Singapura dan Indonesia dalam Skala
Regional
a) Indonesia dan Singapura menjadi negara
ASEAN, dan menjalin kerja sama dalam
bidang ekonomi, sosial dan budaya
b) Bersama-sama terlibat dalam kegiatan SEA
Games
Kerja sama Singapura dan Indonesia dalam Skala
Internasional
a) Indonesia dan Singapura mengadakan kerja
sama di forum PBB dan Gerakan Nonblok
b) Singapura dan Indonesia tergabung dalam
kontingen United Nations Temporary Assistence
Group (UNTAG) atau kelompok bantuan peralihan PBB. UNTAG bertujuan
untuk membantu negara Afrika Barat Daya dalam
menyongsong kemerdekaannya
pada tanggal 30 Maret 1990.
3. Vietnam
Profil Negara
Nama internasional : Republik Sosialis Vietnam
Luas wilayah : ± 332.559 km2
Ibu kota : Hanoi
Bentuk pemerintahan : Republik
Hari kemerdekaan : 2 September 1945
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa resmi : Vietnam
Mata uang : Dong
Agama mayoritas penduduk : Buddha, Katolik,
Kristen, Islam, Tao, Animisme
Motto : Kemerdekaan, kebebasan, kebahagiaan
Lagu Kebangsaan : Tien Quanca (barisan Tentara
Mulai maju)
Sejarah
dan Bentuk Pemerintahan Negara Vietnam
Vietnam merupakan negara bekas jajahan
Prancis. Semula Vietnam merupakan sebuah
negara, kemudian terpecah menjadi dua yaitu
menjadi Vietnam Utara yang berhaluan
komunis dan Vietnam Selatan berhaluan
nonkomunis. Pada bulan November 1975
diadakan konferensi penyatuan kembali Vietnam. Konferensi tersebut menyetujui penyatuan kembali Vietnam.
Sehubungan hal tersebut tanggal 12 Juli 1976
ditetapkan mulai berlakunya Vietnam menjadi satu negara yaitu Republik Sosialis
Vietnam, dan Hanoi ditetapkan sebagai ibu
kotanya. Vietnam adalah negara ketujuh
dari organisasi ASEAN yang masuk pada tanggal 28
juli 1995. Vietnam berbentuk republik sosialis
dengan kepala negara seorang presiden dan
kepala pemerintahan seorang perdana menteri,
sedangkan di tingkat provinsi dan distrik
pemerintahan dijalankan oleh komite pemerintahan
yang dipilih oleh dewan rakyat dan
penguasa tertinggi di pemerintahan tingkat
daerah. Tokoh yang terkenal adalah Ho Chi
Minh. Ibu kota negara Vietnam adalah Hanoi dan
satuan mata uangnya adalah Dong (D).
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Negara Vietnam secara astronomis terletak antara 8OLU – 23OLU dan
102OBT-109OBT.
Wilayahnya terletak di bagian timur Asia
Tenggara. Wilayah bagian utara berbatasan
dengan RRC, bagian timur dan selatan berbatasan
dengan Laut Cina Selatan, di bagian
barat berbatasan dengan Teluk Siam, Kamboja, dan
Laos. Luas wilayah Vietnam adalah
32.559 km2.
2) Iklim
Vietnam beriklim tropis. Di bagian tengah
dan selatan udaranya panas sepanjang tahun.
Di bagian utara udaranya dingin selama bulan Desember
– Maret. Suhu di daerah selatan
sepanjang tahun rata-rata 28OC, sedangkan di
daerah utara sekitar 30OC.
3)
Bentang Alam
Vietnam terlatak di Semenanjung Indocina.
Negara itu bergunung-gunung dan
mempunyai tiga dataran rendah yang luas. Dua
pertiga wilayah Vietnam terdiri dari
pegunungan dan dataran tinggi. Hanya di sekitar
lembah Sungai Merah tanahnya subur.
a) Wilayah Utara
Di wilayah Vietnam bagian utara terdapat banyak
gunung. Selain itu, terdapat Tanah
Tinggi Tonkin Timur yang ketinggiannya lebih dari
1.000m di atas permukaan air laut
yang dilalui oleh Sungai Song Cay, Sungai Gam,
dan Sungai Song Cau.
b) Wilayah Tengah
Di bagian tengah seluruhnya merupakan rangkaian
pegunungan yang dinamakan
rangkaian Pegunungan Annam.
c) Wilayah Selatan
Di bagian selatan terdapat dataran yang sangat
luas, yaitu Delta Sungai Mekong. Sungai
Mekong berhulu di Dataran Tinggi Tibet dan
merupakan sungai terpanjang di Asia
Tenggara (4.160 km). Ketika mendekati pantai
timur sungai itu bercabang-cabang yang
masing-masing membentuk delta luas yang
membentang dari kota Ho Chi Minh sampai
ke Semenanjung Ca Mau.
d) Wilayah Tenggara
Di wilayah ini membujur barisan Pegunungan Annam
dengan puncaknya Gunung
Ngoc Linh (2.598m) dan Gunung Chu Yang Sin
(2.408m). Pegunungan ini kemudian
menjadi dataran pantai berpenduduk padat.
Penduduk
Jumlah penduduk Vietnam pada tahun 2003
sebanyak 80,8 juta jiwa dengan tingkat
pertumbuhan 1,3% per tahun dan kepadatan
penduduknya 264 per km2. Penduduk Vietnam
sangat beragam dengan kelompok terbesar adalah
orang Vietnam yaitu lebih kurang 88% dari
seluruh penduduk. Kelompok-kelompok minoritas terdiri atas beberapa kelompok
pendatang dan penduduk asli. Mayoritas
penduduk beragama Buddha, lainnya beragama Katolik Roma, Protestan, Islam, Taoisme dan Animisme. Bahasa resminya adalah
bahasa Vietnam, mata uangnya Dong.
Pendidikan di Vietnam sudah tergolong maju, sebab 44% penduduknya sudah bebas
buta huruf, universitas terbaik di Vietnam
adalah Universitas Ho Chi Minh di Hanoi.
Perekonomian
1) Sektor pertanian
Hasil pertanian yang terpenting adalah beras.
Hasil pertanian lainnya kopi, teh, gula,
jagung, kedelai, kapas, karet, ubi jalar, dan
singkong.
2) Sektor Peternakan dan Perikanan
Hasil ternak negara Vietnam terutama kerbau,
sapi, babi, dan unggas terus meningkat.
Perikanan dipusatkan di Teluk Tonkin dan daerah
penangkapan ikannya di Laut Cina
Selatan.
3) Perindustrian
Kota-kota penghasil industri antara lain:
Hanoi : pusat utama pabrik semen, mesin, bahan
kimia
Haipong : pusat utama gelas, porselin, tekstil
Thai Nguyen : pusat industri besi baja
Nan Dinh : pusat tekstil
Ho Chi Minh City : pusat industri sepeda, rokok,
kertas, semen, tekstil, penggilingan padi
Lan Thao : pusat industri superphosfat
Hac Bac : pusat industri nitrogen.
4) Pertambangan
Quang Yen di sebelah utara Hanoi terdapat
endapan antrasit yang paling besar di
Asia Tenggara. Nong Song (di utara Da Nang)
terdapat sedikit endapan batu bara. Bijih
besi ditambang dan diolah di Thai Nguyen (di
utara Hanoi) dan di daerah selatan (Thanh
Hoa, Vinh, dan Ha Tinh). Barang tambang lain
terpenting adalah fosfat (di Cao Cai), timah
(di Tinh Tuc), grafit (di Lao Kay), dan emas (di
Bong Meiu).
5) Perdagangan
Ekspor utama negara Vietnam adalah : beras,
karet, kopi, tebu, batu bara, bijih logam,
semen dan ikan. Sedangkan impornya berupa bahan
makanan, hasil-hasil industri, minyak,
petrokimia, gandum, dan mesin-mesin.
Hubungan
Bilateral Vietnam dengan Indonesia
Hubungan bilateral antara Vietnam dan
Indonesia meliputi hubungan diplomatik,
ekonomi, transportasi dan perhubungan, sosial
budaya dan pendidikan, serta keamanan.
Kerja
sama Vietnam dengan Indonesia dalam Skala Regional
Indonesia dan Vietnam sama-sama aktif dalam
menggalang kerja sama ASEAN, baik
di bidang politik, sosial ekonomi, serta budaya.
Selain itu Indonesia dan Vietnam samasama
aktif dalam kegiatan SEA Games
4. Thailand (Muangthai)
Profil Negara
Nama internasional : Kingdom of Thailand
Luas wilayah : ± 514.000 km2
Ibu kota : Bangkok (Krung Thep)
Bentuk pemerintahan : Kerajaan (Konstitusional)
Kepala negara : Raja
Kepala pemerintahan : Perdana Menteri
Lagu kebangsaan : Pleng Chard
Bahasa : ThaiThai (Siam)
Agama mayoritas penduduk : Buddha (95%)
Mata uang : Bath ( 1 bath = 100 satang)
Bandar udara interna sional : Don MuangThai
Perusahaan penerbangan : Internasional Airways
Sejarah
dan Bentuk Pemerintahan Negara Thailand
Muangthai atau Thailand disebut juga Negeri
Gajah Putih, karena gajah putih dianggap
keramat oleh penduduknya. Thailand sendiri
artinya negeri orang merdeka atau negara yang
tidak pernah dijajah. Nama resminya sendiri
adalah Prathet Thai. Dahulu orang Eropa
menyebut negara ini Siam. Sampai awal abad XX Thailand merupakan kerajaan
absolut. Pada tahun 1932 terjadi coup
berdarah yang mengubah sistem kekuasaan absolut menjadi sistem kekuasaan
terbatas. Negara
Thailand berbentuk kerajaan konstitusional dengan kepala negara seorang raja dan kepala pemerintahan perdana menteri. Tokoh
yang terkenal adalah Raja Bumibol dan
Ratu Sirikit.
Konstitusi ditetapkan pada tahun 1968 yang
mengandung ketentuan sebagai berikut.
1) Pemerintahan
Negara dikepalai oleh perdana menteri yang
dibantu oleh dewan menteri (kabinet).
Menteri dalam negeri mengangkat gubernur yang
mengepalai daerah provinsi. Jumlah
gubernur ada di 71 provinsi. Gubernur mengangkat
kepala distrik.
2) Badan legislatif
Ada 2 macam dewan perwakilan rakyat, yaitu senat
dan dewan perwakilan rendah.
Thailand dibagi menjadi 71 daerah administrasi
dan 42.000 buah kota/desa.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Secara astronomis Thailand terletak antara
6OLU–21OLU dan 97OBT–106OBT. Batasbatas
wilayah negara Thailand adalah sebagai berikut.
a) Sebelah utara berbatasan dengan negara Laos
dan Myanmar
b) Sebelah timur berbatasan dengan negara
Kampuchea.
c) Sebelah selatan berbatasan dengan negara
Malaysia, dan Teluk Siam
d) Sebelah barat berbatasan dengan negara
Myanmar dan Laut Andaman.
Luas negara Thailand 514.000 km2, atau kira-kira
4 kali Pulau Jawa.
2) Iklim
Thailand beriklim tropis dan subtropis,
menurut wilayahnya dapat dibedakan menjadi
tiga.
a) Daerah Utara. Pada umumnya mengalami udara
lebih dingin (daerah pegunungan)
bila dibandingkan dengan daerah lainnya.
b) Daerah bagian Timur. Mengalami musim kering
(pada bulan November – Februari)
yang dipengaruhi musim dingin dari Daratan Cina.
c) Daerah Selatan. Mengalami musim hujan
(Mei-Oktober) yang berasal dari angin musim
Samudra Hindia. Mengalami musim panas yang
paling kering pada Februari-Mei.
Secara umum iklim musim di Thailand, dapat
dikelompokkan menjadi tiga, yaitu musim
kemarau, terjadi pada bulan November sampai
bulan Februari, musim panas, terjadi pada
bulan Maret sampai April, musim penghujan,
terjadi pada akhir bulan April hingga akhir
Oktober.
3) Bentang Alam
Wilayah Thailand dibagi menjadi empat wilayah
utama seperti berikut.
a) Dataran rendah bagian selatan. Daerah ini
merupakan daerah yang paling subur di
Thailand dan banyak diusahakan tanaman padi.
b) Daerah pegunungan bagian utara dan barat
secara geomorfologi merupakan kelanjutan
pegunungan dari Myanmar yang tingginya rata-rata
1000-2000 m di atas permukaan
air laut. Puncaknya adalah gunung Inthanon
(2.570m), berupa tanah pegunungan yang
tertutup oleh hutan (terutama hutan jati).
Karena banyaknya sungai yang mengalir di
daerah tersbeut, tanahnya menjadi subur.
c) Wilayah Semenanjung Thailand, yang merupakan
daratan sempit, bagian paling sempit
dinamakan Tanah Genting Kra yang membatasi areal
Luat Cina Teluk Siam dengan
Samudra Hindia di Selatan Malaka.
d) Plato Korat, berupa pegunungan kapur yang
tandus dengan irigasi yang tidak baik.
Di daerah ini mengalir anak Sungai Mekong
Sungai-sungai besar yang ada di negara Thailand
adalah Sungai Salween, Sungai Mekhong,
Sungai Mun dab Sungai Chi, serta Sungai Menam.
Penduduk
Pata tahun 2005, penduduk Thailand berjumlah 72,1 juta jiwa dengan
pertumbuhan 0,7% per tahun. Angka kelahiran 20, dan angka kematian
7, dengan kepadatan penduduk 122 orang/km2.
Penduduk Muangthai sebagian besar 98,5%) adalah
orang Thai, sisanya adalah orangorang Cina
(10%), India, dan Melayu. Mereka berbahasa Thai dengan sebagian besar penduduknya beragama Budha.
Perekonomian
Kira-kira 80% penduduk Thailand bermata pencaharian sebagai petani.
1) Sektor Pertanian
Padi adalah hasil utama pertanian. Daerah
penghasil beras terbesar terdapat di Lembah
Chao Phraya. Selain padi hasil pertanian yang
lain adalah karet dan komoditi lain
seperti kopra, kapas, singkong, kelapa, lada,
dan lain-lain.
2) Sektor Pertambangan
Bahan tambang utama Thailand adalah timah yang
dihasilkan dari Semenanjung Thailand.
Hasil tambang lainnya adalah wolfram, timbal,
seng, mangan, tembaga, bijih
besi, batu bara, emas, lignit. Gas alam
ditemukan di lepas pantai teluk Siam, dan timah
(tambang utama).
3) Sektor Peternakan
Peternakan utama adalah kerbau dan babi,
binatang lain yang diternakkan adalah
gajah, sapi, babi, ayam, itik, puyuh, dan angsa.
4) Sektor Perikanan
Kegiatan penangkapan ikan banyak dilakukan
penduduk di Sungai Chao Phraya,
Mekong, Selat Malaka, dan Teluk Siam. Hasil
penangkapan ikan ini diekspor dalam
bentuk petis ikan dan ikan asin.
5) Sektor Industri dan Perdagangan
Ekspor negeri ini adalah beras, tapioka, karet,
ikan kalengan, jagung, gula, timah, dan
kerang-kerangan. Impornya berupa minyak bumi,
mesin-mesin, produk besi dan baja.
Mitra dagangnya adalah Amerika Serikat,
Singapura, Malaysia, Jerman, Jepang, Cina,
Korea, dan Inggris.
6) Sektor Perhubungan
Thailand memiliki jalur perhubungan udara,
darat, dan laut, bahkan melalui
perhubungan sungai. Kegiatan perhubungan
antarkota selain melalui sungai-sungai, juga melalui jalan darat dan kereta
api. Bandar udara internasional Dong Muang dan
pelabuhan laut terbesar terdapat di Bangkok.
Pelabuhan lautnya Khong Toei, Phuket,
Songkla, dan Potani. Chiang May adalah kota
paling utara yang mempunyai hubungan
kereta api dengan Bangkok.
7) Sektor Pariwisata
Pariwisata juga termasuk penghasil devisa yang
cukup besar, terutama dengan daya
tarik Pantai Pattaya yang terkenal sangat indah.
Beberapa kota pariwisata antara lain:
Bangkok, Thonburi, Nakhon Ratchasima dan Ubonratchani,
Chiangmai
Hubungan Bilateral Thailand dan Indonesia
Hubungan bilateral antara Thailand dan
Indonesia meliputi hubungan diplomatik,
perdagangan, dan transportasi.
Kerja Sama Thailand dan Indonesia dalam Skala
Regional
1) Indonesia dan Thailand menjadi negara
anggota Asean, baik di bidang politik, ekonomi,
dan sosial budaya saling bekerja sama saling
menguntungkan
2) Indonesia dan Thailand sama-sama aktif dalam
kegiatan SEA Games
Kerja
Sama Thailand dan Indonesia dalam Skala Internasional
Indonesia dan Thailand sama-sama anggota PBB
yang ikut aktif memelihara dan
menciptakan perdamaian dunia. Upaya keduanya
paling nyata terungkap dalam upaya
menciptakan perdamaian di Kamboja.
5. Laos
Profil Negara
Nama internasional : Republic Democratic of Laos
Luas wilayah : ± 236.800 km2
Ibu kota : Vientiane
Bentuk pemerintahan : Republik
Hari kemerdekaan : 19 Juli 1949
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa : Lao
Mata uang : New Kip (KN)
Agama mayoritas penduduk : Buddha, Tao, KongHu
Chu, dan Kristen
Lagu kebangsaan : Pheng Xat Lao
Sejarah
dan Bentuk Pemerintahan Negara Laos
Awal sejarah Laos didominasi oleh Kerajaan
Nanzhao yang diteruskan pada abad ke- 14
oleh Kerajaan Lan Xang yang berlangsung hingga abad ke-18, setelah Thailand
menguasai kerajaan tersebut. Kemudian
Perancis menguasai wilayah ini di abad ke-19 dan menggabungkannya ke dalam Indochina Perancis pada 1983. Setelah
penjajahan Jepang selama Perang Dunia II,
negara ini memerdekakan diri pada tahun 1949 dengan nama Kerajaan Laos di bawah pemerintahan Raja Sisavang
Vong. Laos merupakan satu-satunya negara
di kawasan Asia Tenggara yang tidak dibatasi oleh laut, sehingga negara ini sering mendapat sebutan “The Land Locked
Country” yaitu tanah yang terkunci dan
terkepung oleh lima negara. Nama resminya republik Demokrasi Rakyat Laos yang memperoleh kemerdekaan dari Perancis
pada tanggal 19 Juli 1949 ibu kotanya di
Vientiane. Badan tertinggi dari
pemerintah Laos adalah Dewan Rakyat Agama, ketua Dewan Rakyat Agama menjabat pula sebagai Kepala Negara dan
Presiden Republik. Laos merupakan sebuah republik
yang menerapkan sistem pemerintahan kabinet, di mana kepala negara dijabat oleh presiden, sedangkan kepala pemerintahan
dipegang oleh seorang perdana menteri.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Secara astronomis negara Laos terletak pada
14OLU-22OLU dan 100OBT-107OBT,
sedangkan letak geografisnya terletak di kawasan
Asis Tenggara yang terkurung daratan di
bagian utara Semenanjung Indonesia dengan luas
wilayah sebesar 236.804 km2.
Batas-batasnya adalah sebagai berikut.
Sebelah utara : Cina
Sebelah timur : Kampuchea
Sebelah selatan : Vietnam
Sebelah barat : Thailand dan Myanmar
2) Iklim
Berdasarkan letak astronomisnya Laos
memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata
tahunan antara 26OC-28OC. Curah hujan rata-rata
adalah 1.500-2.500 mm per tahun. Laos
mempunyai tiga musim, yaitu musim penghujan
(Juni-Oktober), musim kemarau (November-
Februari), dan musim pancaroba (Maret- Mei).
3)
Bentang Alam
Laos adalah negara yang terhimpit oleh
daratan di Asia Tenggara dan diselimuti hutan
lebat yang kebanyakan bergunung-gunung, di mana
salah satunya yang tertinggi adalah
Phou Bia dengan ketinggian 2.817 m dari
permukaan laut. Laos juga memiliki beberapa
dataran rendah dan dataran tinggi. Sungai Mekong
membentuk sebagian besar dari
perbatasannya dengan Thailand, sementara
rangkaian pegunungan dari Rantai Annam
membentuk sebagian besar perbatasan timurnya
dengan Vietnam.
Penduduk
Jumlah penduduk Laos pada tahun 2003 sebesar
5,6 juta jiwa. Agama yang dianut
penduduk adalah Budha (57,8%), kepercayaan suku
(33,6%), Kristen (1,8%), Islam (1%),
atheis (1%), kepercayaan tradisional Cina
(0,9%), tidak beragama (3,8%), lain-lain (0,1%).
Penduduk Laos terdiri dari suku bangsa Laos 50%,
Khoutheung 15%, Thai 20%. Bahasa
resminya adalah bahasa Lao, sedangkan bahasa
Perancis banyak digunakan di kalangan
pemerintah dan perdagangan. Satuan mata uang
adalah New Kip.
Pertumbuhan penduduk alami rata-rata setiap
tahun 29%. Kepadatan penduduknya
23 jiwa per km2. Penduduk Laos terdiri atas
beberapa kelompok ras yaitu orang Mon-
Khmer (merupakan etnis terbesar di Laos), orang
Thai, orang Meo dan Yao, serta orang Lao
yang mendiami wilayah tertentu.
Perekonomian
1) Sektor Pertanian
Kegiatan ekonomi utama adalah pertanian, dan
sektor pertanian mampu menyerap
72% tenaga kerja. Hasil pertanian negara Laos
antara lain padi, kopi, kapas, jagung, sayur
mayor.
2) Sektor Perhubungan
Sebagian besar dari wilayahnya kekurangan
infrastruktur memadai. Laos masih belum
memiliki jaringan rel kereta api, meskipun ada
rencana membangun rel yang
menghubungkan Viantiane dengan Thailand yang
dikenal dengan Jembatan Persahabatan
Thailand-Laos. Jalan-jalan besar yang
menghubungkan pusat-pusat perkotaan, disebut
Rute 13.
3) Sektor Pertambangan
Hasil tambang yang ada antara lain timah
ditambang di daerah di Phonetiou, biji besi
di Provinsi Xiangkhoang, tembaga di Provinsi
Champasak, dan batu bara banyak
ditambang di Luang Prahang, Vientiane, dan
Provinsi Savamakhet.
3) Sektor kehutanan
Dua pertiga lebih wilayah Laos tertutup oleh
hutan subtropis. Hasil utama kehutanan
ini adalah kayu jati dan kayu-kayu keras lain
untuk komoditas ekspor.
4) Sektor Perindustrian
Industri di Laos belum berkembang. Beberapa
industri yang ada meliputi penggergajian
kayu, semen, rokok, minuman, korek api, plastik,
dan industri kerajinan.
Hubungan
Bilateral Laos dan Indonesia
Hubungan bilateral antara Laos dan Indonesia
meliputi hubungan diplomatic dan
perdagangan.
6. Filipina
Profil Negara
Nama internasional : Republic of The Philippines
Luas wilayah : ± 330.324 km2
Ibu kota : Manila
Bentuk pemerintahan : Republik
Hari kemerdekaan : 12 Juni 1898
Kepala negara : Presiden
Lagu kebangsaan : Lupang Hirirang
Bahasa : Inggris dan Tagalog
Mata uang : Peso Filipina (PHP)
Agama mayoritas penduduk : Katolik (90%)
Bandar udara internasional : Ninoy Aquino
Internasional Airport Perusahaan
penerbangan : Philippines Airline (PAL)
Sejarah
dan Bentuk Pemerintahan Negara Filipina
Negeri ini pada tahun 1521 ditemukan oleh
seorang Spanyol bernama Magelhaens,
tetapi baru pada tahun 1565 kepulauan ini
dijajah oleh Spanyol. Nama Filipina diberikan
menurut nama Raja Spanyol pada waktu itu,
Philipe II. Megelhaens meninggal dunia di
kepulauan ini. Pada tanggal 12 Juni 1898 Emilio Aguinaldo memproklamasikan kemerdekaan
Filipina, yaitu pada saat negara Spanyol
kalah perang dengan Amerika Serikat. Namun ternyata Filipina jauh dari arti merdeka yang sebenarnya,
karena kemudian Amerika Serikat menguasai
Filipina pada tahun 1902. Istana Kepresidenan
Filipina adalah Malacanang (baca: Malakanyang). Sejak tahun 1902 Filipina berada di bawah kekuasaan Amerika
Serikat sampai memperoleh kemerdekaannya
lagi pada tanggal 4 Juli 1946. Sekarang, hari kemerdekaan diperingati setiap tanggal 12 Juni, sedangkan tanggal 4 Juli
diperingati sebagai hari Persahabatan Filipina-Amerika
(Philippies-American Friendship Day).
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Filipina secara astronomis terletak antara
4OLU-19OLU dan 117OBT-126OBT. Karena
letak lintangnya itu Filipina sering dilanda
taifun (baca: tropis). Filipina terdiri dari 7.107
buah pulau. Pulau yang didiami manusia baru
sekitar 1.000 buah pulau saja. Luas
wilayahnya adalah 400.440 km2 Pulau-pulau yang agak besar adalah Pulau Luzon,
Mindoro, Samar, Panay, Negros, Palawan,
Leyle, Mindanau, Masbate, Cebu, dan Bohol. Dua pulau yang terbesar adalah
Pulau Luzon di ujung utara dan Pulau Mindanau di
ujung selatan. Manila sebagai ibu kota negara
Filipina terletak di Pulau Luzon. Batas
wilayah negara.
Sebelah utara : berbatasan dengan Samudera
Pasifik
Sebelah selatan : berbatasan dengan Laut
Sulawesi
Sebelah barat : berbatasan dengan Laut Cina
Selatan
Sebelah timur : berbatasan dengan Samudera
Pasifik
2) Iklim
Filipina beriklim muson tropis dengan suhu
rata-rata 25OC. Pada bulan November
sampai dengan Maret, Filipina bagian timur
mengalami musim penghujan. Hujan ini
dibawa oleh angin muson timur laut. Pada bulan
Juni sampai Oktober, Filipina mengalami
musim kemarau.
3)
Bentang Alam
Filipina mempunyai banyak gunung api, di
antaranya Gunung Mayon dan Gunung
Pinatubo yang berada di Pulau Luzon, pada bulan
Juni 1991 meletus dengan dahsyat.
Sungai-sungai di Filipina terdapat di
lembah-lembah, yang termasuk sungai utama seperti:
Sungai Agno di Pulau Luzon, Sungai Agusan di
Pulau Mindanau. Adapun danau di Filipina
adalah Danau Laguna, Danau Bay (yang terbesar),
Danau Mainit di Pulau Mindanau. Penduduk
Pada tahun 2003, jumlah penduduk Filipina
sebesar 81,6 juta jiwa, dengan pertumbuhan
2,2% tiap tahun, dengan kepadatan penduduk 293
jiwa/km2. Angka kelahiran 33 dan angka
kematian 7. Pendapatan per kapita (pada tahun
2004) sebesar $4770. Ragam etinis yang
terdapat di Filipina yaitu orang-orang Mestis,
Negrito, keturunan Cina dan orang-orang
Amerika, serta orang Moro. Bahasa nasional yang digunakan penduduk Filipina
adalah bahasa Tagalog. Namun bahasa
Inggris dan bahasa Spanyol masih banyak digunakan di kalangan pemerintahan
dan perdagangan karena Filipina pernah dijajah
cukup lama oleh bangsa Spanyol dan Amerika
Serikat. Bermacam-macam agama yang hidup di kalangan masyarakat Filipina,
antara lain: agama Katholik Roma yang dianut
oleh 90% dari penduduk Filipina, sisanya adalah
agama Kristen dan Islam.
Perekonomian
1) Sektor Pertanian
Hasil pertanian di negara Filipina antara lain
berupa: padi, jagung,tebu, tembakau,
dan kelapa.
2) Sektor Pertambangan
Usaha pertambangan yang diusahakan antara lain
pertambangan krom, tembaga, emas
dan perak, bijih besi, serta minyak bumi.
3) Sektor Industri
Perindustrian di Filipina juga belum berkembang
pesat. Daerah industri yang terkenal
ialah Bataan. Daerah Bataan merupakan kompleks
industri yang mengolah bahan setengah
jadi.
4) Sektor Perdagangan
Ekspor utama Filipina adalah kopra, serat
manila, tebu (gula), peralatan elektronik, buah-buahan,
sayu-mayur, hasil hutan, dan produk mineral. Impornya adalah minyak mentah, mesin-mesin, gandum, dan lain-lain. Mitra
dagang utamanya yaitu Amerika Serikat, Jepang,
dan Malaysia.
5) Sektor Kehutanan
Secara keseluruhan, 40% daratan negara Filipina
tertutup oleh hutan, khususnya di pegunungan.
Tumbuhannya sejenis dengan tumbuhan di Kalimantan misalnya mahoni, pinus, juga terdapat kelapa dan bakau di daerah
pantai.
6) Sektor Perhubungan
Di Pulau Luzon dan Pulau Mindanau dibangun jalan
raya untuk menghubungkan
kota yang satu dengan kota lainnya. Untuk
perhubungan antarpulau dikembangkan perhubungan
laut. Pelabuhan laut yang utama adalah Manila di Luzon, Cebu di Pulau Cebu, dan Davao di Pulau Mindanau. Bandar
internasionalnya terletak di Manila di Pulau Luzon.
7) Sektor Pariwisata
Objek wisata yang terkenal di Filipina antara
lain Intramuros (kota peninggalan sejarah Spanyol),
goa-goa, taman karang, kota peninggalan Magelhaens, pasar barter di Zamboanga,
Danau Taal dan wisata pegunungan yang indah
sejuk terdapat di Baguio.
Hubungan Bilateral Filipina dengan Indonesia
Hubungan bilateral antara Filipina dan
Indonesia meliputi hubungan diplomatik dan perdagangan.
Hubungan
Filipina dan Indonesia dalam Skala Regional
1) Indonesia dan Filipina menjadi negara
anggota ASEAN, baik terikat hubungan di
bidang politik, ekonomi, serta sosial budaya.
2) Indonesia dan Filipina sama-sama aktif dalam
kegiatan SEA Games.
Kerja Sama Filipina dan Indonesia dalam Skala
Internasional
Filipina dan Indonesia menjalin kerja sama
melalui wadah PBB. Sebelumnya Filipina
pernah berperan serta pula dalam Konferensi
Asia-Afrika (KAA) di Bandung.
7. Myanmar (Burma)
Profil Negara
Nama internasional : Republik Kesatuan Sosialis Burma
Luas wilayah : ± 678.500 km2
Ibu kota : Pyinmana (Yangoon)
Bentuk pemerintahan : Republik Perlementer
Hari kemerdekaan : 14 Januari 1949
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa resmi : Bahasa Burma
Mata uang : Kyat (MMK)
Agama mayoritas penduduk : Buddha (90%)
Lagu kebangsaan : Bya Majay Bma
Sejarah
dan Bentuk Pemerintahan Negara Myanmar
Myanmar merupakan negara sosialis di Asia
Tenggara dengan ibu kota Yangoon.
Pemerintahannya berbentuk republik. Kepala
negaranya seorang presiden dan kepala
pemerintahannya perdana menteri. Luas negara
Myanmar 678.500 km2. Jabatan lain untuk perdana
menteri adalah Ketua Dewan menteri, sedangkan presiden sekaligus menjabat sebagai Ketua Dewan Negara. Badan
legislatif di Myanmar dinamakan Majelis
Rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat dengan masa jabatan selama 4 tahun.
Myanmar merupakan nama baru dari negara Burma
yang digunakan sejak tanggal 12 Juni
1989. Nama resmi Myanmar adalah Pyidaungzu Socialist Thamada Myanmar Nuinggandaw (Republik Kesatuan Sosialis Burma).
Sepanjang sejarahnya, Myanmar yang merupakan
bekas jajahan Inggris senantiasa dalam percaturan politik internasional menerapkan politik netralis ketat, bahkan cenderung ke
arah mengisolasi diri.
Keadaan
Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Secara astronomis Myanmar terletak antara
9O58’LU-28O29’LU dan 92O11’BT 101O10’BT.
Luas wilayah Myanmar ialah 678.500 km2, dengan
batas-batas negara sebagai berikut.
a) Sebelah utara berbatasan dengan negara India
dan Cina
b) Sebelah selatan berbatasan dengan Laut
Andaman dan Teluk Benggala
c) Sebelah timur berbatasan dengan Cina, Laos,
dan Thailand
d) Sebelah barat berbatasan dengan Bangladesh
dan India.
2) Iklim
Myanmar beriklim tropis dan suhunya
rata-rata 27OC. Ada tiga musim yang menonjol,
yaitu musin hujan, musim kemarau yang sejuk, dan
musim kemarau yang panas.
3)
Bentang Alam
Myanmar banyak dilalui beberapa rangkaian
pegunungan, yaitu Daerah Pegunungan
Barat yang membentang dari utara ke selatan
sampai sejauh Tanjung Negrais, pegunungan
di bagian ini mempunyai ketinggian rata-rata
3.000 meter. Sebagian besar wilayah
Myanmar berupa dataran tinggi dan pegunungan yang merupakan bagian dari deretan Pegunungan Mediterania.
Gunung yang tinggi di bagian ini adalah
Gunung Saramati (3.826 m). Di sebelah barat Pegunungan Arakan Yoma, di sepanjang Teluk Benggala terdapat jalur lahan sempit
yang dialiri sungai yang bermata air dari
Pegunungan Arakan. Wilayah ini merupakan lahan untuk pertanian. Bagian timur terdiri atas Dataran Tinggi Shan yang
berbentuk huruf V memanjang ke selatan
menuju rangkaian Pegunungan Dawna dan Pegunungan Tenasserim. Dataran tinggi
dan pegunungan ini merupakan perbatasan antara
Myanmar dan Thailand.
Di antara deretan pegunungan bagian barat dan
timur terdapat dataran rendah alluvial yang
membentang dari daerah lembah Sungai Irawadi dan lembah Sungai Sittang sampai
ke daratan pedalaman Mandalay. Separoh
wilayah Myanmar terletak di lembah Sungai Irawadi dan cabang-cabangnya. Pegunungan utara merupakan sumber mata air dari Sungai Irawadi dan
Sungai Chindwin (anak sungai Irawadi).
Sungai Irawadi adalah sungai yang terpanjang dan terbesar di Myanmar. Pada muara Sungai Irawadi tepatnya di pantai Laut
Andaman terdapat Delta Irawadi.
Penduduk
Pada tahun 2003 penduduk Myanmar berjumlah
49,4 juta jiwa. Kepadatan penduduknya 73
jiwa per km2, angka pertumbuhan penduduk 1,6%. Penduduk Myanmar terdiri atas beberapa etnis. Kelompok terbesar adalah
orang Burma keturunan Tibet dan orang
Burma yang mewarisi peradaban bangsa-bangsa Pyus dan Monyang yang jumlahnya sekitar 69% dari penduduk Myanmar. Suku
bangsa yang lain adalah Shan 98,5%),
Karen (6,2%), Rakhin (4,5%), Mon (2,4%), Cina (2,2%), dan Kachin (1,4%). Agama penduduk, meliputi Budha (89,4%),
Kristen (4,9%), Islam (3,8%), Hindu (0,5%),
kepercayaan suku (1,1%); lain-lain (0,3%). Mata
pencaharian utama penduduk adalah bercocok tanam. Bahasa resmi yang
digunakan adalah Burma yang berkaitan dengan
bahasa Tibet. Sebagian penduduknya
menggunakan bahasa Inggris, sedangkan penduduk
yang tinggal di bukit memiliki bahasa sendiri.
Satuan mata uangnya Kyat.
Perekonomian
1) Sektor Pertanian
Myanmar merupakan negara agraris dengan hasil
pertanian utamanya adalah padi. Hasil
pertanian lainnya adalah teh, dihasilkan di Plato Shan, tembakau di bagian
utara, tebu di lembah Sungai Sittang, dan
sayur-mayur di daerah Pantai Arakan Yoma. Daerah kering menghasilkan gandum, jagung, kapas, dan wijen.
2) Sektor Pertambangan
Hasil tambang Myanmar yaitu minyak tanah, seng,
timah, nikel, emas, dan uranium. Ladang
minyak bumi terdapat di Chaok dan Yenangyaong adalah tungsten, antemen, air
raksa, batu bara, perak, mangan, dan gas alam di
Chaok.
3) Sektor Kehutanan
Lebih dari 70% wilayah Myanmar tertutup oleh
hutan. Hasil dari kehutanan berupa kayu jati dan kayu besi.
4) Sektor Perdagangan
Ekspor terpenting yaitu beras, kayu, dan barang
logam. Impornya berupa mesin-mesin, alat-alat
tarnsportasi, barang logam, kertas, pupuk, dan obat-obatan.
5) Sektor Perindustrian
Kegiatan perindustrian di Myanmar semuanya
dikendalikan oleh pemerintah. Hasil
industri terutama industri pengolahan hasil
pertanian, hasil hutan, mineral, pembuatan
minyak bumi, pengawetan ikan, dan tekstil.
6) Sektor Perhubungan
Pelabuhan yang terbesar di Myanmar terdapat di
Yangoon, kota pelabuhan lain yaitu
Moulmein. Angkutan masih terbatas pada angkutan
sungai, sedangkan jalan darat selalu terus
dibangun. Sungai yang mempunyai peranan sangat penting yaitu Sungai Irawadi,
Sungai Chindwin, dan Sungai Sittang. Untuk
mengangkut kayu dari hutan, penduduk banyak
memanfaatkan tenaga gajah.
Hubungan
Bilateral Myanmar dan Indonesia
Hubungan bilateral antara Myanmar dan
Indonesia meliputi hubungan diplomatik
dan perdagangan.
Kerja
Sama Myanmar dan Indonesia dalam Skala Regional
1) Indonesia dan Myanmar menjadi negara
anggota ASEAN, baik di bidang poltiik,
ekonomi, dan sosial budaya saling bekerja sama
dan saling menguntungkan.
2) Indonesia dan Myanmar sama-sama aktif dalam
kegiatan SEA GAMES.
Kerja
Sama Myanmar dan Indonesia dalam Skala Internasional
Indonesia dan Myanmar sama-sama anggota PBB,
dan pernah sama-sama menjadi
anggota Dewan Keamanan (tidak tetap), yang ikut
aktif memelihara dan menciptakan
perdamaian di kawasan Asia Tenggara dan dunia.
8. Brunei Darussalam
Profil Negara
Nama internasional : State of Brunei Darussalam
Luas wilayah : ± 5.765 km2
Ibu kota : Bandar Seri Begawan
Bentuk pemerintahan : Kesultanan (Kerajaan)
Hari kemerdekaan : 1 Januari 1984
Kepala negara dan pemerintahan : Sultan
Bahasa : Melayu
Mata uang : Dolar Brunei
Agama mayoritas penduduk : Islam
Lagu kebangsaan : Allah Peliharalah Sultan
Perusahaan penerbangan : Royal Brunei Airline
Sejarah dan Pemerintahan Negara Brunei Darussalam
Nama resmi negara ini adalah negara Brunei Darussalam. Negeri
ini sebelum merdeka
merupakan negara protektorat (perwakilan)
Inggris sejak tahun 1888. Bentuk perwakilan ini ditunjukkan pada tahun 1906, saat Brunei menerima kehadiran resident
Inggris yang pertama. Resident ini
merupakan wakil pemerintah Inggris di Brunei. Tugasnya yaitu memberi nasihat kepada Sultan Brunei dalam segala
bidaang kecuali masalah bea cukai dan
agama.
Tahun 1959, Brunei merupakan negara yang
berpemerintahan sendiri, namun urusan
luar negeri, keamanan dan pertahanan menjadi
tanggung jawab Inggris. Secara resmi Brunei merdeka dan berdaulat penuh mulai tanggal 1 Januari 1984, namun perayaan
proklamasinya diselenggarakan tanggal 23
Februari 1984, karena itu tanggal 23 Februari dijadikan sebagai hari nasional negara Brunei Darussalam.
Sistem pemerintahannya adalah kerajaan yang
bersendikan pada ajaran Islam, dengan
kekuasaan pemerintahan tertinggi berada di
tangan sultan. Kepala negara dan pemerintahan pada awal kemerdekaan sepenuhnya yaitu Sir Muda Hassanal Bolkiah
Mu’izzadin Waddaulah, Sultan Darussalam.
Ibu kotanya Bandar Seri Begawan.
Keadaan Alam
1) Letak, Luas, dan Batas
Brunei Darussalam terletak di Pantai Kalimantan Barat Laut, hanya
berbatasan dengan satu negara saja, yaitu Malaysia, di negara bagian Serawak,
atau terletak antara 4O2’LU–
5O3’LU dan 114O5’BT-115O22’BT. Keseluruhan
pantai menghadap laut Cina Selatan yang panjangnya
sekitar 161 km. Serawak membagi Brunei
menjadi dua bagian yaitu bagian barat dan bagian timur. Negara Brunei Darusalam terbagi atas dua bagian, yaitu
bagian barat dan bagian timur.
Bagian barat terdiri atas 3 daerah yaitu daerah
Tutong, Belait, dan Brunei, sedangkan bagian timurnya adalah daerah Temburong. Luas wilayah seluruhnya adalah 5,765
km2, hampir sama dengan luas Pulau Bali
di Indonesia (5.561 km2).
Brunei mempunyai batas sebagai berikut.
a) Sebelah utara berbatasan dengan Laut Cina
Selatan
b) Sebelah timur berbatasan dengan Sabah,
Malaysia
c) Sebelah barat berbatasan dengan Serawak,
Malaysia
2) Iklim
Keadaan iklim Brunei dipengaruhi oleh iklim tropis yang lembab dengan suhu
ratarata tahunan 27,8OC. Hujan turun pada bulan Mei hingga
Desember. Musim kemarau terjadi pada
bulan Januari sampai dengan April.
3) Bentang Alam
a) Relief
Di bagian barat sebagian besar reliefnya merupakan dataran rendah. Di
bagian
timur lebih tinggi daripada bagian barat
(1.000-1.500m). Tanahnya berbukit-bukit. Di
ujung selatan daerah Temburong terdapat Bukit
Pagon yang tingginya 1.850 m. Daerah ini
merupakan lereng Pegunungan Crocker. Di bagian utara Pantai utara daerahnya
relatif datar dengan Teluk Bruneinya. Di sebelah
barat terletak ibu kota Brunei, Bandar Seri
Begawan.
b) Sungai
Di Brunei Timur hanya mengalir satu sungai yaitu Sungai Temburong.
Sungaisungai
di Brunei sebagian besar berfungsi sebagai alat
perhubungan, lebih-lebih di
daerah yang sukar dibangun jalan. Di Brunei
Barat mengalir tiga sungai, yaitu : Sungai Belait,
Sungai Tutong, dan Sungai Brunei.
c) Sumber Daya Alam
Brunei Darussalam memiliki sumber daya alam yang utama berupa minyak.
Ladang minyak merupakan cadangan minyak
terbanyak di Asia Tenggara. Ladang
minyak di lepas pantai terdapat di Kuala Belait,
Ampar, dan Jerudong. Di Brunei sendiri belum
ada kilang penyulingan minyak. Sebagian besar minyak mentah dialirkan melalui pipa-pipa ke Miri dan Lutong di Serawak untuk
disuling.
Penduduk
Penduduk Brunei pada tahun 2003 berjumlah 400.000 jiwa dengan pertumbuhan
penduduknya 1,9%, dan kepadatan penduduknya 63
jiwa per km2. Pertumbuhan penduduk di
negara ini rata-rata 2,0% setahun. Pada umumnya penduduk bertempat tinggal di
kotakota sepanjang pantai Laut Cina
Selatan. Mereka terdiri atas orang Melayu sebanyak 50%, Cina sebanyak 18%,
orang Kedayan yang diperkirakan berasal dari Jawa dan Sumatera sebanyak 16%, sisanya adalah orang Kedayan dan orang
Dayak. Bahasa resmi penduduk Brunei
adalah bahasa Melayu. Agama resminya adalah agama Islam.
Perekonomian
1. Sektor pertanian menghasilkan padi, jagung, kelapa, dan sagu.
2. Sektor perkebunan menghasilkan karet, kelapa
sawit, dan lada.
3. Sektor pertambangan menghasilkan minyak dan
gas bumi.
Sumber ekonomi utamanya diperoleh dari sektor
minyak dan gas bumi, yaitu mencapai 76%
dari pendapatan negara. Minyak bumi merupakan komoditi ekspor tertinggi yaitu
99% dari seluruh ekspor Brunei.
4. Sektor Perhubungan
Untuk perhubungan dibangun transportasi melalui
darat, laut, dan udara. Jaringan
jalan raya masih terbatas (1.250 km) dan jalan
kereta api hanya sepanjang 10 km. Untuk menghubungkan
dengan luar negeri dibangun bandar udara internasional Bandar Seri Begawan dan Pelabuhan Samudra di muara Sungai Brunei.
5. Sektor Perdagangan
Ekspor Brunei berupa minyak bumi dan gas alam,
kayu serta karet. Negeri ini
mengimpor 80% bahan makanan, tekstil,
mesin-mesin pertanian dan alat transportasi dari negara lain. Karena itu, dalam jangka panjang Brunei akan berusaha dapat
melakukan swasembada pangan..
6. Sektor Kehutanan
Hasil hutan yang bisa diandalkan Brunei adalah
kayu, rotan, cengal, dan damar.
Hubungan Bilateral antara Brunei dengan
Indonesia
Hubungan bilateral antara Brunei dan Indonesia meliputi hubungan
diplomatik,
perdagangan, ketenagakerjaan, serta pendidikan
sosial dan budaya.
g. Kerja Sama Brunei dan Indonesia dalam Skala
Regional
1) Indonesia dan Brunei sama-sama menjadi negara
anggota ASEAN dan saling bekerja sama
dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya.
2) Indonesia dan Brunei sama-sama aktif dalam kegiatan
SEA Games.
h. Kerja Sama Brunei dan Indonesia dalam Skala
Internasional
Antara Indonesia dengan Brunei Darussalam
sama-sama aktif dalam kegiatan
Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan PBB.
9. Kampuchea/ Kamboja
Profil Negara
Nama internasional : Republik Demokratik of Kampuchea
Luas wilayah : ± 181.035 km2
Ibu kota : Phnom Penh
Bentuk pemerintahan : Konstitusional Demokratik
Hari kemerdekaan : -
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa : Khmer
Mata uang : Riel Campuchea (CR)
Agama mayoritas penduduk : Buddha
Lagu kebangsaan : Nokoreach
Sejarah dan Bentuk
Pemerintahan Negara Kampuchea/Kamboja
Indo Cina yaitu bagian timur jazirah tenggara terdiri atas negara-negara
Vientiane,
Kampuchea, dan Laos. Sebelum Perang Dunia II,
bagian negara-negara ini menjadi jajahan Perancis.
Tetapi perkembangan setelah Perang Dunia II, sebagai akibat perjuangan kemerdekaan dari penduduk di negara-negara ini
terbentuk tiga negara, yang masingmasing mempunyai
masalahnya sendiri-sendiri sebagai negara. Keadaannya semenjak merdeka benar-benar tidak menguntungkan. Negeri ini
selalu dirundung peperangan. Jutaan manusia
telah menjadi korban keganasan perang. Republik Rakyat Cina dan Rusia berpengaruh besar pada negara Kampuchea. Pemerintahan Kampuchea
menggunakan sistem komunis yang khusus. Partai komunis menggunakan lembaga administrasi publik untuk
pemerintahan negara. Partai komunis atau
Partai Revolusioner Rakyat Khmer (KPRP) merupakan satu-satunya organisasi
politik legal. Sebagai kepala negara
adalah presiden dewan negara, sedangkan kepala pemerintahannya adalah ketua dewan menteri atau perdana menteri.
Kampucha resmi berintegrasi dengan ASEAN pada 30
April 1999, dan menjadi negara di kawasan
Asia Tenggara yang terakhir bergabung ke dalam ASEAN. Adapun nama resmi pemerintah yang berkuasa sekarang adalah Republik
Rakyat Kampuchea yang beribu kota di
Phnom Penh.
Keadaan Alam
Letak, Luas, dan Batas
Secara astronomis Kamboja terletak pada 10OLU–15OLU dan 102OBT-108OBT. Luas wilayah Kamboja adalah 181.300 km². Wilayah Kamboja
berbatasan dengan negara-negara lain,
yaitu:
a) sebelah timur berbatasan dengan Vietnam
b) sebelah barat berbatasan dengan Thailand
c) sebelah utara berbatasan dengan Thailand dan
Laos
d) sebelah selatan berbatasan dengan Laut Cina
Selatan.
Iklim
Kampuchea beriklim tropis dengan musim kemarau (bulan November – Mei)
membawa pengaruh angin musim timur laut. Pada
bulan Januari, sebagian besar daerahnya menerima
curah hujan kurang dari 50 mm. Pada bulan Juni –Oktober, angin bertiup dari
laut. Curah hujan tertinggi di daerah Pegunungan
Gajah dan Pegunungan Cardamon, yaitu 2.050
mm per tahun, sedangkan curah hujan terendah terdapat di daerah Dataran Besar
Tonle Sap, yaitu 1.525 mm per tahun. Suhu
rata-rata tahunan berkisar antara 21OC - 35OC.
3)
Bentang Alam
Wilayah Kamboja bagian tengah merupakan
dataran rendah alluvial yang disebut
Dataran Besar Tonle Sap. Dataran rendah tersebut
dikelilingi oleh rangkaian pegunungan antara
lain: Pegunungan Dangrek (Phanom Dang Raek) di sebelah utara, Pegunungan
Cardamon di sebelah barat, Plato Batanokini dan
Plato Mondol Kini, di sebelah timur. Barisan
pegunungan tersebut memiliki ketinggian antara 750-900 m, puncak tertinggi
adalah Gunung Phnum Aoral (1.771 m) yang
terletak di Pegunungan Cardamon. Sungai
utama yang terdapat di Kampuchea adalah Sungai Mekong dengan anak sungainya Sungai Tonle Sap, sungai ini merupakan
sungai terpanjang yang mengalir dari negara
Laos melewati Kampuchea kemudian memasuki Vietnam.
Penduduk
Pada tahun 2004 jumlah penduduk Kampuchea 13.363.421 jiwa. Mayoritas
penduduknya beragama Budha (88,5%); Islam (2,4%);
lain-lain (9,2%). Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Khmer, bahasa Perancis, dan Inggris yang
digunakan oleh kaum terpelajar. Satuan mata
uangnya adalah Riel Kampuchea (KHR). Pendapatan per kapita penduduk pada tahun
2004 sebesar $2.189.
Pertambahan penduduk 2,6% per tahun, dengan
kepadatan penduduknya 74 orang/
km2. Kelompok etnis utama di Kampuchea adalah
orang Khmer yang mencakup lebih dari 88%
penduduk negeri ini dengan mata pencaharian utama bertani. Penduduk lain
terdiri atas beberapa kelompok etnis Asia
lain, termasuk kelompok Melayu Caham dan sukusuku bangsa primitif, yakni orang Khmer Loeu yang terdiri
atas orang Jarai, Rhade, Stieng, Kui,
Pear, dan Saoch. Penduduk di Kampuchea,
belumlah berkembang dengan baik, mengingat situasi negeri yang belum stabil dari konflik politik yang
berkepanjangan. Penduduk yang bebas buta huruf
(tahun 2003) baru 45%.
Perekonomian
1) Sektor Pertanian
Kamboja merupakan negara agraris dengan hasil
pertanian yang utama adalah padi
di daerah sepanjang Sungai Mekong dan Danai
Tonle Sap. Hasil pertanian lainnya adalah jagung,
lada, umbi-umbian, sayuran, tembakau, gula, kedelai, dan buah-buahan.
2) Sektor Pertambangan
Sektor pertambangan menghasilkan mineral utama
seperti: emas, besi, batu bara, dan
timah.
3) Sektor Perdagangan
Ekspor utama Kampuchea adalah karet, beras,
lada, dan kayu, sedangkan impor utama adalah
bahan makanan, mesin-mesin, obat-obatan, tekstil, pupuk, peralatan listrik, dan
bahan kimis.
4) Sektor Pariwisata
Salah satu daya tarik bagi wisatawan adalah kuil
Angkor Wat yang termasuk salah
satu keajaiban dunia, berada di kaki Gunung
Dongkrak.
5) Sektor Perhubungan
Kampuchea mempunyai bandara internasional di
Pochentong, serta mengandalkan
jaringan kereta api dalam melakukan aktivitas
transportasi darat. Untuk transportasi sungai, masih mengandalkan perahu dayung dan ferry.
Hubungan
Bilateral antara Kampuchea dan Indonesia
Hubungan bilateral antara Kampuchea dan
Indonesia meliputi hubungan diplomatik
dan perdagangan.
Kerja
Sama Kampuchea dan Indonesia dalam Skala Regional
Indonesia dan Kampuchea menjadi negara
anggota ASEAN, dan telah menjalin kerja
sama dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya.
Selain itu, Indonesia juga ikut berperan dalam
usaha menyelesaikan pertikaian di Kamboja melalui Jakarta Informal Meeting
(JIM) dan mengirimkan Pasukan Garuda XII
pada tahun 1992 di bawah pimpinan UNTAC untuk menjaga perdamaian di Kamboja. Indonesia dan Kampuchea sama-sama aktif
dalam kegiatan SEA GAMES dan KAA.
Kerja Sama Kampuceha dan Indonesia
dalam Skala Internasional
Indonesia dan Kampuchea mengadakan kerja sama di forum PBB dan Gerakan
Nonblok.
10. Timor Leste
Profil Negara
Nama : Republik Demokratik Timor Timur
Luas wilayah : ± 14.874 km2
Bentuk pemerintahan : Republik
Kepala negara : Presiden
Kepala pemerintahan : Perdana menteri
Bahasa : Portugis, Tetun
Mata uang : Koin Centavo dan dollar AS
Agama mayoritas penduduk : Kristen, Katolik Roma
Pemerintahan
Timor Leste merupakan negara yang berbentuk republik dengan kepala negara
seorang presiden yang dipilih oleh rakyat selama masa jabatan
5 tahun. Perdana menteri dipilih melalui
pemilihan multipartai atau koalisi mayoritas. Parlemennya dipilih selama jabatan
5 tahun.
Letak,
Luas, dan Batas
Secara astronomis Timor Timur terletak
antara 8O7’LS - 9O 29’LS dan 124OBT-127OBT.
Luas keseluruhan negara ini adalah ± 14.874 km2
dengan batas negara seperti berikut.
1) Sebelah utara berbatasan dengan Indonesia
2) Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Timor
3) Sebelah barat berbatasan dengan Indonesia
4) Sebelah timur berbatasan dengan Indonesia
Iklim
Timor Leste beriklim muson tropis. Hujan terjadi pada bulan Desember sampai
Maret
dan kemarau pada bulan Oktober sampai Desember
Keadaan Alam
Wilayah negara Timor Leste sebagian besar
adalah pegunungan dengan gunung
tertinggi Gunung Tata Mailau yang mencapai 2950
meter di atas air laut.
Penduduk
Jumlah penduduk Timor Leste pada tahun 2005
adalah 1.040.880 jiwa yang merupakan campuran
antara suku Melayu dan Papua. Kepadatan penduduknya 69 jiwa/km2 dengan pendapatan per kapita US $400.
Perekonomian
Keadaan perekonomian belum stabil. Negara
ini masih bergantung pada barang-barang yang
berasal dari Indonesia.
11. Indonesia
Profil
Negara
Nama Resmi : Republik Indonesia
Ibukota : Jakarta
Luas Wilayah : 1.906.204 km
Jumlah Penduduk : 241.973.879 (2005)
Kepadatan : 126 jiwa/km
Mata Uang : Rupiah
Agama : Islam (88,2 %),Protestan (5,9
%).Katolik (3%),Hindu (1,8%),Buddha (0,3%),dan lain-lain (0,3%)
Bahasa : Indonesia
Kemerdekaan : Diproklamasikan 17 Agustus
1945 diakui 27 Desember 1949.
Pemerintahan
Indonesia merupakan Negara Republik yang
dipimpin oleh seorang Presiden yang dipilih oleh rakyat dan menjabat selama 5
tahun. Presiden di bantu oleh para mentri.anggota DPR,dan anggota MPR yang
menjabat selama 5 tahun.
Letak,Luas
dan Batas
indonesia adalah negara kepulauan terbesar
di Dunia yang terletak di Asia Tenggara,melintang di khatulistiwa anatara Benua
Asia dan Australia serta antara Samudera Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia
memiliki lebih dari 18.000 pulau (sekitar 6.000 pulau tidak berpenghuni).
Pulau-pulau utama meliputi P.Kalimantan,Papua,Sumatra,Sulawesi,dan Jawa.
Indonesia memiliki Luas wilayah 1.906.240
km.
Iklim
Indonesia beriklim tropis dan hanya
memiliki 2 musim yaitu musim panas dan musim hujan hal ini karena Indonesia
dilewati oleh garis khatulistiwa.
Keadaan
Alam
Persebaran tanah umumnya sebur karena
memiliki banyak gunung api. Memiliki garis pantai yang panjang dan perairan
laut yang luas. Kaya akan barang tambang,hasil pertanian,perkebunan,dan
kehutanan. Memiliki berbagai potensi sumber energi alternatif,seperti sinar
matahari,angin,air terjun,panas bumi,dan ombak.
Penduduk
Indonesia memiliki penduduk terbesar di
Asia Tenggara dengan beraneka ragam suku (300 suku kelompok etnik) dan tradisi
budaya yang masih diegang teguh. Di samping itu juga banyak memiliki
peninggalan bangunan bersejarah dan budaya salah satunya Candi Borobudur.
Perekonomian
a) Perdagangan
Di sektor perdagangan Indonesia banyak
menghasilkan barang-barang produk industri seperti tekstil dan pakaian
jadi,sepatu,mebel,serta berbagai barang kerajinan.
b) Industri
Indonesia memiliki ketersediaan bahan
mentah dan bahan baku. Dan juga memiliki sumber daya manusia sebagai tenaga
kerja yang berlimpah.
c) Pertambangan
Indonesia adalah salah satu penghasil
bahan tambang seperti tembaga,emas,dan baja.
d) Pariwisata
Indonesia memiliki beraneka ragam panorama
alam yang indah,baik di darat (pegunungan) maupun di laut (pantai). Indonesia
juga memiliki berbagai tradisi budaya dan bangunan-bangunan bersejarah yang
memikat banyak orang dari luar Negeri.
Kesimpulan
Sebelas Negara di kawasan Asia Tenggara memilik
beragam kesamaa, baik unsur fisik maupun sosial. Kesamaan secara fisik antara
lain letak astronomis, posisi geologis, serta keadaan geomorfolofi. Kesamaan
bidang sosial antara lain adalah kondisi kependudukan dan budaya masyarakat.
Bentang alam Negara-negara di kawasan Asia
Tenggara kebanyakan adalah Pulau-Pulau dan pegunungan.
Negara-negara di Asia Tenggara rata-rata
beriklim Tropis dan sering terjadi hujan Orografis.
Sosial Budaya Negara-negara di kawasan
Asia Tenggara banyak memiliki kesamaan. Negara-negara di kawasan Asia Tenggara
memiliki satu Rumpun yang sama yakni Rumpun Melayu sehingga banyak kesamaan di
bidang sosial budaya.
Penduduk di Negara-negara kawasan Asia
Tenggara ada berbagai macam suku dan ras. Sebagian besar penduduk negara-negara di Asia Tenggara
bermata pencarian di bidang Agraris atau pertanian. Agama utama masyarakat Asia
Tenggara adalah Islam, Buddha, Hindu, dan Katolik Roma. Bahasa utama yang
digunakan di wilayah Asia Tenggara adalah bahasa Melayu, dan bahasa peninggalan
masa penajajahan, seperti Inggris, Portugis, dan Spanyol.
Sumber daya alam Negara-negara di wilayah Asia
Tenggara sangat potensial terutama bidang pertanian, perkebunan, dan kehutanan.
Perekonomian sebagian besar negara di kawasan Asia Tenggara utama masih
didominasi ekspor bahan mentah industri (hasil-hasil pertania, perkebunan,
kehutanan, dan pertambangan). Tujuan ekspor terutama adalah negara-negara
industri (negara maju). Namun, Singapura dengan dukungan sarana transportasi
dan kemajuan di bidang teknologi, telah mendukung peningkatan industri dan
perdagangan di kawasan Asia Tenggara.